Bisnis Daging Sapi: Modal, Cara Memulai, & Keuntungannya

Seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat akan kebutuhan protein hewani untuk mendukung gaya hidup sehat, permintaan terhadap daging sapi berkualitas terus meningkat.
Alhasil, menjadi salah satu yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai peluang bisnis. Pasalnya, perputaran modal bisnis daging sapi cepat dengan potensi keuntungan cukup menggiurkan.
Melalui usaha ini, kamu bukan sekadar menjual produk melainkan juga menyediakan solusi pangan yang mengandung protein tinggi bagi masyarakat.
Tetapi, kira-kira berapakah modal usaha daging sapi yang dibutuhkan? Mari bahas lebih jauh di artikel berikut sampai akhir.
Modal Usaha Daging Sapi
Untuk memulai usaha daging sapi, kamu perlu menyiapkan modal yang memadai. Susunlah rencana anggaran dengan jelas dan detail. Berikut ini contoh rincian modal usaha daging sapi.

Sebagai catatan, rincian di atas hanyalah estimasi sehingga sifatnya pun masih perkiraan. Oleh karena itu, dapat berbeda bergantung pada lokasi, skala usaha, dan lain sebagainya.
Di samping itu, biaya yang tertera pun belum termasuk biaya tidak terduga. Biaya atau harga bisa lebih mahal maupun terjangkau sesuai kebutuhan masing-masing usaha.
Jika kamu tidak menyewa tempat atau merekrut karyawan, maka biaya mungkin bisa lebih kecil atau dialokasikan ke kebutuhan lainnya yang dirasa lebih penting.
Jadi, sebaiknya lakukan riset mendalam terlebih dahulu dan perhitungkan setiap biaya secara akurat untuk mengetahui kebutuhan modal secara pasti.
Cara Memulai Bisnis Daging Sapi
Bisnis daging termasuk usaha yang banyak diminati sehingga tidak pernah sepi. Namun, perlu diingat bahwa memulai usaha ini bukan hanya sekadar menjual produk saja.
Lebih dari itu, kamu perlu menyiapkan berbagai aspek penting lainnya untuk mendukung kelancaran usaha. Adapun langkah awal dimulainya bisnis daging sapi. Yaitu:
1. Kenali Pasar dan Riset
Sebagai langkah awal, kamu perlu mengenali pasar dengan melakukan riset mendalam. Riset ini, mencakup analisis harga pasar, kompetitor, dan kebutuhan maupun preferensi konsumen.
Hasil riset yang diperoleh bisa digunakan untuk menentukan arah dan strategi bisnis. Setelah memahami pasar, tentukan target pasar yang hendak dituju dengan spesifik.
Misalnya, apakah ingin memfokuskan bisnis penjualan daging sapi pada konsumen restoran, catering, rumah tangga, hotel, atau pedagang di pasar.
Ini akan membantu dalam menyusun rancangan strategi pemasaran yang lebih efisien dan menyesuaikan produk serta layanan dengan kebutuhan maupun preferensi konsumen.
2. Tentukan Konsep Usaha
Konsep bisnis perlu ditentukan sejak awal karena bisa berpengaruh pada persiapan modal. Terdapat beberapa opsi relevan yang dapat dijadikan sebagai pilihan, di antaranya:
- Penjualan Daging Olahan: Produk meliputi, sosis, nugget, bakso, atau daging marinasi untuk nilai tambah.
- Daging Sapi Mentah: Daging sapi beku dan tidak beku. Opsi ini cocok untuk konsumen/pelanggan yang mencari produk daging sapi segar.
- Kombinasi Keduanya: Menjual variasi produk untuk menarik minat lebih banyak calon konsumen.
Sebaiknya, pilih konsep usaha yang sesuai keahlian, modal, serta sumber daya. Jika menjual dalam bentuk olahan matang, maka pastikan kualitas dan cita rasa produk.
Siapkan pula peralatan dan perlengkapan yang memadai. Apabila hendak menjual produk dalam bentuk mentah, pikirkan bagaimana pengolahan serta penyimpanan secara aman.
Tidak hanya konsep, kamu pun perlu menentukan bagaimana model usaha yang akan dijalankan, seperti:
- Eceran (menjual ke konsumen langsung): Biasanya, modal bisa lebih kecil namun membutuhkan strategi promosi yang solid.
- Grosir (menjual ke sesama pelaku bisnis): Umumnya, memerlukan modal relatif besar serta kapasitas penyimpanan yang banyak. Perputaran stok model usaha ini lebih cepat.
Baca juga: Rincian Modal Usaha Warmindo dan Tips untuk Mulai Merintisnya
3. Pahami Regulasi dan Perizinan
Perlu diketahui bahwa menjalankan bisnis membutuhkan izin secara legal. Jadi, pastikan kamu mematuhi regulasi dan memahami seluruh syarat hukumnya, seperti:
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk perpajakan usaha.
- Izin Lokasi dan Izin Lingkungan (bergantung pada lokasi bisnis).
- Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) untuk legalitas bisnis.
- Izin dari Dinas Kesehatan demi menjaga standar higienis produk.
- Peraturan sanitasi, dan lain sebagainya.
Dengan memenuhi peraturan, bisnis dapat terhindar dari masalah hukum. Untuk memastikan kelangsungannya, jangan lupa memperbarui izin yang dibutuhkan sesuai ketentuan.
4. Pilih Pemasok yang Tepat
Daging memiliki risiko cepat basi. Oleh karena itu, kamu perlu mempertimbangkan untuk mencari supplier secara tepat agar mendapatkan daging sapi berkualitas tinggi.
Di samping itu, pilih pemasok yang tepercaya, bereputasi baik, serta mampu memenuhi kebutuhan daging sapi untuk usaha secara konsisten.
Pastikan bahwa pemasok yang dipilih memiliki pengetahuan memadai seputar ciri-ciri daging berkualitas, mempunyai gudang pendingin, dan menaati standar kebersihan serta kesehatan.
Untuk memastikan kualitas maupun keamanan produk tetap terjaga, maka lakukanlah audit terhadap pemasok secara rutin.
5. Tetapkan Lokasi Usaha
Lokasi usaha dapat berdampak pada daya saing bisnis. Ketika hendak menetapkannya, pastikan kamu telah mempertimbangkan aksesibilitasnya.
Pilih area yang ramai dan strategis agar mudah dijangkau pembeli. Dengan demikian, berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan serta penjualan produk.
Perhatikan juga faktor kenyamanan dan keamanan lokasi bagi konsumen maupun produsen untuk memudahkan proses operasional harian.
6. Siapkan Modal
Modal memiliki peranan besar dalam kesuksesan usaha. Maka dari itu, harus dipersiapkan dan diperhitungkan dengan cermat untuk menunjang terlaksananya operasional usaha.
Modal bisnis bisa didapatkan dari sumber mana pun, mulai dari tabungan pribadi, investor, kerabat, teman, hingga pendanaan usaha dari lembaga keuangan.
Jika ingin yang mudah dan cepat, kamu dapat mengajukan produk Pinjaman Usaha Pegadaian dengan hanya menjaminkan BPKB kendaraan saja.
Nah, rencanakan anggaran dana secara terperinci. Dengan demikian, bisa memudahkan kamu dalam mengelola dan melacak arus kas.
7. Susun Strategi Marketing
Salah satu kunci untuk menarik minat pembeli adalah dengan rajin promosi. Cobalah memasarkan produk secara offline maupun online dengan strategi marketing berikut.
- Offline: Menawarkan diskon atau harga spesial untuk pembelian pertama. Selain itu, mengadakan acara demo memasak di toko. Upaya ini bagus untuk meningkatkan visibilitas bisnis dan menjangkau lebih banyak konsumen.
- Online: Memanfaatkan media sosial dengan mengunggah foto atau video resep menggunakan daging sapi sebagai bahan dasar. Kamu pun bisa membuat konten seputar tips memilih daging berkualitas. Langkah Ini berguna untuk membangun brand awareness.
Baca juga: Rincian Modal Usaha Angkringan, Terjangkau untuk Pemula!
8. Jaga Kualitas Produk
Sebagai pelaku usaha, menjaga kualitas produk adalah hal yang harus diprioritaskan. Pastikan kamu menyimpan produk atau stok daging segar sesuai standar.
Lakukan pengontrolan kualitas produk secara berkala. Jalin hubungan baik dengan pemasok maupun konsumen/pelanggan melalui komunikasi dan interaksi yang transparan.
Jika perlu, buatlah sistem feedback untuk menerima kritik, saran, dan opini dari pembeli. Layani setiap pembeli dengan ramah dan gunakan bahasa yang komunikatif.
Konsistensi dalam menyediakan produk berkualitas dan pelayanan pelanggan yang baik dapat membangun kepercayaan serta reputasi bisnis.
Pelanggan yang merasa puas, kemungkinan besar akan kembali membeli produk. Bahkan, mereka tidak akan segan memberikan rekomendasi kepada konsumen lainnya.
Keuntungan Jual Daging Sapi
Di Indonesia, bisnis daging sapi memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang sehingga relatif menjanjikan. Selain itu, ada banyak keuntungan jual daging sapi, di antaranya:
- Permintaan pasar yang stabil, bahkan cenderung tinggi karena termasuk komoditas utama untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun industri kuliner.
- Potensi margin keuntungan yang signifikan.
- Produk yang ditawarkan cukup variatif.
- Sasaran pasarnya luas, mulai dari konsumen rumah tangga hingga industri berskala besar.
- Dapat dikembangkan menjadi bisnis olahan daging atau restoran.
- Adanya dukungan dari teknologi sehingga proses penyimpanan hingga distribusi daging sapi menjadi semakin mudah.
- Peluang untuk bekerja sama dengan peternak sapi atau perusahaan distribusi.
Berdasarkan pemaparan informasi di atas, bisa dikatakan bahwa bisnis daging sapi bukanlah musiman tetapi memiliki prospek cerah dalam jangka panjang.
Hanya saja, memang membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk stok harian atau bahkan pengadaan sapi bakalan. Tetapi, jangan biarkan hal ini menghalangi jalanmu.
Kamu dapat mengandalkan Pinjaman Usaha dari Pegadaian untuk mengatasi kendala permodalan. Layanan ini cocok untuk pendanaan usaha individu maupun badan usaha.
Cukup ajukan transaksinya secara langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat dengan jaminan BPKB kendaraan. Cicilan yang diterapkan per bulan bersifat tetap.
Setelah tahap verifikasi, survei, dan persetujuan pinjaman selesai, nasabah bisa menerima uang kredit. Kemudian, nasabah akan memperoleh kegiatan pendampingan dari tim Pegadaian.
Menarik sekali, bukan? Yuk, jangan ragu untuk memulai bisnis dan kembangkan dengan bantuan permodalan dari Pinjaman Usaha di Pegadaian sekarang!
Baca juga: 10 Ide Usaha Modal 50 Juta Komersial yang Bisa Diterapkan!
Artikel Lainnya

Wirausaha
Macam-Macam Ide Bisnis Bagi Mahasiswa di Musim Liburan
Untuk menjadi seorang wirausaha tidak diperlukan ijazah khusus. Meskipun masih berstatus sebagai mahasiswa atau pelajar, Anda bebas memulai bisnis apa pun. Namun, agar tidak mengganggu konsentrasi belajar, mulailah usaha atau bisnis pada saat liburan. Pada saat-saat seperti sekarang ini, Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk mengurus bisnis sehingga hasilnya pun maksimal. Apa saja ide […]

Wirausaha
Kerja Keras dan Prestasi Seniman Tanah Air di Hong Kong
Saat orang berbisnis dan mengembangkan usaha, kerja keras menjadi bukti kesuksesan mereka. Namun kesuksesan dengan kerja keras terbukti dalam hal lainnya. Kali ini kerja keras yang menuai prestasi muncul dari para seniman tanah air yang melanglang buana ke luar negeri. Kisah inspiratif hari ini datang dari sebuah band asal Indonesia bernama ID Talent. Mungkin banyak […]

Wirausaha
9 Faktor Keberhasilan Wirausaha yang Wajib Diketahui
Keberhasilan usaha disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya mampu berinovasi dan beradaptasi. Yuk, cari tahu faktor keberhasilan wirausaha di sini!
