54 Contoh Resolusi 2026 untuk Hidup yang Lebih Baik, Catat!

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Inspirasi

24 January 2026
Bagikan :
image detail artikel

Ketika memulai awal 2026, momen refleksi sering kali muncul sehingga memicu diri sendiri untuk menetapkan daftar keinginan dan tujuan yang spesifik.

Bukan tanpa alasan, pada hakikatnya setiap tahun baru diibaratkan sebagai kanvas kosong. Siapa pun dapat mengisinya dengan berbagai resolusi tahun baru yang diiringi niat terbaik.

Hanya saja, perencanaan daftar resolusi 2026 terkadang cukup membingungkan mengingat terlalu banyak hal yang ingin diwujudkan. Namun, jangan khawatir.

Mari temukan apa saja contoh resolusi 2026 untuk diri sendiri, karier, atau lainnya dalam artikel berikut. Simak sampai akhir.

Apa Itu Resolusi?

Pada dasarnya, istilah resolusi banyak digunakan dalam berbagai konteks. Merujuk pada awal tahun baru, resolusi adalah keputusan, komitmen, tekad, atau niat dari seseorang.

Hal tersebut ditujukan untuk memperbaiki diri, mengubah perilaku sehingga menjadi versi yang lebih baik, maupun mencapai tujuan tertentu di masa depan.

Penyusunan resolusi di awal tahun biasanya sebagai lambang permulaan membuka lembaran baru dengan semangat yang baru pula.

Esensi dari resolusi tahun baru sebenarnya tidak lain untuk memberikan panduan hidup yang lebih bermakna ke depannya.

Setiap individu diharapkan dapat membangun kebiasaan baru yang baik, meraih target profesional, serta mengubah pola pikir menjadi lebih sehat.

Contoh Resolusi 2026

Resolusi awal tahun setiap orang tidaklah sama karena bergantung pada tantangan atau perjalanan hidup yang sedang dihadapi. Oleh karena itu, ide-ide resolusi pun beragam.

Adapun beberapa contoh resolusi 2026 untuk diri sendiri, karier, pendidikan, hingga yang berhubungan dengan gaya hidup adalah sebagai berikut.

1. Personal Growth

Di awal tahun baru, fokus pada pertumbuhan dan pengembangan diri sangat penting untuk membangun karakter sekaligus ketenangan mental yang lebih baik.

Berikut ini adalah beberapa ide resolusi tahun baru untuk personal growth yang dapat dijadikan inspirasi.

  • Melatih afirmasi diri yang dilakukan setiap pagi untuk meningkatkan kepercayaan diri.
  • Membentuk kesadaran untuk tidak membandingkan diri sendiri atau pencapaian yang diraih dengan orang lain.
  • Mengembangkan kebiasaan rutin di pagi hari, misalnya bangun 30 menit lebih awal agar dapat menikmati ketenangan sebelum beraktivitas.
  • Belajar menerima masa lalu tanpa adanya rasa penyesalan dan menghindari overthinking.
  • Meminimalkan tindakan blaming ke diri sendiri dan menggantinya dengan self awareness.
  • Membiasakan diri untuk lebih sering melakukan refleksi mingguan dengan langkah yang tetap terarah.
  • Mulai journaling harian secara konsisten sebelum tidur sebagai bentuk manajemen emosi dan menjaga kesehatan mental.
  • Menerapkan pembatasan waktu scrolling media sosial maksimum 1-2 jam/hari supaya lebih fokus di kehidupan nyata.
  • Lebih rutin membaca buku minimum 10 hari setiap hari untuk memperluas pengetahuan sekaligus pola pikir.
  • Meluangkan waktu untuk me time minimal sekali dalam sepekan tanpa gangguan gadget.
  • Belajar setidaknya keterampilan baru yang menyenangkan, seperti melukis, menggambar, menulis, atau memasak.
  • Mulai menerapkan aturan untuk mengerjakan 5 menit terlebih dahulu ketika rasa malas dan ingin menunda pekerjaan muncul.
  • Menghargai batasan diri terkait emosi, kemampuan, maupun waktu karena tidak semua peluang/kesempatan harus diambil.
  • Menata ulang skala prioritas harian agar porsi waktu untuk istirahat, bekerja, dan melakukan aktivitas menyenangkan lebih proporsional.

Baca juga: Apa itu Wishlist? Ini Manfaat & Cara Membuatnya yang Efektif

2. Karier dan Pendidikan

Selain diri sendiri, jangan lupa membuat resolusi 2026 untuk meningkatkan nilai profesionalisme dalam karier dan pendidikan. Adapun contohnya adalah sebagai berikut.

  • Menetapkan tujuan karier dalam jangka pendek maupun panjang secara terukur agar setiap usaha untuk merealisasikannya terasa lebih terarah sekaligus bermakna.
  • Membangun networking profesional yang berkualitas secara organik melalui interaksi dengan pihak lain berdasarkan ketertarikan genuine.
  • Memperbaiki cara berkomunikasi, baik dalam menulis email profesional, presentasi, maupun berdiskusi dengan rekan kerja agar kemampuan untuk menyampaikan ide menjadi lebih jelas.
  • Meningkatkan kualitas hasil kerja dengan lebih fokus pada substansi pekerjaan dan mengerjakannya penuh tanggung jawab.
  • Mengasah skill baru yang selaras dengan minat personal atau bidang pekerjaan untuk memperluas peluang/kesempatan baru.
  • Menjaga keseimbangan antara karier, pendidikan, dengan kesehatan mental karena kesuksesan secara berkelanjutan tidak dibangun di atas kelelahan kronis.
  • Belajar bahasa asing setidaknya 15 menit per hari untuk menunjang karier dan pendidikan ke depannya.
  • Mengikuti minimal satu seminar, workshop, atau kursus dalam setahun untuk menambah insight terhadap bidang yang ditekuni.
  • Mencari mentor, figur inspiratif, atau teman diskusi untuk saling bertukar pikiran tentang pengembangan karier serta pendidikan.
  • Berani keluar dari zona nyaman dan siap menerima tanggung jawab baru sebagai cara untuk mengukur kapasitas diri.
  • Melakukan evaluasi terhadap kepuasan kerja secara berkala untuk memastikan bahwa jalur karier dan pendidikan masih sejalan dengan nilai-nilai personal.
  • Membangun reputasi yang baik dengan selalu datang tepat waktu ketika bekerja atau rapat.
  • Mengembangkan CV (Curriculum Vitae) dan portofolio agar lebih rapi sekaligus tampak profesional.
  • Mengambil kesempatan untuk internship, freelance, part time, atau side job yang relevan.

