Apakah Masih Untung Investasi Emas Fisik? Ini Faktanya

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Emas

17 May 2026
Bagikan :
image detail artikel

Sejak dulu, emas dikenal sebagai aset safe haven yang mampu menjaga nilai kekayaan, bahkan saat inflasi atau krisis melanda.

Namun, di era sekarang semakin banyak pilihan instrumen investasi modern seperti saham hingga aset digital. Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah investasi emas masih menguntungkan?

Untuk menjawabnya, penting memahami bagaimana pergerakan harga emas, faktor yang memengaruhinya, serta kelebihan dan kekurangannya dibanding instrumen lain.

Yuk, kita bahas lebih dalam apakah emas masih layak jadi andalan investasi saat ini.

Apakah Masih Untung Investasi Emas Fisik di Era Sekarang?

Emas fisik menjadi salah satu investasi yang diandalkan oleh banyak investor. Namun, di tengah munculnya berbagai jenis instrumen investasi baru, mulai dari reksa dana, saham, obligasi, dan lain-lain.

Dibandingkan dengan instrumen yang lebih modern, apakah masih untung investasi emas fisik di era sekarang?

Jangan salah! Investasi emas hingga saat ini masih banyak diminati masyarakat Indonesia. Bahkan, semakin hari semakin tinggi permintaan emas yang membuat harganya terus mengalami kenaikan.

Per tanggal 5 Mei 2026, harga 1 gram emas batangan mencapai Rp2.871.000. Bahkan, angka ini dipercaya akan semakin menguat sepanjang tahun 2026.

Bagi investor yang memiliki visi investasi jangka panjang, pola kenaikan harga emas fisik ini akan sangat menguntungkan di masa depan.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa, investasi emas fisik di era sekarang (terlebih saat ekonomi tidak stabil) masih sangat menguntungkan, terutama yang memiliki rencana investasi jangka panjang.

Baca juga: Cara Kerja Tabungan Emas Pegadaian & Langkah Daftarnya

Risiko Investasi Emas Fisik

Meski potensi keuntungannya cukup besar, emas fisik mungkin bukan pilihan terbaik untuk kamu yang menginginkan keuntungan dalam jangka pendek.

Beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas fisik adalah sebagai berikut:

1. Harga Emas yang Semakin Naik

Faktor ini bisa menjadi keuntungan namun juga risiko yang perlu dipertimbangkan oleh investor jangka pendek.

Kenaikan yang konsisten ini dinilai kurang ideal sebagai instrumen investasi jangka pendek karena modal cenderung membutuhkan modal awal lebih besar dengan keuntungan maksimal yang lebih lama.

2. Sulit Dijangkau

Semakin besar berat emas, semakin banyak keuntungan di masa depan. Sebaliknya. Semakin kecil emas, semakin kecil keuntungan yang bisa didapatkan.

Namun, mengingat harga emas per gram saat ini sudah hampir mencapai angka Rp3 jutaan, tidak semua orang bisa menjangkau harga tersebut.

3. Tidak Menghasilkan Pendapatan Pasif

Keuntungan dari investasi emas baru bisa kamu rasakan ketika emas tersebut dijual. Hal ini berbeda dengan instrumen pasar modal, seperti saham, yang tidak hanya berpotensi naik harga namun juga memberikan penghasilan pasif berupa dividen setiap tahun.

4. Harga Spread Lebih Tinggi

Spread artinya selisih antara harga beli dan harga jual kembali (buyback). Dibandingkan dengan instrumen pasar modal lainnya, pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, seperti inflasi dan nilai tukar rupiah.

Oleh karena itu, untuk memperoleh keuntungan yang maksimal, sebaiknya kamu menjual emas saat harganya sedang tinggi dan selisih spread-nya relatif kecil.

Baca juga: Inilah Cara Nabung Emas Digital Untuk Pemula, Yuk Coba!

Tips Investasi Emas agar Keuntungan Maksimal

Agar investasi emas benar-benar memberikan hasil yang optimal, kamu tidak bisa asal beli lalu simpan begitu saja. Diperlukan strategi yang tepat, mulai dari perencanaan hingga cara membeli dan menjualnya. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

1. Menentukan Tujuan

Tentukan dulu tujuan investasi emas yang kamu lakukan. Apakah untuk dana darurat, biaya pendidikan, atau sekadar menjaga nilai aset.

Dengan tujuan yang jelas, kamu jadi lebih mudah menentukan strategi dan tidak tergoda menjual emas di waktu yang kurang tepat.

2. Menentukan Jangka Waktu

Emas lebih cocok untuk investasi jangka menengah hingga panjang. Jadi, pastikan kamu sudah menetapkan jangka waktu sejak awal, misalnya 3, 5, atau bahkan 10 tahun. Dengan begitu, kamu bisa lebih sabar menghadapi fluktuasi harga dalam jangka pendek.

3. Rajin Memperhatikan Harga Emas

Meskipun dikenal stabil, harga emas tetap mengalami naik turun. Karena itu, penting untuk rutin memantau pergerakannya.

Dengan begitu, kamu bisa menentukan waktu terbaik untuk membeli saat harga relatif rendah dan menjual saat harga tinggi.

4. Bijak Memilih Tempat Investasi Emas

Pastikan kamu membeli emas di tempat yang terpercaya, seperti toko emas resmi atau lembaga keuangan yang sudah terdaftar dan diawasi.

Selain menjamin keaslian, tempat yang kredibel juga biasanya menawarkan harga yang lebih transparan dan kompetitif.

5. Mulai dari Nominal Kecil

Tidak perlu langsung membeli dalam jumlah besar. Kamu bisa mulai dari nominal kecil terlebih dahulu, lalu menambah investasi secara bertahap. Cara ini bisa membantu kamu membangun kebiasaan investasi tanpa terasa berat.

Sebagai penutup, investasi emas memang masih relevan hingga saat ini, terutama kalau kamu ingin menjaga nilai aset dengan risiko yang relatif stabil.

Kalau kamu ingin mulai investasi emas dengan cara yang praktis, Tabungan Emas di Pegadaian bisa jadi pilihan menarik.

Kamu tidak harus langsung beli dalam jumlah besar, karena pembelian bisa dimulai dari 0,01 gram saja. Emas yang kamu miliki juga dijamin 24 karat, dengan biaya pengelolaan ringan hanya Rp30.000 per tahun.

Menariknya lagi, transaksi bisa dilakukan secara online lewat aplikasi Tring! by Pegadaian atau langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat.

Emas yang kamu tabung juga aman karena tersimpan di Pegadaian, dan bisa dicetak menjadi emas batangan, ditukar perhiasan, digadai, dijual, bahkan ditransfer ke sesama pemilik Tabungan Emas dengan mudah.

Sebagai gambaran, kamu juga bisa mencoba Simulasi Tabungan Emas dengan nominal harian atau bulanan sesuai kemampuanmu.

Dari situ, kamu bisa melihat potensi akumulasi emas dalam jangka panjang dan memperkirakan keuntungan yang bisa didapatkan.

Jadi, mulai saja dari sekarang. Bersama Pegadaian, investasi emas bisa jadi langkah sederhana untuk mengamankan kondisi finansialmu di masa depan!

Baca juga: Apakah Tabungan Emas Pegadaian Bisa Diambil Semua? Simak!

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved