Kapan Libur Puasa 2025? Siswa dan Guru Catat Tanggalnya!

Bagi siswa dan guru di sekolah, awal puasa Ramadhan biasanya ditandai dengan libur sekolah. Nah, sudah tahu kapan libur puasa 2025?
Ketentuan tentang libur awal puasa 2025 disetujui oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri tepatnya pada tanggal 29 Januari 2025.
Surat Edaran Bersama 3 Menteri (SEB 3) tersebut menerangkan bahwa libur di bulan Ramadhan 2025 tidak berlangsung selama sebulan penuh.
Sebagai catatan, libur awal puasa Ramadhan bukan termasuk dalam hari libur Nasional sehingga tidak berlaku untuk semua orang.
Namun, bagi siswa dan guru yang menghadiri kegiatan belajar di sekolah, penting untuk mencatat libur puasa 2025 agar tidak keliru. Cek tanggal pastinya di bawah ini!
Awal Puasa Jatuh pada Tanggal Berapa?
Berdasarkan SEB 3 Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ, awal libur puasa Ramadhan 2025 jatuh pada tanggal 27 Februari 2025.
Liburan ini berlangsung hingga tanggal 5 Maret 2025. Dengan kata lain, kegiatan pembelajaran di sekolah akan berlangsung kembali pada tanggal 6 Maret 2025.
Tentunya, waktu pembelajaran akan disesuaikan dengan kondisi bulan puasa sehingga siswa dan guru dapat pulang lebih awal.
Libur Puasa 2025
Secara terperinci, libur puasa 2025 terdiri dari lima hari yang dapat dijabarkan sebagai berikut:
- Kamis, 27 Februari 2025.
- Jumat, 28 Februari 2025.
- Senin, 3 Maret 2025.
- Selasa, 4 Maret 2025.
- Rabu, 5 Maret 2025.
Libur awal puasa tersebut belum termasuk dengan libur akhir pekan, yaitu pada tanggal 1 dan 2 Maret 2025. Totalnya, libur pada awal bulan Ramadhan adalah tujuh hari.
Selama libur awal puasa, pemerintah menyarankan agar siswa tetap menjalankan kegiatan pembelajaran secara mandiri di rumah.
Untuk itu, guru bisa memberikan tugas sebelum liburan awal bulan Ramadhan tiba sebelum kegiatan pembelajaran dimulai kembali pada tanggal 6 Maret 2025.
Setelah itu, siswa dan guru melakukan kegiatan belajar mengajar selama dua minggu, tepatnya hingga tanggal 25 Maret 2025.
Pasalnya, liburan Idulfitri ditetapkan pada tanggal 26 Maret hingga 28 Maret 2025. Adapun cuti bersama Idulfitri dimulai pada tanggal 2 April hingga 8 April 2025.
Baca juga: Cara Melihat Hilal Secara Ilmiah Berdasarkan Tanda-Tandanya
Kalender Ramadhan 2025
Seperti yang sudah umum diketahui, kalender Hijriah tidak beroperasi seperti kalender Masehi. Maka dari itu, penetapan tanggal untuk hari besar seperti Ramadhan dan lebaran Idulfitri sering kali berbeda.
Agar tidak salah dalam membaca kalender Ramadhan 1446 H/2025 M, berikut adalah referensi untuk penentuan sementara:
- 1 Ramadhan – 1 Maret.
- 2 Ramadhan – 2 Maret.
- 3 Ramadhan – 3 Maret.
- 4 Ramadhan – 4 Maret.
- 5 Ramadhan – 5 Maret.
- 6 Ramadhan – 6 Maret.
- 7 Ramadhan – 7 Maret.
- 8 Ramadhan – 8 Maret.
- 9 Ramadhan – 9 Maret.
- 10 Ramadhan – 10 Maret.
- 11 Ramadhan – 11 Maret.
- 12 Ramadhan – 12 Maret.
- 13 Ramadhan – 13 Maret.
- 14 Ramadhan – 14 Maret.
- 15 Ramadhan – 15 Maret.
- 16 Ramadhan – 16 Maret.
- 17 Ramadhan – 17 Maret.
- 18 Ramadhan – 18 Maret.
- 19 Ramadhan – 19 Maret.
- 20 Ramadhan – 20 Maret.
- 21 Ramadhan – 21 Maret.
- 22 Ramadhan – 22 Maret.
- 23 Ramadhan – 23 Maret.
- 24 Ramadhan – 24 Maret.
- 25 Ramadhan – 25 Maret.
- 26 Ramadhan – 26 Maret.
- 27 Ramadhan – 27 Maret.
- 28 Ramadhan – 28 Maret.
- 29 Ramadhan – 29 Maret.
- 30 Ramadhan – 30 Maret.
Sebagai catatan, tanggal pasti untuk awal puasa Ramadhan 2025 akan ditentukan melalui sidang Isbat yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2025.
Rincian kalender bulan Ramadhan 1446 H/2025 M di atas hanya berdasarkan perhitungan sementara yang dapat membantu manajemen waktu siswa dan guru.
Nah, itulah detail tentang libur puasa 2025 yang terangkum secara ringkas untuk memudahkan siswa dan guru mengoptimalkan kegiatan pembelajaran mandiri di rumah.
Perlu dicatat bahwa libur awal Ramadhan tersebut tidak berlaku bagi pekerja kantoran, ASN, maupun pekerja di lembaga swasta.
Keputusan liburan dan cuti bersama pekerja di luar lembaga pendidikan ditentukan oleh masing-masing instansi.
Terlepas dari hari libur khusus di awal bulan Ramadhan, banyak hal yang perlu disiapkan secara finansial untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Mulai dari pembayaran zakat fitrah hingga persiapan mudik lebaran, kamu perlu menyusun perencanaan anggaran secara tepat.
Apabila membutuhkan dana tambahan, jangan ragu untuk mengajukan Gadai Tabungan Emas di Pegadaian.
Saldo Tabungan Emas yang terkumpul bisa digadaikan untuk memberikanmu dana yang dibutuhkan dalam pemenuhan kebutuhan tak terduga.
Untuk mengetahui seberapa besar dana pinjaman yang bisa didapatkan dari Gadai Tabungan Emas, kamu bisa menggunakan Simulasi Gadai Tabungan Emas.
Proses pengajuan Gadai Tabungan Emas bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Pegadaian Digital atau secara langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.
Tenang, saldo emas yang dijadikan jaminan tetap menjadi hak milikmu sebagai nasabah. Apabila membutuhkan waktu lebih untuk melunasi cicilan, kamu bisa melakukan perpanjangan berkali-kali.
Jadi, jangan ragu ketika membutuhkan dana cepat. Yuk, manfaatkan saldo Tabungan Emas untuk mendapatkan pinjaman secara mudah, cepat, dan aman di Pegadaian!
Baca juga: Ketahui Waktu Membayar Zakat Fitrah Sebelum Terlambat
Artikel Lainnya

Inspirasi
Ini Batas Pembayaran PDAM agar Tidak Kena Denda dan Penalti
Baca artikel ini untuk tahu kapan batas pembayaran PDAM, cara menghitung tagihan, cara cek, dan cara bayarnya, serta penalti yang diterima jika telat membayar.

Inspirasi
Contoh Proposal Bisnis untuk Investor dan Cara Membuatnya
Agar bisa menarik perhatian investor, buatlah proposal bisnis secara terperinci. Mari simak contoh proposal bisnis untuk investor di artikel ini.

Inspirasi
Cara Jualan Online Selama Bulan Ramadan
Bulan Ramadan tiba, inilah saat yang tepat untuk menambah rejeki salah satunya dengan jualan online. Mari kita coba!