Cara Mengatur Waktu: 5 Tips ala Wirausahawan yang Bisa Ditiru

Manajemen waktu adalah salah satu keahlian terpenting yang harus dimiliki setiap wirausahawan. Jika Anda memiliki bisnis sendiri, Anda harus tahu cara mengatur waktu agar bisa menyeimbangkan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan pengembangan diri. Peluang bisnis yang bagus bisa kacau hanya karena Anda tidak bisa mengatur waktu untuk mengerjakan berbagai hal penting.
Cara Mengatur Waktu Secara Efektif
Stephen Covey, pembicara motivasi, pebisnis, dan pengarang buku 7 Habits of Highly Effective People, berkata bahwa prinsip menggunakan waktu bukan sekadar soal menghabiskannya, tetapi bagaimana memanfaatkannya sebaik mungkin. Berikut lima cara mengatur waktu yang bisa membantu Anda mengelola bisnis mandiri dengan baik.
Golongkan Aktivitas Berdasarkan Tingkat Kepentingan
Stephen Covey menyarankan pebisnis (atau siapa saja yang membutuhkan manajemen waktu) untuk membagi semua aktivitas mereka ke dalam empat kelompok, sesuai dengan tingkat kepentingannya, yaitu:
- Penting dan mendesak.
- Penting tetapi tidak mendesak.
- Tidak penting tetapi mendesak.
- Tidak penting dan tidak mendesak.
Setelah mengelompokkan aktivitas Anda ke dalam empat golongan ini, Anda akan bisa dengan mudah melihat mana yang membutuhkan alokasi waktu paling banyak, dan mana yang bisa ditunda atau dikerjakan pelan-pelan.
Mulai Lakukan Hal-Hal Kecil
Ketika baru belajar melakukan manajemen waktu, rasa malas bisa jadi menerpa lebih dulu, terutama jika Anda memiliki banyak tanggungan kegiatan di depan mata. Untuk memotivasi diri sendiri, coba lakukan tugas-tugas yang sifatnya sederhana dan bisa dikerjakan dengan cepat. Ketika Anda menyelesaikannya, hal ini akan menjadi pendorong untuk mengerjakan hal-hal yang lebih besar.
Misalnya, ketika Anda harus mengurus suatu sertifikasi atau izin terkait bisnis, mulailah dari membuat daftar dokumen-dokumen yang harus disiapkan, serta membuat duplikat sesuai dengan kebutuhan pengurusan. Ketika semua kopian dokumen yang diperlukan sudah tersusun rapi, Anda akan termotivasi untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.
Ciptakan Target-Target Kecil
Membayangkan tumpukan pekerjaan besar bisa membuat Anda malas dan tidak bersemangat bahkan sebelum mulai. Solusinya, pecah-pecah semua tugas besar itu menjadi target-target kecil. Jangan lupa tuliskan rentang waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas kecil tersebut, hingga akhirnya semua tugas besar terselesaikan.
Misalnya, jika tujuan besar Anda adalah “menyelesaikan 30 konten promosi untuk tiga situs toko online”, ciptakan jadwal-jadwal individual untuk menyelesaikan tiga konten bagi setiap situs setiap beberapa hari. Dengan melihat jadwal kecil-kecil ini, Anda tidak akan merasa terlalu kewalahan, dan bisa selalu bersemangat untuk menyelesaikan setiap tulisan hingga 30 konten tersebut akhirnya selesai.
Sesuaikan Pelaksanaan Jadwal dengan Situasi
Jadwal memang bisa membantu wirausahawan menyelesaikan tugas, tetapi terkadang, situasi di sekitar bisa berubah drastis. Anda harus bisa menyesuaikan diri dengan situasi, sehingga bisa menyelesaikan target tanpa mengacaukan intensitas kerja. Misalnya, jika Anda tiba-tiba jatuh sakit saat sedang menyelesaikan pesanan penting, Anda bisa mendelegasikan tugas ke rekan atau bernegosiasi ulang dengan klien agar tidak kewalahan.
Ciptakan Waktu Khusus untuk Menghibur Diri
Orang sering kehabisan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan penting karena terlalu asyik melakukan hal-hal tidak penting saat bekerja, misalnya bermain game di ponsel atau melihat jejaring sosial. Untuk menjaga diri agar selalu konsisten, Anda bisa menetapkan waktu hiburan, dan mematuhinya selama melakukan tugas-tugas di dalam jadwal.
Dengan lima cara ini, Anda bisa mulai mengatur waktu secara efektif, dan menyelesaikan semua tugas yang datang bersamaan secara cepat tetapi sempurna.
Pentingnya Brainstorming dalam Cara Mengatur Waktu
Ketika Anda sudah berhasil mengikuti rutinitas terjadwal dengan baik, ada kalanya Anda harus meluangkan waktu untuk brainstorming. Ini berarti berhenti sejenak, dan merenungkan lagi tujuan besar dalam bisnis. Runitinas terjadwal yang menumpuk bisa membuat orang kehilangan arah karena kesibukan, dan melupakan apa makna sebenarnya dari menjalankan bisnis tersebut. Ini bisa berdampak pada kelelahan emosional (burnout).
Baca Juga: 5 Tahap Memulai Bisnis dari Nol
Intinya, mengatur waktu bukan soal menggunakan waktu selama mungkin tanpa tidur, tetapi lebih ke memanfaatkan waktu yang ada seefektif mungkin untuk menyelesaikan tugas-tugas penting. Jika Anda ingin menjadi pebisnis sukses, pastikan menerapkan cara mengatur waktu di atas, dan pastikan untuk selalu menyesuaikan atau meningkatkan metode Anda seiring berkembangnya bisnis.
Artikel Lainnya

Inspirasi
Bacaan Sholat Jenazah dan Tata Cara Pelaksanaannya, Simak!
Bacaan sholat jenazah dan niatnya antara laki-laki maupun perempuan tidaklah sama. Yuk, simak bacaan beserta tata cara pelaksanaannya di artikel ini!

Inspirasi
Ini Dia Mitra Usaha Sampingan Karyawan yang Menguntungkan
Usaha sampingan karyawan merupakan hal yang menjanjikan. Menambah pendapatan dengan usaha sampingan sangat bermanfaat menghitung tuntutan masa depan yang semakin besar karena jika mengandalkan gaji saja bisa jadi tidak sebanding dengan realita yang ada.

Inspirasi
Apa itu BAZNAS? Kenali Fungsi, Tugas, dan Tujuannya
BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) bertugas untuk mengumpulkan dan menyalurkan sedekah, infak, dan zakat. Pahami perannya lebih jauh di sini!