7 Syarat Wajib Haji Sesuai Syariat yang Perlu Diketahui

Haji adalah salah satu rukun islam, namun pelaksanaannya hanya bisa dilakukan apabila calon jemaah memenuhi syarat-syarat tertentu. Lantas, apa saja syarat wajib haji?
Hukum ibadah haji adalah fardhu ‘ain yang artinya wajib ketika semua syaratnya terpenuhi. Maka dari itu, kaum muslim perlu memperhatikan syarat wajib haji sebelum melaksanakan ibadah di tanah suci tersebut.
Pada dasarnya, syarat wajib haji sama dengan umrah meskipun kedua ibadah tersebut memiliki perbedaan mendasar.
Agar dapat memahami syarat wajib haji lebih baik, mari simak pembahasan yang dibagi menjadi dua poin utama di bawah ini.
Apa itu Syarat Wajib Haji?
Syarat wajib haji adalah serangkaian hal yang menentukan seseorang wajib menunaikan haji sebagai salah satu rukun Islam.
Bisa dikatakan bahwa syarat menunaikan ibadah haji merupakan tolok ukur atau acuan yang perlu diketahui oleh kaum muslim.
Seseorang yang memenuhi syarat haji berkewajiban untuk menunaikan ibadah tersebut. Sebaliknya, bagi yang tidak memenuhi persyaratan belum wajib hukumnya untuk naik haji.
Mengenali Syarat Wajib Haji
Berdasarkan ayat Al-Quran dan hadis, terdapat tujuh syarat wajib haji yang perlu dipenuhi. Itu artinya individu yang memenuhi syarat wajib melaksanakan ibadah haji di tanah suci.
Adapun salah satu dasar dari kitab fiqih yang menjadi ketentuan atau syarat sah haji adalah sebagai berikut:
Berikut penjabaran dari dasar syarat wajib haji yang diambil dari kitab fiqih tersebut:
1. Islam
Syarat pertama yang menentukan kewajiban seseorang untuk beribadah haji adalah beragama Islam.
Dengan kata lain, individu yang tidak beragama Islam tidak diwajibkan untuk melaksanakan serangkaian ibadah haji di tanah suci.
Sekalipun seorang non muslim melaksanakan ritual haji mulai awal hingga akhir, ibadahnya tidak akan diterima karena dianggap tidak sesuai syariat agama Islam.
2. Berakal
Salah satu syarat ibadah haji yang wajib dipenuhi adalah berakal. Artinya seseorang wajib beribadah haji apabila berakal sehat.
Sebaliknya, seseorang yang kehilangan ingatan, gila, dan tidak waras tidak memenuhi syarat wajib haji.
3. Balig
Syarat wajib haji berikutnya adalah balig atau telah dewasa. Dengan kata lain, anak kecil yang belum mencapai kedewasaan tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji.
Meskipun begitu, anak kecil yang mengikuti serangkaian ibadah haji tetap mendapatkan pahala karena hukumnya sunah.
Ibadah haji yang dilakukan oleh anak belum balig tetap sah. Namun, anak diwajibkan menunaikan ibadah haji kembali setelah menginjak usia dewasa yang mana hukumnya menjadi wajib.
Baca juga: Pembagian Warisan Menurut Islam: Syarat, Rukun, dan Caranya
4. Merdeka
Agar ibadah haji sah, maka seseorang harus merdeka atau memiliki kuasa atas dirinya sendiri. Syarat wajib haji ini merupakan bawaan dari adat perbudakan pada zaman nabi.
Adapun jika ada hamba sahaya atau budak yang diberangkatkan haji oleh pemiliknya, maka ibadahnya tergolong sunah.
Setelah bebas atau merdeka, hamba sahaya tersebut harus menunaikan ibadah haji kembali dengan uangnya sendiri.
5. Mampu
Berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji membutuhkan biaya yang tidak kecil. Maka dari itu, salah satu syarat wajib haji yang perlu dipenuhi adalah mampu.
Dasar yang menentukan seseorang wajib melaksanakan ibadah haji tersebut adalah surat Al-Imran ayat 97 yang berbunyi:
وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا
“Wa lillaahi ‘alan-naasi ḥijjul-baiti manistaṭha’a ilaihi sabiilaa.”
Artinya: “(Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu.”
Adapun rincian dari keterangan mampu di sini meliputi pemenuhan hal-hal berikut:
- Biaya untuk pergi ke Makkah dan kembali ke tempat tinggal.
- Perlengkapan haji yang lengkap.
- Didampingi oleh mahram, yaitu suami atau wanita lain yang dipercaya.
- Sehat secara jasmani dan rohani.
- Paham peraturan haji, termasuk rukun dan hukumnya.
6. Aman
Memastikan keamanan saat di tanah suci adalah syarat wajib haji yang tertulis dalam kitab fiqih. Yang dimaksud dengan aman di sini adalah terhindar dari bahaya maupun kesulitan lain.
Tidak hanya keamanan dalam perjalanan, perlindungan terhadap kesehatan diri, keselamatan jiwa, dan harta pun juga perlu menjadi prioritas.
Merujuk pada peraturan haji, jemaah wanita perlu ditemani oleh mahram atau wanita lain yang dipercaya di tengah menunaikan ibadah.
7. Tersedia Kendaraan
Syarat menunaikan ibadah haji yang tidak boleh dikesampingkan adalah menyediakan kendaraan memadai.
Kendaraan yang digunakan perlu berfungsi baik agar dapat memastikan ibadah berlangsung tanpa hambatan.
Apabila tidak memiliki kendaraan pribadi, maka jemaah perlu mengeluarkan biaya transportasi guna menempuh perjalanan dan menunaikan serangkaian ibadah.
Dengan kendaraan yang memadai dan fungsional, jemaah haji dapat bepergian untuk melakukan ibadah tanpa menemui kesulitan di tengah jalan.
Itulah pembahasan tentang syarat wajib haji yang perlu dipenuhi oleh calon jemaah haji di seluruh dunia.
Bagi sahabat yang ingin melaksanakan ibadah haji, pastikan untuk memenuhi persyaratan di atas.
Apabila membutuhkan biaya untuk melaksanakan ibadah haji, sahabat bisa menggunakan layanan Pembiayaan Porsi Haji dari Pegadaian.
Caranya cukup dengan menyerahkan emas 24 karat senilai 3,5 gram sebagai jaminan. Tidak perlu khawatir, pembiayaan haji di Pegadaian berprinsip syariah.
Adapun jaminan emas tersebut bisa digunakan untuk melunasi biaya haji ataupun dikembalikan setelah pinjaman lunas.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, lengkapi persyaratannya agar bisa berangkat haji segera dengan pembiayaan syariah dari Pegadaian!
Baca juga: Tata Cara Umrah: Syarat, Rukun, dan Keutamaan Pelaksanaannya
Artikel Lainnya

Inspirasi
Mengenal Franchise atau Waralaba. Kenali Strateginya Agar Tetap Cuan!
Franchise atau waralaba adalah bisnis dengan sistem yang telah dibangun oleh pemiliknya. Kira-kira, bagaimana strategi agar tetap untung? Baca dulu yuk biar update.

Inspirasi
Zakat Emas: Ketentuan dan Jenisnya
Sebagai umat Islam, zakat wajib hukumnya. Ternyata, ada juga lho zakat emas, yuk pelajari cara perhitungannya!

Inspirasi
6 Bacaan Doa untuk Kedua Orang Tua Beserta Keutamaannya
Membacakan doa untuk kedua orang tua adalah salah satu kiat berbakti kepada mereka. Temukan doa-doa yang bisa kamu panjatkan dan keutamaannya di sini!