Simulasi Perhitungan Gadai di Pegadaian & Komponen Biayanya

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Keuangan

05 May 2026
Bagikan :
image detail artikel

Butuh dana cepat tapi masih ragu soal hitung-hitungan biayanya? Memahami perhitungan gadai di Pegadaian bisa jadi langkah awal yang penting sebelum kamu mengajukan pinjaman.

Dengan mempelajari cara kerjanya, kamu tidak hanya bisa memperkirakan jumlah dana yang diterima, tapi juga total yang perlu ditebus nanti.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini agar kamu bisa lebih yakin sebelum mengajukan gadai.

Apa Itu Gadai di Pegadaian?

Gadai adalah salah satu layanan pinjaman di Pegadaian dengan jaminan barang berharga, seperti emas, barang elektronik, hingga kendaraan. Nasabah akan mendapatkan dana berdasarkan hasil taksiran barang, lalu bisa menebusnya kembali setelah pinjaman dilunasi.

Selama masa pinjaman, barang jaminan akan disimpan oleh pihak Pegadaian. Namun, kamu tetap dapat memiliki barang tersebut selama mampu menebusnya sesuai ketentuan.

Komponen dalam Perhitungan Gadai di Pegadaian

Sebelum memutuskan untuk gadai emas atau barang berharga lainnya, pastikan kamu sudah mengetahui adanya komponen penting yang dapat memengaruhi perhitungan dan nilai pinjaman.

Perhitungan gadai di Pegadaian umumnya terdiri dari beberapa komponen utama, mencakup:

1. Nilai Taksiran

Nilai taksiran adalah perkiraan nilai barang berdasarkan harga pasar dan kondisi barang. Ini menjadi dasar penentuan pinjaman.

2. Rasio Taksir

Rasio taksir adalah persentase pinjaman dari nilai taksiran yang menentukan besar dana yang bisa kamu terima. Semakin tinggi rasio taksir, semakin besar dana yang bisa kamu terima dari nilai barang yang digadaikan. Misalnya:

  • Emas: sekitar 90–99%.
  • Non emas: maksimal 90%.
  • Barang elektronik: maksimal 94%.
  • Barang mewah: sekitar 90–92%.

3. Uang Pinjaman

Uang pinjaman merupakan jumlah dana yang diterima nasabah berdasarkan hasil taksiran dan rasio taksir yang berlaku. Besarnya akan menyesuaikan dengan jenis dan nilai barang yang digadaikan.

4. Sewa Modal (Bunga)

Sewa modal adalah biaya pinjaman yang dihitung harian sejak pencairan dana. Di Pegadaian, umumnya perhitungan sewa modal didasarkan pada periode per 15 hari untuk tenor 120 hari pada produk gadai emas.

Sementara itu, tarifnya dapat berbeda tergantung jenis barang dan jumlah pinjaman, misalnya:

  • Emas: mulai sekitar 0,07–0,15% per hari atau 1–1,2% per 15 hari.
  • Barang elektronik: sekitar 0,15% per hari.
  • Kendaraan: sekitar 0,09% per hari.

5. Biaya Administrasi

Biaya administrasi merupakan biaya awal yang dikenakan saat pencairan dana, yaitu sekitar Rp2.000-Rp125.000, tergantung nilai pinjamannya.

6. Tenor (Jangka Waktu)

Pilihan tenor untuk produk gadai di Pegadaian antara lain 30 hari, 120 hari, hingga 180 hari khusus emas, dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Baca juga: Apa Saja yang Bisa Digadaikan di Pegadaian? Cek Daftarnya Disini!

Simulasi Perhitungan Gadai di Pegadaian

Supaya lebih mudah memahami perhitungan gadai di Pegadaian, kamu bisa melihatnya lewat contoh sederhana.

Dengan simulasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana nilai taksiran, sewa modal, dan jangka waktu memengaruhi total biaya yang harus dibayarkan saat menebus barang. Berikut beberapa contoh simulasinya:

1. Simulasi Gadai Emas

Gadai emas adalah layanan pinjaman dengan jaminan berupa emas, baik batangan, perhiasan, maupun berlian.

Prosesnya cukup praktis. Kamu hanya perlu datang ke kantor cabang Pegadaian dengan membawa identitas resmi (KTP) dan emas sebagai jaminan.

Petugas akan menaksir nilai emas yang kamu bawa, lalu menentukan jumlah pinjaman yang bisa diberikan. Jika kamu setuju, proses bisa langsung dilanjutkan hingga pencairan dana.