3. Relasi dan Sosial

Jika masih bingung apa saja yang bisa dijadikan sebagai resolusi 2026 dalam hal relasi dan sosial, berikut ini beberapa contohnya.

  • Memberikan pujian atau apresiasi yang tulus kepada orang lain setidaknya sekali dalam sehari.
  • Quality time bersama keluarga, teman, atau pasangan tanpa distraksi pekerjaan maupun hal lainnya.
  • Lebih sering menghubungi orang tua, keluarga, kerabat jauh, atau teman minimal seminggu sekali.
  • Belajar untuk berkata “tidak” pada ajakan yang dinilai bisa menguras energi atau bahkan merugikan diri sendiri.
  • Belajar saling memaafkan kesalahan demi menjaga ketenangan dan kedamaian hati sendiri.
  • Mengurangi bermain ponsel ketika bertemu secara tatap muka dengan orang lain, baik keluarga, teman, atau pasangan.
  • Bergabung ke kegiatan sosial atau komunitas yang relevan dengan hobi dan minat untuk menambah relasi positif.

Baca juga: Kenali Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan dengan Tepat

4. Kesehatan dan Gaya Hidup

Di samping pendidikan, kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. Maka dari itu, rencanakan resolusi 2026 untuk menjaga kesehatan, seperti:

  • Mengatur pola makan, seperti menambah porsi buah dan sayur di setiap menu makan sehari-hari.
  • Meminimalkan konsumsi gula harian, misalnya membeli minuman yang less sugar.
  • Rutin minum air putih 2 liter per hari atau minimal 8 gelas.
  • Tidur selama 7-8 jam agar mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan berkualitas.
  • Berjalan kaki secara rutin yang dapat dimulai dari 5.000 langkah setiap harinya.
  • Olahraga ringan tiga kali dalam seminggu.
  • Rajin menggunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  • Menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
  • Menyusun menu makanan sehari-hari yang lebih sehat.
  • Cek kesehatan tubuh rutin tahunan.
  • Melakukan stretching minimal 10 menit setiap pagi.

5. Keuangan

Keuangan termasuk aspek yang harus benar-benar diperhatikan. Dengan keuangan yang memadai, maka kamu bisa mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.

Buatlah resolusi keuangan 2026 yang sederhana dan realistis, seperti beberapa contoh di bawah ini.

  • Mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran untuk melacak risiko kebocoran anggaran.
  • Menyusun budget bulanan secara jelas dan detail.
  • Mengalokasikan setidaknya 10-20% gaji di awal bulan untuk tabungan.
  • Mulai investasi ke instrumen yang stabil, seperti emas. Kamu cukup menyiapkan dana minimal Rp10 ribuan saja untuk bertransaksi di Tabungan Emas Pegadaian.
  • Merencanakan anggaran belanja mingguan/bulanan dan secara disiplin mematuhinya.
  • Mengurangi frekuensi membeli makanan atau minuman di luar.
  • Membuka rekening terpisah untuk mengumpulkan dana darurat.
  • Memenuhi pembayaran utang konsumtif hingga lunas secepat mungkin.

Demikian beberapa contoh resolusi 2026 untuk diri sendiri, karier, pendidikan, relasi, sosial, kesehatan, kebiasaan baik, keuangan, hingga gaya hidup.

Setiap resolusi yang dibuat merupakan bentuk janji pada diri sendiri di masa depan. Ada banyak upaya yang bisa dilakukan untuk menjadikannya kenyataan.

Misalnya, kamu ingin rajin menabung agar bisa meraih financial freedom. Dalam hal ini, pertimbangkan untuk menabung emas secara digital melalui Tabungan Emas.

Layanan dari Pegadaian ini menawarkan biaya pembelian awal minimal Rp10 ribuan dan pengelolaan rekeningan sebesar Rp30.000 saja per tahun.

Selain langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat, aktivitas menabung emas dapat dilakukan secara online di Tring! by Pegadaian sehingga lebih praktis.

Nantinya, saldo emas yang terkumpul bisa dicetak menjadi emas batangan atau perhiasan dan dijual kembali di Galeri 24. Bahkan, kamu pun dapat menjadikannya sebagai agunan.

Tersedia fitur Simulasi Tabungan Emas di Pegadaian untuk memperhitungkan estimasi pembelian emas berdasarkan nominal atau gramasi.

Dengan demikian, rencana investasi emas pun menjadi semakin mudah. Jadi, yuk jangan tunda lagi untuk mengaktifkan rekening Tabungan Emas sekarang juga di Pegadaian!

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Tahun Baru yang Menyentuh, Penuh Makna, dan Inspiratif

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved