Simulasi Gadai Emas di Pegadaian, Berapa Estimasi Dananya?

Butuh dana cepat tapi belum ingin menjual aset berharga? Gadai emas bisa jadi salah satu solusi yang bisa kamu pertimbangkan.
Gadai emas merupakan layanan pinjaman dengan jaminan emas, di mana nilai pinjaman ditentukan berdasarkan hasil penaksiran terhadap berat dan kadar emas.
Supaya tidak sekadar menebak, kamu bisa mulai dengan memahami simulasi gadai emas di Pegadaian untuk mengetahui berapa dana yang berpotensi didapatkan sebelum mengajukan pinjaman.
Mari simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahui apa itu simulasi gadai emas, faktor yang memengaruhi, hingga contoh simulasinya di Pegadaian.
Apa Itu Simulasi Gadai Emas di Pegadaian?
Sebelum membahas simulasi gadai emas, kamu perlu tahu apa itu gadai emas. Gadai emas merupakan fasilitas kredit dengan sistem gadai menggunakan emas sebagai jaminan. Emas yang bisa digadaikan dapat berupa emas batangan, perhiasan, hingga berlian.
Di Pegadaian, layanan ini hadir dengan beberapa pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik konsumtif maupun produktif. Untuk jangka waktu, tersedia beberapa opsi seperti:
- Gadai Harian: Masa gadai mulai dari 30 hingga maksimal 180 hari.
- Gadai Reguler: Durasi minimal 120 hari dan dapat diperpanjang hingga 36 bulan.
- Gadai Bisnis: Masa gadai minimal 120 hari.
- Gadai Angsuran: Tenor mulai dari 6 bulan hingga 60 bulan.
Sebelum mengajukan gadai, kamu bisa menggunakan simulasi gadai emas di Pegadaian untuk memperkirakan jumlah pinjaman yang mungkin kamu terima.
Simulasi ini membantu memberikan gambaran awal berdasarkan berat emas, kadar, dan harga emas yang berlaku saat itu sehingga kamu bisa lebih siap secara finansial sebelum proses gadai dilakukan.
Baca juga: 7 Tips Gadai Emas & Cara Melakukannya di Pegadaian
Faktor yang Memengaruhi Gadai Emas di Pegadaian
Sebelum melihat hasil simulasi, kamu perlu tahu dulu apa saja yang menjadi dasar penilaian dalam gadai emas.
Setiap emas bisa menghasilkan nilai pinjaman yang berbeda karena ada beberapa faktor yang ikut dihitung dalam proses penaksiran di Pegadaian. Beberapa faktor tersebut meliputi:
1. Kadar Emas
Tingkat kemurnian emas menjadi salah satu faktor penentu yang utama. Kadar emas biasanya dinyatakan dalam karat.
Semakin tinggi nilai kadarnya, semakin besar pula nilai yang bisa diperoleh. Nantinya, Pegadaian akan menyesuaikan nilai emas untuk gadai berdasarkan informasi kadar.
2. Berat Emas
Jumlah gram emas juga sangat berpengaruh. Penilaian dilakukan berdasarkan berat bersih emas tanpa tambahan batu atau material lain. Proses penimbangan dilakukan langsung oleh pihak Pegadaian menggunakan alat khusus agar hasilnya lebih akurat.
3. Harga Emas di Pasar
Nilai emas tidak bersifat tetap karena mengikuti pergerakan harga pasar. Pegadaian akan menggunakan harga acuan yang diperbarui secara berkala sehingga hasil penaksiran bisa berbeda dari harga di toko emas pada umumnya.
4. Besaran Dana Pinjaman
Dari hasil penilaian tersebut, tidak seluruh nilai emas akan dicairkan. Biasanya, pinjaman yang diberikan berkisar antara 85–95% dari nilai taksiran, tergantung jenis layanan gadai yang dipilih.
Baca juga: Gadai Emas 10 Gram di Pegadaian Dapat Berapa? Hitung Yuk!
Contoh Simulasi Gadai Emas di Pegadaian
Supaya bisa melihat gambaran nyata perhitungan sebelum melakukan gadai emas, kamu bisa melihat beberapa contoh simulasi gadai emas di pegadaian berikut ini, baik untuk emas perhiasan maupun emas batangan.
1. Simulasi Gadai Emas Perhiasan
Berikut contoh simulasi gadai emas perhiasan 7 gram yang bisa kamu lakukan di sistem simulasi Pegadaian.
Pertama, kamu harus masuk ke fitur simulasi gadai emas di Pegadaian melalui situs resmi Pegadaian. Setelah itu, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka halaman simulasi gadai emas Pegadaian.
- Pilih menu “Tambah Jaminan”.
- Tentukan jenis barang berupa emas perhiasan.
- Masukkan detail emas, misalnya cincin dengan berat 7 gram dan kadar 22 karat.
- Klik “Selanjutnya” untuk melihat total taksiran pada hari tersebut.
Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan nilai taksiran. Misalnya pada tanggal 24 April 2026, estimasi nilai cincin emas tersebut berada di kisaran Rp5.600.000.
Selanjutnya, kamu bisa memilih produk gadai seperti Gadai Harian dan jangka waktu, misalnya 30 hari. Sistem kemudian akan menampilkan estimasi pinjaman maksimal serta rincian biaya yang berlaku.
Dari hasil simulasi tersebut, cincin emas 7 gram dengan kadar 22K memiliki estimasi pinjaman sekitar Rp5.314.000 pada tanggal yang sama.
Nominal tersebut sudah memperhitungkan biaya layanan, termasuk sewa modal Rp3.682 per 15 hari dengan tenor hingga 30 hari untuk produk Gadai Harian.
2. Simulasi Gadai Emas Batangan
Perhitungan gadai emas batangan memiliki metode yang sedikit berbeda dibanding perhiasan. Di Pegadaian, emas batangan dinilai berdasarkan satuan berat atau denominasi sehingga nilai taksirannya mengikuti ukuran gram emas yang kamu miliki.
Untuk mengetahui estimasi pinjaman, kamu bisa mencoba simulasi dengan langkah-langkah berikut:
- Buka akses fitur simulasi gadai emas Pegadaian.
- Pilih opsi “Tambah Jaminan”.
- Tentukan jenis jaminan sebagai emas batangan.
- Masukkan berat emas, termasuk jumlah keping dan denominasi emas. Misalnya 1 keping emas dengan berat 10 gram.
- Lanjutkan ke tahap berikutnya untuk melihat hasil perhitungan.
Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan nilai taksiran berdasarkan harga emas terbaru.
Sebagai ilustrasi, per 14 April 2026, emas batangan 10 gram memiliki total taksiran sekitar Rp28.647.000.
Kemudian, kamu bisa memilih jenis produk gadai, seperti Gadai Harian. Dari sini, sistem akan menampilkan rincian pinjaman sekaligus biaya yang perlu diperhatikan.
Dalam simulasi tersebut, pinjaman yang bisa diperoleh berada di kisaran Rp25.832.300, yang sudah termasuk perhitungan biaya layanan.
Untuk Gadai Harian, biaya sewa modal dikenakan sekitar Rp17.990 per 15 hari atau 0,9% setiap 15 hari. Selain itu, terdapat biaya administrasi sekitar Rp125.000.
Jika kamu menggadaikan lebih dari satu keping emas batangan, total nilai pinjaman akan dihitung dari keseluruhan berat emas. Artinya, semakin besar total gramasi emas yang diajukan, semakin besar pula dana yang bisa kamu terima.
Namun, perlu diingat bahwa hasil simulasi ini hanya perkiraan dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan yang berlaku.
Nilai taksiran dan perkiraan maksimal uang pinjaman dapat berbeda, tergantung hasil pemeriksaan fisik emas yang dilakukan pihak Pegadaian.
Itulah penjelasan mengenai simulasi gadai emas di Pegadaian yang bisa kamu jadikan acuan sebelum mengajukan pinjaman.
Sebelum melakukan transaksi, mencoba Simulasi Gadai Emas terlebih dahulu bisa membantu kamu memahami perkiraan nilai taksiran, estimasi dana yang akan diterima, serta rincian biaya yang perlu disiapkan.
Dengan memahami alur dan ketentuan layanan sejak awal, proses gadai bisa terasa lebih terarah. Kamu juga bisa menyesuaikan pilihan produk, memperkirakan waktu pelunasan, dan mengatur kebutuhan dana dengan lebih matang.
Jika kamu sedang membutuhkan dana tambahan, kamu bisa mempertimbangkan layanan Gadai Emas dari Pegadaian yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, lalu ajukan pinjaman sesuai kebutuhanmu.
Saat ini, transaksi Gadai Emas dapat dilakukan di kantor cabang Pegadaian terdekat. Kabar baiknya, kamu bisa mengajukannya melalui aplikasi Tring! by Pegadaian dalam waktu dekat/segera.
Yuk, manfaatkan gadai emas sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan dana kamu sekarang.
Baca juga: Cara Menghitung Bunga Gadai Emas Pegadaian yang Tepat
Artikel Lainnya

Keuangan
Kredit Konsumtif: Contoh & Bedanya dengan Kredit Produktif
Kredit konsumtif adalah kredit yang ditujukan untuk membiayai kebutuhan pribadi bersifat konsumtif. Yuk, cari tahu lebih dalam terkait hal tersebut di sini!

Keuangan
9 Cara Menabung untuk Beli Mobil. Smart dan Praktis!
Mengendarai mobil impian bukanlah sekedar mimpi. Inilah cara menabung untuk beli mobil impian dengan memanfaatkan gaji bulanan dan investasi emas!

Keuangan
Berapa UMR Bogor Kabupaten dan Kota di Tahun 2025?
UMR Bogor 2025 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Lantas, berapa perbedaan UMR di Kabupaten dan Kota Bogor? Simak penjelasannya di sini!
