Apa Bedanya Emas 22, 23, dan 24 Karat? Kenali Sebelum Beli

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Emas

17 May 2026
Bagikan :
image detail artikel

Saat kamu ingin membeli emas, pasti pernah melihat pilihan kadar, seperti 22K, 23K, atau 24K. Sekilas memang terlihat mirip, tapi sebenarnya ada perbedaan penting yang bisa memengaruhi harga, warna, hingga kegunaannya.

Perbedaan ini sering kali jadi penentu apakah emas tersebut lebih cocok dijadikan perhiasan sehari-hari atau justru disimpan sebagai investasi jangka panjang.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang langsung memilih tanpa benar-benar memahami arti dari angka karat tersebut.

Supaya kamu tidak salah pilih, yuk pahami apa bedanya emas 22, 23, dan 24 karat secara lengkap di artikel ini!

Mengenal Kadar Karat pada Emas

Kadar karat adalah ukuran yang digunakan untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas. Angka karat menggambarkan seberapa besar kandungan emas murni dibandingkan dengan logam campuran di dalamnya.

Standar kemurnian tertinggi adalah 24 karat, yang berarti hampir seluruh bagiannya terdiri dari emas murni tanpa campuran.

Perhitungan ini didasarkan pada sistem 24 bagian sehingga setiap karat mewakili satu bagian dari total tersebut atau 1/24.

Sebagai gambaran, emas 22 karat terdiri dari 22 bagian emas murni dari total 24 bagian, sementara 2 sisanya merupakan logam lain, seperti tembaga dan perak.

Penambahan logam ini bertujuan agar emas menjadi lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk saat digunakan.

Baca juga: Arti Kode Huruf pada Perhiasan Emas, Lengkap & Mudah Dipahami

Apa Bedanya Emas 22, 23, dan 24 Karat?

Sebelum memutuskan untuk membeli emas, kamu perlu mengetahui dahulu perbedaan tiap kadar karatnya. Mulai dari tingkat kemurnian, warna, kekuatan, hingga harganya di pasaran, semuanya punya karakter yang berbeda.

Berikut penjelasan lengkapnya supaya kamu bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

1. Tingkat Kemurnian

Perbedaan utama antara emas 22K, 23K, dan 24K terletak pada tingkat kemurniannya. Angka karat menunjukkan seberapa besar kandungan emas murni di dalamnya, dengan 24 karat sebagai standar emas paling murni.

Emas dengan kadar di bawah 24 karat berarti sudah dicampur dengan logam lain untuk membuat emas jadi lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Jenis ini biasanya sering digunakan untuk perhiasan. Dengan kata lain, dapat dilihat perbedaannya mencakup:

  • Emas 24K: memiliki kandungan emas murni sekitar 99,90-99,98%.
  • Emas 23K: memiliki kandungan emas murni sekitar 95,83-98,89%.
  • Emas 22K: memiliki kandungan emas murni sekitar 91,67-95,82%.

2. Warna Emas

Apa bedanya emas 22, 23, dan 24 karat dari segi warnanya? Secara umum, semakin tinggi kadar emas, biasanya warna kuningnya juga akan terlihat lebih pekat. Kamu bisa melihat perbandingannya berikut ini.

  • Emas 24K: memiliki warna kuning yang sangat terang dan tajam karena hampir tidak mengandung campuran logam lain. Tampilan ini membuatnya terlihat lebih mencolok dibanding jenis lainnya.
  • Emas 23K: memiliki warna kuning yang cukup cerah dan mengilap, tetapi tidak sepekat emas 24K. Perbedaan ini muncul karena adanya sedikit campuran logam yang mulai memengaruhi tampilannya.
  • Emas 22K: cenderung memiliki warna yang lebih lembut. Pada beberapa jenis, warnanya bisa terlihat sedikit kemerahan atau agak pucat karena pengaruh campuran logam, seperti tembaga dan perak.

3. Tingkat Kekerasan dan Ketahanan

Selanjutnya, perbedaan kadar emas juga berpengaruh pada kekuatan dan daya tahannya. Semakin banyak campuran logam di dalamnya, biasanya emas akan menjadi lebih keras dan tidak mudah berubah bentuk.

  • Emas 24K: termasuk emas paling murni sehingga sifatnya paling lunak dibanding emas 22K atau 23K.
  • Emas 23K: memiliki kemurnian lebih tinggi dibanding 22K sehingga sifatnya lebih lembut, lebih mudah tergores atau terdeformasi.
  • Emas 22K: memiliki lebih banyak campuran logam sehingga lebih kuat, tahan gores, dan stabil saat dipakai sehari-hari.


Baca juga: 6 Strategi Jual Perhiasan Emas agar Tidak Merugi

4. Harga di Pasaran

Dari sisi harga, kadar karat sangat berpengaruh terhadap nilai emas. Semakin tinggi kemurniannya, biasanya semakin tinggi pula harga yang ditawarkan.

Berikut untuk menjawab apa bedanya emas 22, 23, dan 24 karat jika dilihat dari besar kecil harganya:

  • Emas 24K: menjadi yang paling mahal karena hampir seluruhnya terdiri dari emas murni. Nilai jual kembali atau buyback-nya juga paling tinggi dan sangat mengikuti pergerakan harga emas dunia.
  • Emas 23K: dibanderol lebih tinggi daripada 22K karena kandungan emas murninya lebih besar. Hal ini juga membuat harga buyback-nya lebih menguntungkan saat dijual kembali.
  • Emas 22K: memiliki harga paling terjangkau di antara ketiganya karena kadar emas murninya lebih rendah. Nilai jual kembalinya juga relatif lebih rendah dibanding 23K dan 24K.

5. Kegunaan dan Tujuan Pembelian

Setiap kadar emas punya fungsi yang berbeda, jadi pilihan terbaik biasanya disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Ini perbedaannya sesuai kegunaan dan tujuan pembelian emas:

  • Emas 24K: umumnya digunakan untuk investasi atau tabungan emas jangka panjang. Karena memiliki tingkat kemurnian tinggi, emas ini lebih ideal disimpan dalam bentuk batangan atau produk investasi, bukan untuk dipakai setiap hari sebagai perhiasan.
  • Emas 23K: sering berada di posisi tengah antara kebutuhan investasi dan perhiasan. Kadar kemurniannya memang tinggi, tetapi masih cukup kuat untuk perhiasan tertentu. Namun jika dijadikan perhiasan, banyak juga yang memilihnya sebagai koleksi agar tidak mudah rusak.
  • Emas 22K: lebih banyak dipilih untuk perhiasan sehari-hari. Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin emas yang tetap cantik tapi juga awet dipakai karena sifatnya yang lebih kuat dan tahan gores.


Nah, masih bingung memilih kadar emas yang paling pas untuk kebutuhan kamu? Setelah memahami apa bedanya emas 22, 23, dan 24 karat, sekarang kamu bisa lebih percaya diri menentukan pilihan yang sesuai.

Kalau kamu ingin mulai membeli emas 24 karat tanpa ribet dan tidak harus langsung beli dalam jumlah besar, layanan Tabungan Emas di Pegadaian bisa jadi solusinya.

Kamu bisa mulai menabung emas dari nominal kecil, isi saldo secara bertahap, dan memantau perkembangan investasi dengan mudah lewat aplikasi Tring! by Pegadaian.

Selain itu, kamu juga tetap punya fleksibilitas untuk mencetak emas menjadi bentuk fisik di kantor cabang Pegadaian, menjualnya kembali saat dibutuhkan, atau menggunakannya sebagai jaminan gadai.

Sebelum mulai, kamu bahkan bisa memanfaatkan fitur Simulasi Tabungan Emas di website Pegadaian untuk menyesuaikan rencana investasi dengan kondisi keuangan kamu.

Jadi, tidak perlu menunggu punya dana besar dulu. Mulai saja dari sekarang, sedikit demi sedikit, dan bangun kebiasaan investasi emas yang lebih terarah bersama Pegadaian. Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati.

Baca juga: 5 Cara Merawat Perhiasan Emas Sendiri

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved