PKH 2025: Kriteria, Syarat, Cara Cek, dan Jadwal Pencairan

Pemerintah Indonesia melalui program PKH 2025 memberikan bantuan sosial untuk mendukung keluarga miskin dalam meningkatkan kualitas hidup.
Program Keluarga Harapan ini dikelola oleh Kementerian Sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
Bagi kamu yang ingin tahu apakah terdaftar sebagai penerima manfaat, penting untuk memahami kriteria, syarat, serta cara cek status penerimaan PKH 2025.
Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap informasi terkait PKH 2025, termasuk jadwal pencairan dan cara mengecek status kamu sebagai penerima bantuan.
Apa Itu PKH 2025?
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan sosial dari pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk membantu keluarga miskin dan rentan.
Program ini menyalurkan bantuan tunai secara rutin kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Selain itu, tujuan utama PKH adalah meningkatkan akses keluarga miskin terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, mengurangi beban ekonomi, serta mendorong perubahan perilaku yang lebih baik dalam hal kesehatan dan pendidikan.
Melalui PKH 2025, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan fokus pada bidang kesehatan dan pendidikan.
Kriteria Penerima Bantuan PKH
Berikut beberapa kriteria yang menerima bantuan PKH:
- Memiliki anak balita (0-6 tahun), dengan jumlah maksimal dua anak.
- Memiliki anak usia 6 hingga 21 tahun yang sedang bersekolah di SD, SMP, atau SMA, dan belum menyelesaikan pendidikan wajib 12 tahun.
- Memiliki ibu hamil (maksimal dua kali kehamilan) atau menyusui.
- Memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas berat.
- Memiliki anggota keluarga lansia berusia 60 tahun ke atas.
Selain itu, bagi keluarga yang memenuhi kriteria ini wajib terdaftar dalam DTKS agar bisa mendapatkan bantuan tersebut.
Syarat Penerima PKH
Berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan PKH:
- Calon penerima harus Warga Negara Indonesia (WNI), yang dibuktikan dengan e-KTP.
- Calon penerima harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Pendaftaran untuk memastikan bahwa keluarga tersebut benar-benar membutuhkan bantuan.
- Calon penerima harus berasal dari keluarga yang termasuk dalam kategori miskin atau rentan, yang umumnya ditentukan melalui musyawarah di tingkat desa atau kelurahan.
- Calon penerima tidak boleh sedang menerima bantuan sosial lainnya, seperti BLT UMKM, BLT subsidi, atau Kartu Prakerja.
Jumlah Bantuan Penerima Bansos PKH
Pada tahun 2025, bantuan sosial PKH dibagi menjadi lima kelompok penerima dengan jumlah bantuan yang bervariasi, antara lain:
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000 setiap 3 bulan atau Rp3 juta per tahun.
- Anak Sekolah:
- SD: Rp225.000 setiap 3 bulan atau Rp900.000 per tahun.
- SMP: Rp375.000 setiap 3 bulan atau Rp1,5 juta per tahun.
- SMA: Rp500.000 setiap 3 bulan atau Rp2 juta per tahun.
- Ibu Hamil: Rp750.000 setiap 3 bulan atau Rp3 juta per tahun.
- Lanjut Usia (60 tahun ke atas): Rp600.000 setiap 3 bulan atau Rp2,4 juta per tahun.
- Penyandang Disabilitas: Rp600.000 setiap 3 bulan atau Rp2,4 juta per tahun.
Baca juga: Kartu Keluarga Sejahtera: Kenali Syarat dan Cara Membuatnya
Jadwal Pencairan PKH 2025
Pencairan bantuan PKH 2025 akan dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun dengan jadwal sebagai berikut:
- Tahap pertama: Januari hingga Maret 2025.
- Tahap kedua: April hingga Juni 2025.
- Tahap ketiga: Juli hingga September 2025.
- Tahap keempat: Oktober hingga Desember 2025.
Setiap tahap pencairan akan memberikan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Cara Cek Penerima PKH
Berikut ini cara-cara yang bisa kamu lakukan secara online untuk mengecek apakah kamu terdaftar sebagai penerima bansos PKH 2025:
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Lalu, masukkan data wilayah sesuai dengan KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa).
- Kemudian, isi nama lengkap sesuai dengan KTP.
- Setelah itu, masukkan kode captcha yang muncul di halaman.
- Tekan opsi “Cari Data” untuk mengetahui status pendaftaran kamu sebagai penerima bansos PKH.
Apabila terdaftar, sistem akan menunjukkan informasi, seperti nama, umur, dan jenis bantuan yang diterima. Jika tidak terdaftar, kamu akan melihat pesan "Tidak Terdaftar Peserta/PM" yang ditampilkan dengan warna merah.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Buka Google Play Store atau Apple App Store, lalu unduh aplikasi "Cek Bansos Kemensos".
- Kemudian, buat akun dengan mengisi berbagai data pribadi seperti NIK, nama lengkap, alamat, nomor KK, nomor ponsel, email, serta mengunggah foto KTP dan swafoto.
- Selanjutnya, jangan lupa lakukan verifikasi email untuk mengaktifkan akun.
- Setelah akun aktif, kamu bisa login ke aplikasi dan cek status penerima bansos melalui menu “Profil.”
Demikian informasi lengkap tentang PKH 2025, mulai dari kriteria, syarat, cara cek penerima, hingga jadwal pencairannya.
Bantuan ini bisa sangat bermanfaat bagi banyak keluarga. Namun, selain mengandalkan bantuan sosial, kamu juga perlu memikirkan cara untuk memenuhi kebutuhan tak terduga.
Salah satu solusi cerdas adalah dengan menabung emas, yang bisa kamu manfaatkan ketika kondisi mendesak datang.
Jika kamu membutuhkan dana dengan proses cepat dan praktis, kamu bisa menggunakan layanan Gadai Tabungan Emas di Pegadaian.
Layanan ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan pinjaman dana dengan menggadaikan saldo Tabungan Emas milikmu. Prosesnya cepat dengan persyaratan yang cukup mudah.
Selain itu, saldo Tabungan Emas akan tetap menjadi milikmu selama kamu mencicil pinjamannya hingga lunas. Jadi, jangan khawatir, ya.
Penasaran berapa dana yang bisa didapatkan dari Gadai Tabungan Emas? Jangan ragu untuk mencoba fitur Simulasi Gadai Tabungan Emas dari Pegadaian dulu.
Untuk mendapatkan pinjaman tersebut, kamu hanya perlu mengakses aplikasi Pegadaian Digital atau datang langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
Yuk, dapatkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan tak terduga dengan aman dan tepercaya di Pegadaian!
Artikel Lainnya

Keuangan
Gadai Laptop, Bagaimana Untung dan Ruginya?
Tak hanya uang, kamu juga bisa menabung emas di Pegadaian. Sebenarnya, apa saja keuntungan menabung emas? Simak ulasannya di sini.

Keuangan
Phishing: Cara Aman dalam menggunakan Internet dan Aplikasi
Pentingnya memahami Phishing di era Internet of Thing. Kenali ciri-cirinya dan pahami bagaimana cara menghindarinya agar keamanan data pribadi kamu terjaga.

Keuangan
Tips Mengatur Gaji Saat Pandemi
Tak hanya uang, kamu juga bisa menabung emas di Pegadaian. Sebenarnya, apa saja keuntungan menabung emas? Simak ulasannya di sini.