Niat Shalat Idul Fitri Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Setelah berpuasa sebulan lamanya, saatnya kaum muslim merayakan masuknya bulan Syawal dengan shalat Idul Fitri. Lantas, sudah tahukah kamu niat shalat Idul Fitri?
Shalat Idul Fitri sudah menjadi tradisi dalam kehidupan masyarakat beragama Islam di Indonesia dan seluruh dunia. Hukum pelaksanaanya termasuk ke dalam sunah muakkadah atau sangat dianjurkan.
Shalat Idul Fitri menjadi momen spesial yang dapat menyatukan berbagai lapisan masyarakat setelah melaksanakan kewajiban berpuasa selama bulan Ramadan.
Ibadah yang dibalut nuansa perayaan tersebut tetap perlu dilaksanakan dengan khusyuk dan sesuai tata caranya.
Agar dapat melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri dengan tepat, simak pembahasan seputar waktu pelaksanaan, niat, dan tata caranya di bawah ini.
Waktu Shalat Idul Fitri
Shalat Idul fitri menandakan tahun baru dalam penanggalan Hijriah. Secara umum, bisa disimpulkan bahwa waktu shalat Idul Fitri adalah tanggal 1 Syawal. dimulai sejak matahari terbit hingga masuk shalat Zuhur.
Di Indonesia, shalat Idul fitri dilaksanakan pada pagi hari hingga pukul 09.00. Dalam praktiknya, shalat Idul fitri disunahkan untuk diperlambat agar dapat memberikan waktu bagi yang belum membayar zakat fitrah.
Niat Shalat Idul Fitri
Shalat Idul fitri umumnya dilaksanakan secara berjamaah. Maka dari itu, niatnya pun dibedakan berdasarkan peran imam dan makmum.
Berikut adalah bacaan niat shalat Idul fitri untuk imam beserta artinya:
Sebagai makmum, niat shalat Idul fitri yang harus dibaca adalah:
Apabila tidak memungkinkan untuk shalat Idul fitri di masjid, diperbolehkan untuk melakukan ibadah tersebut sendirian tanpa jahar dan khotbah. Berikut bacaan niat dan artinya:
Baca juga: 12 Hampers Lebaran Unik, Inspiratif, dan Bermanfaat
Tata Cara Shalat Idul Fitri
Selain menghafalkan niat shalat Idul fitri, kamu perlu tahu tata cara pelaksanaannya dengan tepat. Sebelum melaksanakan shalat Idul fitri, pastikan untuk mandi dan menyucikan diri terlebih dahulu sesuai anjuran Rasulullah SAW. Beberapa hal sunah atau anjuran lain sebelum shalat Idul fitri adalah memakai wewangian dan makan.
Di samping itu, jemaah shalat Idul fitri dianjurkan untuk berjalan kaki dan mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari masjid agar memperbanyak silaturahmi.
Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan shalat Idul fitri adalah:
- Membaca niat.
- Melakukan takbiratul ihram.
- Bertakbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Di sela-sela takbir, bacalah ayat berikut:
Selain itu, kamu juga bisa membaca ayat berikut ini:
- Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek. Adapun surat yang disarankan adalah surat Al-A’la.
- Dilanjutkan dengan ruku, berdiri lagi, dan sujud seperti pelaksanaan shalat seperti biasa.
- Saat rakaat kedua, lakukan takbir lima kali. Di sela-sela takbir, bacalah ayat yang sama seperti di rakaat pertama.
- Diikuti dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek. Namun, lebih dianjurkan untuk membaca surat Al-Ghasyiyah.
- Selesai shalat, jemaah perlu mendengarkan khotbah dari khatib terlebih dahulu.
- Ibadah shalat Idul fitri diakhiri dengan doa yang umumnya berisi harapan untuk keselamatan keluarga di dunia dan akhirat.
Itulah pembahasan seputar niat shalat Idul fitri beserta waktu dan tata cara pelaksanaannya yang tepat. Pastikan untuk menghafalkan niatnya dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat ke masjid ya. Jika berencana untuk shalat Idul fitri di kampung halaman, maka sebaiknya persiapkan mudik dari jauh hari.
Agar mudik aman dan nyaman, bawalah barang-barang seperlunya. Adapun emas batangan atau perhiasan senilai minimal Rp20 juta di rumah sebaiknya dititipkan dulu di tempat yang aman.
Tidak perlu bingung mencari, sahabat bisa menitipkan emas fisik di Pegadaian. Keamanan emas pun juga terjamin karena diasuransikan.
Biaya penitipan bisa disesuaikan dengan nilai emas. Jangka waktu titip juga bervariasi. Jadi, sahabat tidak perlu khawatir.
Yuk, titip emas di Pegadaian agar dapat merayakan Lebaran Idul fitri dengan tenang di kampung halaman!
Baca juga: Macam-Macam Kue Lebaran Pilihan dengan Cita Rasa yang Khas
Artikel Lainnya

Inspirasi
Peluang dan Ide Bisnis Grosir Serta Cara Dapatkan Modalnya
Bisnis grosir adalah bisnis yang bertahan jangka panjang serta dibutuhkan siapa saja. Pelajari peluang bisnis grosir disini.

Inspirasi
Pembagian Warisan Menurut Islam: Syarat, Rukun, dan Caranya
Jika seorang muslim meninggal dunia, maka hartanya perlu dibagikan sesuai cara pembagian warisan menurut Islam. Mari simak syarat dan rukunnya di sini.

Inspirasi
Apa Itu Hedonisme: Kenali Penyebab, Dampak, & Cara Mengatasinya
Hedonisme adalah jenis gaya hidup yang fokus pada kesenangan pribadi yang tidak memiliki batas. Pahami penyebab, dampak, dan cara mengatasinya di sini.