Inilah 8 Cara Investasi pada Diri Sendiri, Yuk Terapkan!

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Inspirasi

09 February 2026
Bagikan :
image detail artikel

Saat berbicara tentang investasi terbaik, saham, properti, obligasi, hingga deposito menjadi instrumen yang langsung terlintas di pikiran setiap individu.

Namun, orang-orang sering kali melupakan satu aset penting yang nilainya bahkan tidak pernah tergerus oleh fluktuasi pasar maupun inflasi, yaitu diri sendiri.

Sebab, investasi terbaik dan menguntungkan tidak hanya tentang uang maupun angka, melainkan pada apa yang dibangun di dalam diri sendiri.

Lantas, bagaimana cara investasi pada diri sendiri? Artikel ini akan menguraikannya dengan lebih detail. Jadi, simak sampai akhir untuk mendapatkan jawabannya.

Pentingnya Investasi Sejak Dini Pada Diri Sendiri

Investasi pada diri sendiri dikenal juga sebagai investasi leher ke atas. Istilah ini merujuk pada penanaman modal di dalam diri masing-masing, berupa keterampilan, ilmu, dan lain-lain.

Harapannya, kamu dapat menerima keuntungan dari serangkaian proses menjaga serta mengembangkan kemampuan diri tersebut.

Secara umum, manfaat investasi untuk diri sendiri memang sangat banyak dan potensial. Hanya saja, sifatnya abstrak atau tidak bisa diukur dengan uang.

Namun, perlu diingat bahwa keuntungan tersebut akan bertahan selamanya. Alih-alih berkurang atau hilang, investasi leher ke atas seiring waktu justru akan bertambah.

Oleh karena itu, sebaiknya seimbangkan antara berinvestasi kepada diri sendiri dengan investasi dalam bentuk uang atau instrumen lainnya.

Tujuannya adalah agar menjadikan diri sendiri lebih berpengalaman, berkualitas, kaya akan keterampilan, serta mandiri secara finansial sehingga jaminan masa depan pun tidak terbatas.

Cara Investasi Pada Diri Sendiri

Berinvestasi pada diri sendiri dapat dimulai sejak awal dan diimplementasikan secara konsisten. Adapun beberapa cara untuk investasi ke diri sendiri, yaitu sebagai berikut.

1. Menetapkan Tujuan Pribadi

Saat hendak melakukan investasi leher ke atas, maka penting sekali untuk menetapkan tujuan pribadi dalam segala aspek terlebih dahulu.

Ini akan membantu kamu memilih arah hidup dan fokus pada apa yang ingin diraih secara sadar. Cobalah menggunakan formula SMART untuk merancang target pencapaian, yaitu:

  • Specific: Jelaskan tujuan secara jelas, detail, dan spesifik, seperti mengapa hal itu penting, di mana akan terjadi, serta siapa saja yang terlibat.
  • Measurable: Tentukan indeks kesuksesan, misalnya menggunakan metrik atau angka secara jelas untuk mengetahui jika tujuan tercapai.
  • Achievable: Pastikan bahwa tujuan yang ingin diwujudkan realistis dan bisa dicapai dengan ketersediaan sumber daya.
  • Relevant: Tujuan sepadan dengan usaha yang dikeluarkan dan memberikan dampak positif.
  • Time-bound: Menetapkan batas waktu yang jelas, seperti kapan tujuan harus selesai guna menciptakan urgensi.


Pada dasarnya, tujuan pribadi masing-masing individu tidaklah sama. Berikut ini beberapa contohnya:

  • Ingin memprioritas pendidikan untuk mengembangkan diri, pola pikir, dan cara berkomunikasi dengan orang-orang sekitar.
  • Menjadi orang sukses di usia muda dengan merintis bisnis sesuai bidang yang diminati.
  • Memperbaiki kebiasaan tidur.
  • Belajar bahasa baru dengan target fasih dalam setahun, dan lain sebagainya.


2. Membangun Networking

Selanjutnya, memperbanyak relasi, baik dari dalam maupun luar dunia profesional. Kamu dapat membangun networking dengan teman satu hobi, rekan kerja di kantor, atau satu komunitas.

Cara ini bagus untuk membantu kamu terus berkembang. Semakin banyak koneksi, maka peluang menarik yang bisa diperoleh pun semakin banyak dan terbuka lebar.

Tidak hanya offline, kamu juga bisa berjejaring secara online menggunakan media sosial sehingga jangkauannya lebih luas.

3. Terus Membaca

Investasi pada diri sendiri juga dapat direalisasikan dengan terus membaca untuk memperkaya wawasan. Luangkan waktu untuk membaca setidaknya 10 menit/hari atau 5 halaman/hari.

Lakukan kebiasan ini secara konsisten. Lalu, kamu bisa meningkatkan waktu membaca atau jumlah halaman yang dibaca perlahan-lahan.

Selain membaca artikel, buku, atau jurnal, kamu pun dapat memperluas insight baru dengan menonton video atau mendengarkan podcast edukatif.

Baca juga: Investasi Jangka Panjang: Jenis, Manfaat, dan Pilihan Terbaik di Pegadaian

4. Mengikuti Pelatihan dan Program Sertifikasi

Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan termasuk cara terbaik untuk berinvestasi ke diri sendiri. Pasalnya, di era yang serba cepat ini setiap orang dituntut untuk terus belajar.

Dengan demikian, dapat beradaptasi terhadap berbagai perubahan yang ada. Dalam hal ini, cobalah ikut pelatihan dan program sertifikasi sesuai hobi, minat, atau bidang pekerjaan.

Di kelas tersebut, kamu akan belajar banyak hal baru yang berhubungan dengan keahlian maupun kondisi sebenarnya di lapangan.

Lalu, disarankan juga untuk menghadiri webinar, workshop, atau seminar. Di acara ini, tidak hanya ilmu baru kamu pun dapat berinteraksi dengan orang yang memiliki ketertarikan serupa.

5. Memperhatikan Kesehatan

Kesehatan merupakan aset diri yang harus dijaga sebaik-baiknya. Bentuk investasi ini sama dengan menunjukkan rasa hormat pada diri sendiri serta meningkatkan kualitas hidup.

Oleh karena itu, penting sekali memperhatikan dan menjaga kesehatan fisik maupun mental. Biasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti:

  • Olahraga teratur.
  • Mengatur pola istirahat.
  • Mengonsumsi makanan dan minuman bergizi.
  • Tidak merokok atau meminum alkohol.
  • Merawat penampilan.
  • Bermeditasi dan mempraktikkan mindfulness untuk mengelola emosi.


6. Membangun Kepercayaan Diri

Cara investasi kepada diri sendiri lainnya, yaitu membangun kepercayaan diri. Mulailah dengan menyadari dan memahami value yang dimiliki.

Pasalnya, rasa kurang percaya diri sering kali disebabkan karena seseorang ragu, takut mengungkapkan, atau bahkan tidak bisa mengenali value di dalam dirinya sendiri.

Baca juga: 4 Contoh Investasi Jangka Pendek Beserta Keuntungannya

7. Menyusun Budgeting

Salah satu upaya berinvestasi ke diri sendiri yang tidak kalah penting, yaitu merencanakan keuangan dengan bijaksana untuk menjaga stabilitasnya.

Susun anggaran finansial dengan detail dan rinci. Jangan lupa atur arus keluar masuknya dana agar proses pelacakan keuangan menjadi lebih mudah.

Pertimbangkan untuk mencatat anggaran secara digital menggunakan spreadsheet. Sisihkan sebagian kecil dana untuk berinvestasi ke instrumen yang stabil, seperti emas.

Kamu dapat melakukan diversifikasi investasi emas dengan bertransaksi ke produk Deposito Emas dari Pegadaian. Langkah ini dapat membantu menciptakan rasa aman secara finansial.

8. Belajar Manajemen dan Organisasi

Belajar manajemen dan organisasi berarti fokus untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola prioritas, waktu, serta sumber daya.

Skill ini bagus untuk membantu aktivitas rutin menjadi semakin tertata, efisien, rapi, dan produktif sehingga mengurangi stres serta meningkatkan pencapaian.

Itulah beberapa cara investasi pada diri sendiri dan manfaatnya. Pada intinya, investasi leher ke atas dapat memberimu keunggulan yang kompetitif.

Hal tersebut bisa menjadi warisan yang tidak ternilai. Namun, investasi untuk diri sendiri pun bukan hanya tentang itu, melainkan juga mengamankan masa depan finansial.

Jangan biarkan potensi finansial kamu berhenti sia-sia. Alih-alih demikian, sebaiknya maksimalkan nilainya dengan perencanaan yang cerdas.

Oleh sebab itu, pertimbangkan untuk membangun fondasi keuangan yang solid dengan Deposito Emas dari Pegadaian. Melalui produk ini, aset bisa bertumbuh secara optimal.

Imbal hasil yang ditawarkan, yaitu tambahan dalam bentuk gram. Deposito Emas menerapkan minimal transaksi sebesar 5 gram dengan masa tenor fleksibel, mulai dari 3, 6, 9, dan 12 bulan.

Untuk mengajukan transaksinya, maka kamu harus sudah memiliki rekening Tabungan Emas. Jika belum, maka bisa membuka rekening aktif terlebih dahulu di aplikasi Tring! by Pegadaian.

Jadi, yuk upgrade diri dan tingkatkan nilai aset untuk masa depan mulai dari sekarang dengan Deposito Emas di Pegadaian!

Baca juga: 6+ Investasi Online untuk Pemula yang Mudah, Aman, dan Menguntungkan

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved