6 Cara Mengelola Uang Saku dengan Baik Bagi Pelajar, Cek!

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Keuangan

27 November 2025
Bagikan :
image detail artikel

Berbeda dengan orang dewasa, finansial para pelajar sering kali terbatas karena hanya mengandalkan uang saku yang diberikan oleh orang tua.

Di situasi semacam ini, anak-anak dituntut untuk bisa manajemen keuangan pribadinya sendiri. Lantas, bagaimana cara mengatur uang agar tidak cepat habis? Yuk, bahas lebih lanjut mengenai cara mengelola uang saku dengan baik bagi pelajar di artikel berikut!

Pentingnya Mengatur Uang Saku

Pada dasarnya, uang saku atau uang jajan merupakan bentuk dukungan finansial dari orang tua yang dapat digunakan anak untuk membeli makanan, minuman, atau bekal transportasi.

Selain itu, uang saku menjadi alat krusial bagi orang tua untuk mendidik kepada anak-anak cara mengatur keuangan pribadi sejak dini.

Saat dikenalkan dan diberikan kebebasan mengelola uang jajannya sendiri, mereka akan belajar rasa tanggung jawab serta membuat keputusan yang berhubungan dengan keuangan.

Dengan kata lain, proses ini bisa menyiapkan anak-anak dalam membangun money habit yang sehat sehingga menjadi individu mandiri, berwawasan finansial, dan pandai menghargai uang.

Konsep cara mengelola uang dengan baik bagi bagi pelajar pun memiliki berbagai manfaat potensial lainnya, seperti:

  • Membantu memenuhi kebutuhan di masa depan secara lebih terencana.
  • Terbentuk kesadaran bahwa uang yang diatur sebaik mungkin akan membawa lebih banyak manfaat.
  • Melatih dan mengembangkan kemandirian finansial sejak awal.
  • Menghindari pengeluaran berlebihan yang tidak perlu.
  • Mencegah sikap konsumtif dan kebiasaan boros.
  • Meminimalkan stres finansial.

Cara Mengelola Uang Saku dengan Baik

Bagi pelajar, proses manajemen uang jajan sendiri terkadang sulit dilakukan. Dalam hal ini, peran orang tua sangat dibutuhkan sebagai pendamping dan pembimbing.

Terdapat beberapa cara mengelola uang saku dengan baik bagi pelajar yang bisa diterapkan. Berikut penjelasannya:

1. Susun Rencana Keuangan

Sebagai langkah awal, susun rencana keuangan. Apabila diberi uang saku untuk kebutuhan selama satu minggu, maka atur rencana keuangan mingguan.

Catat keperluan dalam jangka waktu 1 periode keuangan, seperti untuk membeli perlengkapan sekolah atau lainnya. Lalu, periksa apakah totalnya sesuai dengan jumlah uang saku.

Jika melebihi budget, sebaiknya sesuaikan kembali. Cek ulang manakah yang mungkin dapat ditunda agar uang saku tidak habis semua, tetapi juga bisa ditabung/disimpan.

2. Utamakan Kebutuhan Bukan Keinginan

Skala prioritas perlu dipahami saat belajar cara mengatur uang jajan. Cek mana yang termasuk kebutuhan dan keinginan agar tidak membeli yang tidak begitu diperlukan.

Usahakan untuk selalu mengutamakan kebutuhan, bukan keinginan semata. Misalnya, ingin beli tas baru padahal tas yang ada masih layak pakai. Pikirkan secara matang apakah benar-benar membutuhkannya. 

3. Buat Catatan Pengeluaran

Selalu mencatat setiap pengeluaran dalam mingguan atau bulanan sesuai rencana keuangan juga dapat menjadi cara mengatur uang dengan baik bagi pelajar.

Langkah ini dapat membantu mengetahui apakah pengelolaan finansial berjalan baik atau tidak. Sebab, catatan tersebut bisa dipakai untuk membandingkan pemasukan dan pengeluaran.

Jika ternyata jumlah pengeluaran lebih besar, cari tahu sumber kebocoran dana. Sebaiknya, batasi pengeluaran yang dirasa tidak terlalu penting dan alihkan ke kebutuhan lain.

Baca juga: 6 Cara Mengatur Uang Bulanan yang Praktis dan Efektif

4. Buka Rekening Tabungan

Selanjutnya, buka rekening tabungan. Cara mengelola uang saku bagi pelajar ini termasuk penting untuk membangun kebiasaan menabung secara disiplin.

Nantinya, tabungan tersebut bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah maupun sebagai cadangan (dana darurat) di kemudian hari jika memerlukan biaya di luar rencana. 

Sisihkan sebagian kecil uang saku di awal sebelum dialokasikan ke keperluan lain dan tabung setiap bulan di bank. Kamu dapat membuat target menabung sendiri agar lebih termotivasi. 

5. Terapkan Kebiasaan Hemat

Ingin tahu bagaimana cara mengatur uang agar tidak cepat habis? Cobalah terapkan kebiasaan hidup hemat, seperti membawa bekal minuman dan makanan dari rumah.

Tidak hanya itu, bandingkan harga dari beberapa tempat atau manfaatkan diskon maupun promo menarik khusus pelajar ketika hendak berbelanja sesuatu.

Tujuannya adalah agar kamu mendapatkan penawaran terbaik. Dengan demikian, pengeluaran lebih bisa diminimalkan. Sisa uang saku yang lebih banyak bisa disimpan sebagai tabungan.

6. Ubah Gaya Hidup

Cara mengatur uang dengan baik bagi pelajar lainnya adalah mengubah gaya hidup. Dalam hal ini, cobalah batasi diri untuk jajan impulsif dan hindari membeli sesuai karena ikut-ikutan.

Sikap tersebut sangat tidak bijaksana dan bertanggung jawab. Kebiasaan FOMO akan berujung pada pemborosan dan uang saku tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sesuai rencana finansial.

Pada intinya, cara mengelola uang saku dengan baik bukan hanya tentang kebiasaan semata, melainkan bentuk kedisiplinan finansial.

Dengan memahami dan menerapkannya, anak diharapkan mampu menghadapi setiap tantangan finansial di masa depan sehingga stabilitas keuangan bisa dipertahankan.

Apabila ingin memiliki perlindungan nilai uang dari inflasi, mulailah berinvestasi emas melalui Tabungan Emas dari Pegadaian.

Emas tahan inflasi, nilainya pun cenderung naik secara historis. Tabungan Emas Pegadaian menawarkan jaminan emas 24 karat.

Nasabah cukup melakukan pembelian awal minimal Rp10 ribuan dan membayar biaya kelola rekening sebesar Rp30.000 per tahunnya.

Pembukaan rekening Tabungan Emas bisa dilakukan lewat Tring! by Pegadaian atau langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat. Gratis biaya rekening selama setahun akan diberikan jika kamu membuka rekening di Tring! by Pegadaian.

Saldo Tabungan Emas yang terkumpul dapat dijual kembali, dikirimkan ke pengguna lain, digadaikan, dikonversi menjadi emas fisik (batangan atau perhiasan), maupun didepositokan.

Pegadaian juga menyediakan fitur Simulasi Tabungan Emas untuk membantumu memperkirakan berapa gram emas yang mungkin dibeli.

Tertarik untuk mencoba? Yuk, maksimalkan peluang cuan dengan menabung emas di Pegadaian mulai dari sekarang!

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan 50/30/20 Beserta Contoh Hitungannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2026 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved