9 Cara Menabung untuk Umrah yang Efektif, Mulai dari Nol!

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Keuangan

16 May 2026
Bagikan :
image detail artikel

Cara menabung untuk umrah bisa kamu mulai dari sekarang dengan strategi yang tepat dan melakukannya dengan konsisten.

Sayangnya, banyak orang menunda karena merasa biayanya besar. Padahal, jika direncanakan dengan baik, target ini sangat mungkin dicapai.

Kunci utama cara menabung untuk umrah bukan seberapa besar uang yang kamu punya hari ini, melainkan seberapa disiplin kamu mengelolanya.

Dengan langkah yang terarah, impian untuk berangkat ke Tanah Suci bisa jadi lebih dekat daripada yang kamu kira.

Penasaran berapa estimasi biaya umrah 2026 dan cara menabung untuk memenuhinya? Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini untuk merencanakan persiapan umrah yang terarah.

Biaya Umrah 2026

Cara menabung untuk umrah akan jauh lebih mudah jika kamu sudah mengetahui target biaya yang harus dikumpulkan.

Tanpa angka pasti, proses menabung akan terasa tidak jelas dan cenderung lama. Berdasarkan referensi terbaru, biaya umrah 2026 dibagi dalam beberapa paket berikut:

  • Paket Ekonomi (9 hari): Rp27-32 juta.
  • Paket Reguler (12 hari): Rp32-38 juta.
  • Paket Premium/Plus (12–14 hari): Rp40-55 juta.
  • Paket VIP/Eksekutif: Rp55-80 juta.


Untuk pengalaman yang nyaman, biasanya paket reguler hingga premium jadi pilihan favorit. Jangan lupa siapkan juga dana tambahan sekitar Rp5-10 juta untuk kebutuhan pribadi.

Dengan begitu, total target realistis untuk menabung untuk umrah adalah sekitar Rp35-50 juta. Angka ini bisa kamu sesuaikan dengan kemampuan dan rencana keberangkatan.

Sebagai catatan, rincian biaya umrah ini hanya bersifat estimasi. Dana yang kamu siapkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Cara Menabung untuk Umrah yang Efisien

Cara menabung untuk umrah bisa dilakukan siapa saja, termasuk kamu yang memulai dari nol. Pastikan sistem menabung jelas dan mudah dijalankan seperti yang dijabarkan di bawah ini:

1. Tentukan Tanggal Keberangkatan Sejak Awal

Cara menabung untuk umrah akan lebih terarah jika kamu punya target waktu yang jelas. Misalnya saja, kamu ingin berangkat pada 2027.

Dengan target waktu tersebut, kamu bisa menghitung kebutuhan tabungan bulanan. Jadi, misalnya kamu ingin berangkat dalam 15 bulan dengan Rp40 juta, itu artinya kamu perlu menabung sekitar Rp2,7 juta per bulan.

2. Buka Rekening Khusus Umrah

Memisahkan tabungan adalah langkah penting dalam cara menabung untuk umrah. Jika dicampur, uang akan mudah terpakai untuk kebutuhan lain.

Pilih rekening khusus umrah, idealnya tanpa kartu ATM agar tidak mudah diakses. Anggap uang yang sudah masuk sebagai dana ibadah yang tidak boleh diganggu.

3. Manfaatkan Autodebet Gaji

Cara menabung untuk umrah bisa lebih disiplin dengan sistem autodebit. Atur transfer otomatis setiap tanggal gajian.

Dengan cara ini, kamu tidak perlu mengandalkan niat setiap bulan. Uang langsung tersisih sebelum digunakan untuk kebutuhan lain.

Baca juga: Detail Biaya Umrah, Kenali Jenis-Jenis Paket dan Kisarannya

4. Mulai dari Nominal Kecil tapi Rutin

Jangan menunggu bisa menabung besar untuk memulai cara menabung untuk umrah. Mulailah dari nominal kecil yang terasa ringan. Contohnya:

  • Rp20 ribu per hari.
  • Rp100 ribu per minggu.
  • Rp1 juta per bulan.


Konsistensi seperti ini jauh lebih penting daripada jumlah besar yang tidak rutin. Jadi, jangan minder jika kamu hanya menabung dengan nominal kecil.

5. Sisihkan Bonus dan THR

Pendapatan tambahan bisa mempercepat menabung untuk umrah secara signifikan. Jangan habiskan semuanya untuk konsumsi. Agar target bisa tercapai jauh lebih cepat, kamu bisa gunakan strategi:

  • 70% masuk tabungan umrah.
  • 30% untuk kebutuhan pribadi.

6. Audit Pengeluaran Bulanan

Banyak orang tidak sadar memiliki pengeluaran kecil yang rutin, tetapi totalnya besar. Coba cek pengeluaran seperti:

  • Kopi harian.
  • Langganan aplikasi.
  • Belanja impulsif.
  • Makan di luar.


Pengeluaran kecil ini sering menjadi penghambat menabung untuk umrah. Kamu cukup mengurangi sebagian saja dan langsung mengalihkan ke tabungan umrah.

7. Gunakan Metode Anggaran yang Tepat

Cara menabung untuk umrah juga perlu didukung dengan pengaturan keuangan. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah 50/30/20.

Namun, kamu bebas menyesuaikan dengan kondisi karena yang penting adalah ada porsi khusus untuk tabungan umrah setiap bulan.

8. Cari Penghasilan Tambahan

Jika penghasilan utama terasa pas-pasan, kamu bisa menambah pemasukan. Ini akan sangat membantu dalam menabung untuk umrah.

Penghasilan tambahan kecil pun akan berdampak besar jika dilakukan dengan rutin. Beberapa ide yang bisa dicoba:

  • Jualan online.
  • Freelance.
  • Reseller.
  • Jasa sesuai keahlian.

9. Pertimbangkan Investasi Syariah

Cara menabung untuk umrah juga bisa dikombinasikan dengan investasi. Ini penting agar nilai uang tidak tergerus inflasi. Pilihan instrumen antara lain:

  • Tabungan haji/umrah.
  • Deposito syariah.
  • Reksadana syariah.
  • Emas.


Namun, sebelum memutuskan, pastikan investasi tersebut sesuai dengan jangka waktu dan profil risiko.

Baca juga: 9 Persiapan Umrah untuk Ibadah yang Nyaman di Tanah Suci

Mengapa Perlu Menabung Umrah dari Sekarang?

Cara menabung untuk umrah sebaiknya dimulai sedini mungkin karena biaya terus meningkat setiap tahun. Menunda hanya akan membuat target semakin berat. Dengan menabung lebih awal, kamu bisa:

  • Mengumpulkan dana secara bertahap.
  • Mengurangi beban finansial.
  • Lebih siap secara mental dan spiritual.


Selain itu, kamu juga punya waktu untuk memilih paket terbaik sesuai kebutuhan. Namun, bagaimana jika tabungan belum cukup?

Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah layanan pembiayaan berbasis syariah, seperti Pembiayaan Wisata dari Pegadaian. Sistemnya menggunakan jaminan dan mengikuti fatwa DSN-MUI.

Pembiayaan ini memberikan pinjaman untuk wisata rohani, seperti umrah, dengan jaminan emas batangan atau perhiasan dan saldo Tabungan Emas. Tersedia juga sistem angsuran yang fleksibel.

Untuk mengajukan pembiayaan ini, kamu hanya perlu menyiapkan dokumen dasar, seperti identitas diri dan paspor yang masih berlaku. Selain itu, pastikan kamu memiliki jaminan dan memenuhi syarat usia sesuai ketentuan.

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat. Kabar baiknya, pengajuan Pembiayaan Wisata juga akan tersedia dalam waktu dekat di aplikasi Tring! by Pegadaian.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan Pembiayaan Wisata untuk berangkat umrah dengan nyaman bersama Pegadaian!

Baca juga: 5 Rukun Umrah: Syarat dan Keutamaan Pelaksanaannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved