Kapan Lebaran 2026 Tiba? Simak Prediksi Jadwalnya, Yuk!

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Inspirasi

24 January 2026
Bagikan :
image detail artikel

Memasuki awal 2026, puasa Ramadan dan Hari Raya Idulfitri menjadi momen istimewa yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Bahkan, topik mengenai idulfitri 2026 berapa hijriah dan penetapan lebaran 2026 sudah mulai hangat diperbincangkan oleh masyarakat di Indonesia secara luas.

Bukan tanpa alasan, jadwal Hari Raya Idulfitri 2026 diprediksi jatuh lebih awal di kuartal pertama tahun tersebut jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan adanya tanggal pasti, masyarakat dapat merencanakan berbagai persiapan untuk menyambut perayaan kemenangan secara matang.

Terlebih, ada berbagai tradisi lebaran unik di Indonesia yang sayang untuk dilewatkan. Mari membahas lebih dalam terkait hal tersebut di artikel berikut. Jadi, simak sampai akhir.

Kapan Lebaran 2026?

Sebagai informasi, pemerintah hingga kini masih belum menetapkan terkait tanggal idulfitri 2026 karena akan diputuskan secara resmi melalui sidang isbat di penghujung Ramadan.

Kendati demikian, masyarakat tetap bisa melihat perkiraan jadwal lebaran 2026 lewat kalender hijriah yang dirilis oleh Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.

Menurut kalender hijriah serta SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, lebaran diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Terhitung sejak 8 Januari 2026, maka dapat dikatakan bahwa momen perayaan hari idulfitri akan berlangsung sekitar 2 bulan 6 hari lagi.

Tetapi, tanggal itu masih belum pasti sebab tetap bergantung ke hasil pengamatan hilal maupun hisab pada 29 Ramadan mendatang yang kemudian dibahas saat sidang isbat.

Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, serta Singapura (MABIMS), Hari Raya Idulfitri akan ditetapkan esok harinya.

Bagi masyarakat Islam di Indonesia, disarankan untuk memantau kabar lebih lanjut dari Pemerintah agar mengetahui kapan persisnya pelaksanaan lebaran 2026.

Dasar Penentuan Hari Raya Idul Fitri

Pada dasarnya, penentuan 1 Syawal 1447 H tidaklah mudah dan sesederhana yang dibayangkan. Pasalnya, ini bergantung pada kalender hijriah yang berlandaskan bulan dan metode hisab maupun rukyat.

Inilah mengapa tidak heran jika tanggal perayaan idulfitri setiap tahunnya tidak sama. Berikut ini adalah dasar penentuan Hari Raya Idulfitri.

1. Metode Hisab

Metode perhitungan astronomi ini dilaksanakan menggunakan data posisi bulan serta matahari secara matematis untuk memperkirakan kapan hilal (bulan sabit pertama) muncul.

Metode hisab ini dinilai lebih pasti dan terencana sehingga dapat diprediksi jauh hari sebelumnya. Biasanya, digunakan oleh beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) di Indonesia, salah satunya Muhammadiyah.

2. Metode Rukyat

Metode rukyat (pengamatan hilal) adalah penentuan yang didasarkan pada pengamatan. Artinya, hilal akan dilihat secara langsung di langit pada 29 Ramadan.

Jika pada saat itu hilal terlihat, maka keesokan harinya akan ditetapkan sebagai 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri. Metode ini umumnya digunakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah. Hasilnya terkadang berbeda dengan hasil hisab.

3. Sidang Isbat

Metode ini dilakukan pada 29 Ramadan di mana hasil rukyat dari seluruh Indonesia akan dikumpulkan. Lalu, dipertimbangkan pula hasil dari perhitungan astronomi (hisab).

Kemudian, Kementerian Agama Republik Indonesia akan mengadakan sidang isbat untuk menentukan tanggal resmi lebaran. Keputusan tersebut sifatnya final serta mengikat secara nasional.

Baca juga: Niat Shalat Idul Fitri Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Potensi Perbedaan Lebaran 2026

Seperti yang telah dijelaskan, metode penentuan Hari Raya Idulfitri cukup beragam. Hal ini tidak jarang memunculkan potensi perbedaan pelaksanaan 1 Syawal 1447 H.

Pada lebaran 2026 nanti, kemungkinan tersebut kembali terbuka. Prediksi Hari Raya Idulfitri 2026 NU dan pemerintah diketahui tidak sejalan dengan Muhammadiyah.

Lebaran 2026 Muhammadiyah ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Pernyataan ini didasarkan pada pengumuman resmi yang diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid, yaitu Maklumat Nomor 02/MLM/I.0/E/2025.

Pengambilan keputusan tersebut merujuk pada hasil data astronomi (perhitungan hisab) hakiki serta implementasi dari KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal).

Artinya, pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1447 H Muhammadiyah satu hari lebih awal daripada Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa masing-masing pihak memberikan penegasan bahwa ketetapan dilakukan menurut keyakinan yang telah lama dianut dan prinsip keilmuan.

Untuk menyikapi hal ini, masyarakat hanya perlu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah maupun ormas keagamaan masing-masing demi menjaga toleransi serta persatuan.

Baca juga: Begini Niat Mandi Idul Fitri, Tata Cara, & Sunahnya, Simak!

Makna dan Persiapan Menjelang Idul Fitri 2026

Secara harfiah, Hari Raya Idulfitri memiliki makna “kembali pada kesucian atau fitrah manusia” setelah menjalankan ibadah puasa wajib Ramadan selama satu bulan penuh.

Momen spesial ini mengandung nilai-nilai spiritual yang berkaitan dengan kemenangan, syukur, kesucian, dan silaturahmi. Berikut ini penjelasannya:

  • Kemenangan: Umat Islam berhasil berjuang untuk melawan hawa nafsu selama berpuasa Ramadan.
  • Rasa Syukur: Berterima kasih atas nikmat dan keberkahan yang dilimpahkan oleh Allah SWT karena masih dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan.
  • Kesucian: Kembali ke fitrah (hakikat dasar kemanusiaan bersifat spiritual dan moral) dengan diampuni dosa-dosa di masa lalu.
  • Silaturahmi: Mempererat ikatan dan hubungan dengan keluarga maupun sesama.

Maka dari itu, setiap umat Islam perlu menyiapkan beberapa hal sedari awal sejak Ramadan dimulai agar momen perayaan hari kemenangan berjalan lancar dan penuh berkah, seperti:

  • Menunaikan pembayaran zakat fitrah sebelum salat idulfitri sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan.
  • Menjaga pola makan yang seimbang dan cukup istirahat selama Ramadan agar tubuh tetap sehat.
  • Menyiapkan kebutuhan ibadah, misalnya pakaian terbaik sesuai syariat Islam yang bersih dan rapi.
  • Memeriksa jadwal pelaksanaan salat idulfitri.
  • Mempersiapkan mental dan spiritual dengan membersihkan hati dari segala bentuk dosa, memberikan maaf, serta berdoa agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.

Itulah penjelasan mengenai prediksi jadwal lebaran 2026 mendatang. Terlepas dari itu, semangat Hari Raya Idulfitri adalah tentang berbagai kebersamaan dan kebahagiaan.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu lebih berfokus pada persiapan-persiapan untuk membuat lebaran menjadi semakin bermakna, termasuk dalam hal finansial.

Dengan merencanakan anggaran dan mempertimbangkan berbagai opsi untuk mengelola keperluan finansial sejak jauh hari, kamu bisa memastikan perayaan berjalan lancar.

Jika memang membutuhkan dana tunai tambahan dalam waktu cepat menjelang idulfitri, maka cobalah memanfaatkan Gadai Tabungan Emas dari Pegadaian.

Cukup jaminkan saldo Tabungan Emas yang dimiliki melalui Tring! by Pegadaian. Selain itu, kamu pun dapat bertransaksi langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Walaupun demikian, jaminan saldo emas masih tetap menjadi hak milik nasabah. Layanan ini menawarkan biaya ringan dengan masa tenor maksimal 120 hari yang bisa diperpanjang.

Untuk mengetahui berapa uang pinjaman yang nantinya diterima, kamu dapat menghitung perkiraannya menggunakan fitur Simulasi Gadai Tabungan Emas.

Jadi, yuk penuhi berbagai kebutuhan idulfitri tanpa harus kehilangan kepemilikan atas aset berharga dengan mengajukan Gadai Tabungan Emas di Pegadaian sekarang!

Baca juga: Tradisi Unik Lebaran di Penjuru Dunia: Ragam Perayaan yang Menginspirasi

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved