5 Doa Berbuka Puasa dan Artinya Beserta Sunah Rasulullah

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Inspirasi

14 February 2025
Bagikan :
image detail artikel

Doa berbuka puasa adalah salah satu amalan penting yang diwajibkan untuk dibaca sebelum menikmati menu berbuka saat adzan Maghrib berkumandang. 

Dalam Islam, berbuka puasa bukan sekadar momen untuk melepas dahaga dan lapar, tapi juga waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa. 

Menariknya, ada beberapa versi doa berbuka puasa yang diajarkan dalam berbagai hadis. Setiap versi memiliki makna mendalam yang tidak hanya berisi ungkapan syukur, tapi juga permohonan keberkahan. 

Dalam artikel ini, akan dibahas beberapa doa berbuka puasa dan artinya beserta sunah yang dianjurkan Rasulullah. 

Yuk, simak sampai habis agar momen berbukamu semakin bermakna dan penuh keberkahan!

Doa Berbuka Puasa dengan Artinya

Ada berbagai doa berbuka puasa di bulan Ramadhan yang bisa kamu amalkan dari berbagai riwayat hadis. 

Setiap doa memiliki makna mendalam dan bisa membantu meningkatkan kekhusyukan saat berbuka. Berikut ini berbagai versi doa berbuka puasa dengan artinya:

1. Doa Berbuka Puasa Menurut Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah

Menurut riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah, diceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah membaca doa berbuka puasa dengan bacaan sebagai berikut:  

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ  
(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)  

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Daud no. 2011)  

Doa ini sering kali diberikan tambahan lain dan hal ini tidak menjadi masalah karena doa tidak dibatasi oleh riwayat tertentu, asalkan isinya baik dan penuh makna. Tambahan yang biasa dibaca adalah:  

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ  
(Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin)  

Artinya: "Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa, dengan  rezeki serta kasih sayang-Mu aku berbuka."  

2. Doa Berbuka Puasa dari Riwayat Abu Daud, Sahabat Ibnu Umar RA

Berdasarkan riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengucapkan doa ini saat berbuka puasa:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)

3. Doa Berbuka Puasa Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni

Selanjutnya, menurut riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, disebutkan bahwa Ibnu Umar membaca doa berikut:   

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

(Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii)

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.

(Lihat selengkapnya: al-Nawawi, al-Adzkar, hlm. 190)

4. Doa Berbuka Puasa dari Riwayat Ibnu Sunni

Menurut riwayat dari Ibnu Sunni yang bersumber dari Mu’adz bin Zahrah, kamu juga dapat membaca doa berikut:  

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ

(Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)

Artinya:” Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” (HR. Ibnu Sunni)

5. Doa Berbuka Puasa Berdasarkan Sahabat Ibnu Abbas

Terakhir, ada bacaan berdasarkan riwayat dari Ibnu Sunni yang disampaikan oleh Sahabat Ibnu Abbas:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

(Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim)

Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR: Ibnu Sunni).

Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan dan Artinya Lengkap Wajib diketahui

Sunah Berbuka Puasa yang Bisa Kamu Amalkan

Setelah tahu bacaan doa beserta artinya, ada tiga sunah berbuka puasa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Berikut ini amalan yang dapat kamu ikuti untuk menambah keberkahan dalam ibadah puasa:

1. Menyegerakan Buka Puasa Setelah Adzan Berkumandang

Dalam bukunya, Puasa Ibadah Kaya Makna, Budi Handrianto menjelaskan bahwa umat Muslim disarankan untuk segera berbuka setelah deru adzan berkumandang.

Hal tersebut harus kamu ikuti karena Allah SWT tidak menyukai orang yang berlama-lama menunda berbuka, meskipun mereka mampu menahan diri. 
Rasulullah SAW sendiri bersabda:

لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرِ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ.

"Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098) 

2. Mengonsumsi Kurma dan Air Putih Saat Buka Puasa

Tidak hanya harus langsung berbuka, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk berbuka dengan kurma dan air. Beliau bersabda:

"Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air. " (HR.Abu Daud no. 2,356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih). 

3. Mendahulukan Makan Sebelum Salat

Dalam buku Mempercepat Datangnya Rezeki Dengan Ibadah Ringan karya Dr. KH. Mukhlis Allyudin dan H. Enjang AS, M.Ag. M.Si, dijelaskan bahwa sebaiknya kita mengisi perut terlebih dahulu dengan makan sebelum salat. 

Hal ini juga sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

"Jika santapan malam sudah terhidang, dan salat sudah (akan) dilaksanakan, dahulukan santapan malam." (HR. Al-Bukhari dari Anas bin Malik RA.)

Baca Juga: 10 Ide Jualan Bulan Puasa Modal Kecil yang Berpeluang Untung

Demikian doa berbuka puasa dengan artinya yang bisa kamu amalkan selama bulan Ramadhan, lengkap dengan sunah Rasulullah SAW. 

Setiap doa membawa makna yang dalam dan dapat meningkatkan keimananmu dalam beribadah.

Selain berdoa, bulan puasa juga sering kali membutuhkan persiapan yang matang, terutama untuk memenuhi kebutuhan tak terduga. 

Jika kamu membutuhkan dana tak terduga, Gadai Tabungan Emas bisa menjadi solusi. Proses pengajuannya mudah dan cepat.

Untuk menggadaikan Tabungan Emas, kamu bisa mengakses aplikasi Pegadaian Digital atau mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat.

Tenang saldo emas yang dijadikan jaminan tetap menjadi hak milik nasabah. Jadi, kamu tidak akan kehilangan emas yang ditabung selama pembayaran dilunasi.

Untuk memantau perhitungan investasimu, kamu bisa menggunakan Simulasi Tabungan Emas dari Pegadaian yang dilengkapi dengan grafik harga emas.

Jadi, yuk manfaatkan Gadai Tabungan Emas untuk menutup kebutuhan tak terduga di bulan Ramadhan ini!

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2024 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved