Kurban Sapi untuk Berapa Orang? Ketahui Jumlah & Aturannya!

Kurban sapi untuk berapa orang? Banyak orang yang berencana untuk berkurban penasaran tentang hal ini menjelang perayaan Iduladha.
Hal ini karena banyak orang yang ingin berkurban, tetapi masih ragu soal aturan patungan dan jumlah orang yang diperbolehkan.
Artikel ini akan membahas hukum, dalil, hingga teknis pembagian kurban sapi. Simak selengkapnya di bawah ini.
Hukum Kurban Sapi
Dalam Islam, ibadah kurban termasuk sunah muakad, yaitu amalan yang sangat dianjurkan bagi yang mampu.
Rasulullah saw. bahkan memberikan peringatan keras bagi orang yang mampu, tetapi tidak berkurban. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah kurban memiliki kedudukan penting dalam syariat.
Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt., kurban juga menjadi sarana berbagi kepada sesama. Daging yang dibagikan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kurban Sapi untuk Berapa Orang?
Ketentuan tentang berapa orang yang diperbolehkan untuk berkurban seekor sapi dijelaskan dalam berbagai hadis sahih. Mayoritas ulama sepakat bahwa satu ekor sapi dapat digunakan untuk maksimal tujuh orang.
Hal ini berdasarkan hadis dari Jabir bin Abdullah ra. yang menyebutkan bahwa para sahabat pernah berkurban bersama Rasulullah saw. dengan satu sapi untuk tujuh orang.
Artinya, jika kamu ingin berkurban sapi tetapi belum mampu membeli satu ekor penuh, kamu bisa patungan dengan enam orang lainnya.
Dengan begitu, masing-masing orang tetap mendapatkan pahala kurban secara utuh. Namun, beberapa poin penting yang harus diperhatikan terkait patungan kurban sapi adalah:
- Maksimal 7 orang dalam satu sapi.
- Setiap orang harus memiliki niat kurban.
- Tidak boleh satu bagian untuk lebih dari satu orang.
- Berlaku untuk sapi, kerbau, dan unta.
Dengan sistem ini, kurban menjadi lebih ringan secara biaya, tetapi tetap sah secara syariat. Jadi, tidak perlu ragu untuk ikut patungan jika memang itu pilihan terbaik.
Baca juga: Bisnis Daging Sapi: Modal, Cara Memulai, & Keuntungannya
Lebih Baik Kurban 1 Kambing atau Patungan 1/7 Sapi?
Perbandingan ini sering menjadi dilema. Sebagian ulama berpendapat bahwa satu ekor kambing lebih utama daripada patungan 1/7 sapi.
Alasannya, orang yang berkurban bisa menyembelih sendiri hewan kurbannya. Selain itu, jumlah hewan yang disembelih juga lebih banyak jika setiap orang memilih kambing.
Namun, ada juga pandangan lain yang melihat dari sisi nilai dan jumlah daging. Sapi menghasilkan lebih banyak daging sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
Adapun urutan keutamaan hewan yang dijadikan kurban menurut sebagian ulama adalah sebagai berikut:
- Unta (paling utama).
- Sapi utuh.
- Kambing atau domba.
- 1/7 unta.
- 1/7 sapi.
Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali pada kemampuan finansial kamu. Jika mampu membeli kambing sendiri, maka berkurbanlah sendiri.
Namun, jika patungan sapi lebih realistis, maka itu juga menjadi amalan yang baik dan sah. Hal yang terpenting adalah niat dan keikhlasan dalam beribadah.
Syarat Kurban Sapi
Sebelum menjalankan ibadah kurban, pastikan bahwa hewan yang dikurbankan sudah memenuhi syarat. Ini hal yang penting agar ibadah kurban kamu diterima. Beberapa syarat kurban sapi yang wajib diperhatikan adalah:
- Sapi harus sehat dan tidak cacat.
- Usia minimal sudah cukup (umumnya di atas 2 tahun).
- Bukan hasil curian atau transaksi haram.
- Disembelih pada waktu yang ditentukan (10-13 Zulhijah).
Pastikan hewan kurban tidak memiliki cacat, seperti pincang, buta, atau sakit parah yang bisa membuat kurban kamu menjadi tidak sah. Memastikan syarat ini sejak awal akan menghindarkan kamu dari kesalahan dalam beribadah.
Keutamaan Memilih Kurban Sapi
Banyak yang memilih kurban sapi karena sapi memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya adalah jumlah daging yang lebih banyak dibandingkan dengan kambing.
Dengan daging yang melimpah, pembagiannya pun menjadi lebih luas. Ini tentu meningkatkan manfaat sosial dari ibadah kurban.
Selain itu, sistem patungan membuat biaya lebih ringan. Kamu tidak perlu mengeluarkan dana besar sendirian untuk tetap bisa berkurban.
Adapun keutamaan lainnya adalah meningkatkan kebersamaan antarpeserta patungan sehingga cocok untuk komunitas atau keluarga besar.
Baca juga: 4 Resep Semur Daging Sapi Spesial Lebaran yang Kaya Bumbu
Pentingnya Niat dan Kejelasan saat Patungan Kurban Sapi
Niat menjadi faktor yang menentukan sah atau tidaknya kurban. Setiap peserta harus memiliki niat kurban secara pribadi.
Jika ada yang ikut patungan tanpa niat berkurban, maka orang tersebut tidak mendapatkan pahala, bahkan bisa memengaruhi keabsahan bagian tersebut. Adapun beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah:
- Setiap 1 bagian = 1 orang.
- Tidak boleh satu bagian untuk dua orang.
- Niat harus jelas sejak awal.
- Peserta harus mukallaf (dewasa dan berakal).
Kejelasan ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Jadi, pastikan semua peserta sudah sepakat dan memahami aturan sejak awal.
Itulah pembahasan terkait ketentuan kurban sapi yang perlu kamu ketahui. Bagi kamu yang berencana berkurban, Pegadaian siap melayani dengan layanan pembayaran yang tersedia di outlet terdekat.
Layanan pembayaran kurban dari Pegadaian ini merupakan hasil kerja sama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Selain kurban, Pegadaian juga melayani pembayaran zakat.
Di samping kebutuhan pembayaran kurban, hal-hal lain dalam kehidupan finansialmu juga tidak boleh dikesampingkan. Untuk mengamankan nilai aset di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, kamu bisa mencoba Cicil Emas di Pegadaian.
Selain nilai emas yang cenderung stabil meskipun fluktuatif dari waktu ke waktu, emas juga mudah dicairkan. Adapun keunggulan lain yang ditawarkan oleh Cicil Emas adalah:
- Emas 24 karat bersertifikat.
- Cicilan tetap meski harga emas naik.
- Bisa dijual kembali kapan saja.
- Bebas biaya penalti.
Berikut simulasi sederhana Cicil Emas di Pegadaian, dengan harga emas per 7 Mei 2026, Rp2.743.000 per gram dan denom emas 5 gram:
- Harga emas = 5 gram x Rp2.743.000 = Rp13.715.000
- Uang muka 15% = 15% x Rp13.715.000 = Rp2.057.250
Sisa pembiayaannya:
Rp13.715.000 - Rp2.057.250 = Rp11.657.750
Simulasi tenor untuk 12 bulan:
- Pokok angsuran per bulan = Rp11.657.750 : 12 = Rp971.417
- Sewa modal per bulan = 0,92% x Rp11.657.750 = Rp107.244
Total angsuran per bulan:
Rp971.417 + Rp107.244 = Rp1.078.661
Jika ingin mengetahui berapa cicilan yang perlu dibayarkan untuk target gramasi emas yang kamu tentukan, gunakan fitur Simulasi Cicil Emas dari Pegadaian.
Yuk, ajukan Cicil Emas segera melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat!
Baca juga: 5 Langkah Sukses Bisnis Hewan Kurban
Artikel Lainnya

Inspirasi
Apa itu Iftar? Ini Pengertian, Keutamaan, dan Hukumnya
Iftar adalah kegiatan di mana seseorang yang berpuasa membatalkan puasanya dengan cara makan atau minum. Yuk, pahami arti lengkapnya di sini!

Inspirasi
20 Ide Bisnis 2026 yang Menjanjikan untuk Pemula dan Minim Modal
Tidak semua bisnis butuh investasi besar di awal! Inilah berbagai ide bisnis 2026 yang bisa dimulai dengan modal kecil tapi menjanjikan.

Inspirasi
5 Produk Lokal Indonesia yang Paling Mendunia
Percaya nggak kalau produk lokal Indonesia tak kalah dari produk impor? Mau bukti? Yuk, simak produk lokal Indonesia yang mendunia di sini!
