Lebih Untung Beli Emas 1 Gram atau 5 Gram? Ini Pertimbangannya

Bagi kamu yang baru mulai investasi emas, mungkin muncul pertanyaan sederhana tetapi cukup membingungkan: lebih untung beli emas 1 gram atau langsung 5 gram?
Sekilas terlihat sama saja. Namun, jika dilihat lebih dalam, perbedaan ukuran ini ternyata bisa memengaruhi harga emas per gram, fleksibilitas saat dijual, hingga potensi keuntungan di masa depan.
Di tengah harga emas yang terus bergerak, memilih ukuran yang tepat bukan hanya soal budget, melainkan juga strategi.
Supaya tidak salah langkah, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing pilihan sebelum memutuskan membeli.
Oleh karena itu, mari simak ulasan selengkapnya mengenai potensi emas 1 gram dan 5 gram di bawah ini.
Lebih Untung Beli Emas 1 Gram atau 5 Gram?
Investasi emas telah lama dikenal sebagai instrumen yang stabil dan bernilai tinggi. Dalam jangka panjang, harga emas dikenal terus mengalami kenaikan.
Tidak hanya menawarkan potensi keuntungan yang tinggi, emas juga termasuk salah satu instrumen investasi dengan risiko rendah.
Terdapat berbagai jenis emas di pasaran. Namun, jika kamu ingin berinvestasi dengan keuntungan maksimal, disarankan memilih emas batangan.
Tidak harus dalam gram besar, kamu bisa membeli emas batangan mulai dari 0,01 gram. Umumnya, orang yang baru berinvestasi memilih emas batangan 1 gram atau 5 gram.
Pertanyaannya, lebih untung beli emas 1 gram atau 5 gram sekaligus?
Sebenarnya, keputusan investasi ini tergantung dari kemampuan keuangan masing-masing orang. Misalnya, bagi orang dengan pendapatan kecil namun ingin mulai berinvestasi, maka emas 1 gram bisa menjadi pilihan.
Seiring terkumpulnya dana, kamu bisa menambah jumlah emas. Meski kecil, emas tetap bisa memberikan keuntungan dalam kurun waktu setidaknya beberapa bulan ke depan.
Keuntungan lain dari membeli emas batangan ukuran 1 gram adalah fleksibilitas saat dijual. Kamu bisa melepas sebagian keping sesuai kebutuhan, misalnya saat butuh dana mendadak.
Berbeda dengan emas batangan berukuran lebih besar, seperti 5 gram, yang umumnya harus dijual sekaligus dalam satu keping.
Sebaliknya, jika kamu memiliki cukup dana, membeli emas 5 gram sekaligus bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena per gramnya akan lebih murah dibandingkan dengan emas batangan gram kecil.
Baca Juga: Investasi Emas Sejak Kini, Manfaatnya Menanti
Tips Menentukan Beli Emas 1 Gram atau 5 Gram
Adapun beberapa pertimbangan untuk menentukan lebih untung beli emas 1 gram atau 5 gram adalah sebagai berikut:
1. Pahami Tujuan Investasi Terlebih Dahulu
Langkah awal yang sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan, adalah mengetahui untuk apa kamu berinvestasi emas.
Jika tujuannya untuk kebutuhan besar di masa depan, seperti membeli rumah atau aset bernilai tinggi lainnya, emas dengan ukuran lebih besar bisa jadi pilihan yang lebih ideal karena nilai yang tersimpan juga lebih signifikan.
Sebaliknya, jika tujuanmu lebih jangka pendek, misalnya untuk membeli barang tertentu dalam waktu dekat, emas ukuran kecil justru lebih fleksibel dan mudah disesuaikan.
2. Perhatikan Perbedaan Harga per Gram
Emas memang tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang sangat kecil hingga puluhan gram. Menariknya, semakin besar ukuran emas batangan, biasanya harga per gramnya justru lebih murah.
Di sisi lain, emas ukuran kecil punya keunggulan dari segi keterjangkauan. Ini cocok banget buat kamu yang baru mulai investasi atau punya budget terbatas.
Daripada uang disimpan begitu saja, mengalihkannya ke emas bisa membantu menjaga nilainya tetap stabil, bahkan cenderung naik.
Baca juga: Investasi Emas Batangan VS Emas Perhiasan, Pilih yang Mana?
3. Sesuaikan dengan Kondisi Keuangan
Tidak semua orang harus langsung beli emas dalam jumlah besar. Jika kondisi keuanganmu masih terbatas, memulai dari emas kecil bukan masalah.
Justru strategi ini bisa jadi langkah awal yang realistis untuk membangun aset secara bertahap. Semakin lama, jumlahnya juga bisa terkumpul dan terasa hasilnya.
4. Utamakan untuk Jangka Panjang
Emas dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif aman karena nilainya cenderung meningkat seiring waktu dan mampu melawan inflasi. Jadi, agar manfaatnya lebih terasa, sebaiknya emas disimpan dalam jangka panjang.
Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, kenaikan harga emas bisa cukup signifikan. Artinya, semakin lama disimpan, potensi keuntungannya juga makin besar.
Pada akhirnya, pilihan antara emas 1 gram atau 5 gram bukan soal mana yang paling untung secara mutlak, tapi mana yang paling sesuai dengan kondisi dan tujuanmu.
Kalau kamu butuh fleksibilitas, emas kecil bisa jadi pilihan. Sementara itu, jika ingin efisiensi harga per gram, emas dengan ukuran lebih besar layak dipertimbangkan.
Kabar baiknya, kamu tidak harus menunggu memiliki dana besar untuk mulai investasi emas. Lewat layanan Cicil Emas dari Pegadaian, kamu bisa membeli emas secara bertahap dengan skema pembayaran yang lebih ringan.
Melalui layanan ini, cicilan emas cukup terjangkau mulai dari Rp50.000. Emas yang didapat pun 24 karat dan bersertifikat, cicilannya tetap meski harga emas naik, serta bisa dijual kembali melalui Galeri 24.
Menariknya lagi, program ini juga menawarkan keuntungan seperti diskon sewa modal jika melunasi lebih cepat, tanpa biaya penalti, dan emasnya tetap mudah dicairkan kapan saja, baik dijual maupun digadaikan.
Kamu bisa mengajukan layanan ini secara praktis melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat.
Baca juga: Keuntungan Investasi Emas dalam Setahun, Berapa Kenaikannya?
Artikel Lainnya

Emas
Emas 375 Berapa Karat? Ini Penjelasan dan Harga Terbarunya
Dalam investasi emas, terdapat kode-kode yang sering kali muncul, seperti 375. Lantas, emas 375 berapa karat? Mari simak informasinya di sini.

Emas
Emas Murni: Definisi, Karakteristik, dan Perbedaannya
Emas murni adalah emas 24 karat dengan kadar 99,9%. Pelajari perbedaan emas murni, logam mulia, dan emas London selengkapnya di sini!

Emas
Sejarah Emas: Awal Mula Pertambangan & Manfaat Ekonomisnya
Mengenali sejarah emas bisa membantu sahabat mengapresiasi aset investasi ini. Untuk memahami manfaatnya, mari pahami awal mula penemuannya di sini.