Secara umum, ketentuan gadai emas dapat dilihat pada tabel berikut:

Sebagai contoh, Rina membutuhkan dana cepat untuk biaya pengobatan. Ia memutuskan menggadaikan emas di Pegadaian. Setelah ditaksir, nilai emas tersebut sebesar Rp10.000.000.

Dari hasil taksiran, Rina mendapatkan pinjaman sebesar 90% atau Rp9.000.000. Sewa modal yang dikenakan sebesar 0,1% per hari dengan tenor 120 hari. Maka biaya pelunasan yang harus dibayar Rina adalah:

Sewa modal per hari:
0,1% × Rp9.000.000 = Rp9.000

Total sewa modal selama 120 hari:
Rp9.000 × 120 = Rp1.080.000

Total yang harus ditebus Rina:
Rp9.000.000 + Rp1.080.000 = Rp10.080.000

Agar lebih yakin, kamu juga bisa menghitungnya melalui fitur Simulasi Gadai Emas di situs resmi Pegadaian.

2. Simulasi Gadai Elektronik

Gadai elektronik merupakan layanan pinjaman dengan barang elektronik sebagai jaminan sementara.

Barang seperti smartphone, laptop, kamera, atau televisi bisa diajukan selama kondisinya masih layak pakai. Menariknya, pengajuannya juga cukup sederhana karena biasanya hanya membutuhkan unit barang tanpa kelengkapan tambahan.

Berikut gambaran umum ketentuan untuk fitur gadai elektronik harian di Pegadaian:

Sebagai contoh, Andi menggadaikan laptop miliknya karena membutuhkan dana untuk keperluan mendesak. Setelah ditaksir, nilai laptop tersebut adalah Rp3.000.000.

Andi mendapatkan pinjaman sebesar 85% atau Rp2.550.000. Sewa modal yang berlaku sebesar 0,15% per hari dengan tenor 30 hari. Maka biaya yang harus dibayarkan Andi untuk pelunasan adalah:

Sewa modal per hari:
0,15% × Rp2.550.000 = Rp3.825

Total sewa modal selama 30 hari:
Rp3.825 × 30 = Rp114.750

Total yang harus ditebus Andi:
Rp2.550.000 + Rp114.750 = Rp2.664.750

Baca juga: Syarat dan Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian

3. Simulasi Gadai Kendaraan

Selain emas dan elektronik, kendaraan bermotor juga bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman. Melalui layanan Gadai Kendaraan di Pegadaian, kamu bisa mengajukan dana dengan menjaminkan motor atau mobil yang dimiliki.

Cukup bawa identitas diri (KTP) serta dokumen penting, seperti BPKB dan STNK, lalu petugas akan melakukan penaksiran dan menginformasikan jumlah pinjaman yang bisa diberikan.

Sebagai contoh, Budi membutuhkan tambahan modal usaha dalam waktu singkat. Ia memutuskan menggadaikan sepeda motor miliknya. Setelah ditaksir, nilai kendaraan tersebut sebesar Rp20.000.000.

Budi memperoleh pinjaman sebesar 70% atau Rp14.000.000 dengan sewa modal 0,09% per hari dan tenor 30 hari. Maka perhitungannya adalah:

Sewa modal per hari:
0,09% × Rp14.000.000 = Rp12.600

Total sewa modal selama 30 hari:
Rp12.600 × 30 = Rp378.000

Total yang harus ditebus Budi:
Rp14.000.000 + Rp378.000 = Rp14.378.000

Itulah penjelasan mengenai perhitungan gadai di Pegadaian, mulai dari komponen hingga simulasi untuk berbagai jenis barang. Kini, kamu bisa lebih mudah menentukan jumlah pinjaman dan mengatur rencana pelunasan sesuai kemampuan.

Sebagai lembaga jasa keuangan, Pegadaian menawarkan berbagai produk gadai yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Ini bisa menjadi solusi saat kamu membutuhkan dana cepat tanpa harus menjual barang yang dimiliki.

Jika kamu sedang butuh dana dalam waktu singkat, layanan Gadai Emas maupun Gadai Elektronik bisa jadi opsi yang menarik.

Kamu bisa langsung datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat untuk mengajukan pinjaman dan merasakan proses yang transparan dan terjamin keamanannya.

Baca juga: Inilah Syarat Gadai iPad di Pegadaian, Cara, & Keuntungannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved