6 Perbedaan Tabungan dan Investasi yang Wajib Diketahui

Oleh Sahabat Pegadaian dalam Investasi

23 May 2024
Bagikan :
image detail artikel

Aset kekayaan yang disimpan dapat berwujud tabungan atau investasi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui perbedaan tabungan dan investasi sebelum membuat keputusan penyimpanan aset.
Secara umum, tabungan adalah sejumlah dana simpanan yang biasanya didapatkan dari penyisihan uang.
Di sisi lain, investasi adalah segala aset berharga milik seseorang atau lembaga yang berpotensi mengalami peningkatan nilai dari waktu ke waktu.
Agar dapat membuat keputusan finansial yang tepat, sahabat perlu tahu perbedaan tabungan dan investasi dengan baik. Dengan begitu, manajemen keuangan bisa lebih terarah.
Untuk memastikan kondisi keuangan di masa depan yang lebih baik, mari simak informasi seputar perbedaan antara tabungan dan investasi berikut ini.

Perbedaan Tabungan dan Investasi

Secara umum, tabungan dan investasi adalah dua wujud simpanan aset yang berbeda. Perbedaan tabungan dan investasi bisa dilihat dari beberapa aspek, seperti:

1. Wujud Simpanan

Cara membedakan tabungan dan investasi yang paling mudah adalah dilihat dari bentuk atau wujudnya.
Tabungan umumnya berupa uang atau dana cair yang bisa disimpan sendiri maupun dititipkan di bank.
Selain tipe konvensional, produk tabungan yang juga disediakan oleh bank adalah tabungan berjangka atau deposito.
Di sisi lain, investasi berwujud aset berharga yang dibeli dengan uang, seperti emas, saham, reksa dana, deposito, properti, dan lain sebagainya.
Instrumen investasi yang bermacam-macam memiliki peluang dan nilai keuntungan berbeda-beda.

2. Kemudahan Pencairan

Perbedaan tabungan dan investasi berikutnya adalah kemudahan pencairan aset yang juga bisa disebut sebagai tingkat likuiditas.
Dana dalam tabungan konvensional bisa ditarik atau dicairkan setiap waktu untuk berbagai kebutuhan. Adapun dana tabungan berjangka hanya bisa ditarik saat jatuh tempo.
Sebaliknya, investasi memiliki tingkat likuiditas yang berbeda-beda tergantung dengan jenis asetnya.
Apabila investasi emas, maka pencairannya lebih mudah dilakukan. Emas bisa dicairkan dengan buyback (jual) atau digadaikan.
Namun, pastikan untuk investasi emas di lembaga yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar prosesnya terjamin aman.

3. Tujuan Penyimpanan

Penyimpanan melalui tabungan dan investasi memiliki tujuan yang berbeda. Biasanya tabungan dijadikan simpanan jangka pendek, sedangkan investasi sering kali dibuat untuk kebutuhan di masa depan.
Tabungan konvensional umumnya bisa ditarik kapan saja sehingga bisa digunakan untuk dana darurat dan memenuhi kebutuhan tak terduga.
Di sisi lain, investasi kerap kali digunakan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin. Meskipun terdapat investasi jangka pendek, umumnya penyimpanan aset berharga dilakukan dalam jangka panjang.
Semakin lama waktu investasi, maka akan semakin besar peluang keuntungan yang didapatkan oleh pemilik aset atau investor.
Baca juga: Inilah Jenis-Jenis Investasi yang Ada di Indonesia 

4. Peluang Untung dari Suku Bunga

Perbedaan tabungan dan investasi selanjutnya didasarkan pada penawaran suku bunga dari kedua produk. Biasanya suku bunga tabungan lebih rendah daripada investasi.
Suku bunga tabungan rendah selaras dengan risikonya yang juga rendah. Adapun investasi yang memiliki suku bunga tinggi seperti saham cenderung memiliki risiko kerugian besar.

5. Risiko Kerugian

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, peluang keuntungan tabungan dan investasi berbanding terbalik dengan risiko kerugiannya.
Meskipun keuntungan instrumen investasi tertentu lebih besar daripada tabungan, risikonya cenderung lebih tinggi.
Sebagai contoh, nilai saham yang fluktuatif membuat peluang keuntungan tidak menentu. Bahkan, investor bisa mengalami kerugian besar apabila nilai saham terus menurun.
Sebaliknya, tabungan memiliki suku bunga yang rendah dengan risiko rendah. Jadi, keuntungan dari tabungan tidak akan sebesar yang didapat dari investasi.
Pada penerapannya, tabungan konvensional menerapkan biaya administrasi bank yang dibebankan kepada pemilik rekening setiap bulan.
Meskipun cukup aman dari kerugian, nilai tabungan bisa terpengaruh keadaan ekonomi yang tidak menentu, seperti inflasi dan resesi.

6. Ketahanan terhadap Inflasi

Ketika berbicara tentang perbedaan tabungan dan investasi, faktor ketahanan terhadap inflasi menjadi salah satu hal yang sering kali diperbincangkan.
Kondisi ekonomi yang tidak menentu dari waktu ke waktu dapat membuat nilai mata uang mengalami penurunan secara tak terduga.
Maka dari itu, nilai dana yang disimpan dalam tabungan pun mudah terpengaruh. Misalnya, uang tabungan senilai Rp5 juta di tahun 2019 berkurang nilainya pada beberapa tahun berikutnya karena inflasi.
Berbeda dengan nilai mata uang, aset investasi berupa emas dan properti tidak terpengaruh oleh inflasi. Bahkan ketika inflasi, nilai emas cenderung naik.
Hal ini bisa dilihat dari data historis kenaikan nilai emas setiap tahunnya jika dibandingkan dengan tingkat inflasi.

Tabungan vs Investasi, Pilih yang Mana?

Jadi, mana yang bisa sahabat pilih di antara tabungan dan investasi? Mengacu pada perbedaan tabungan dan investasi di atas, kedua produk menawarkan keunggulan yang berbeda.
Bagi yang ingin mengelola dana secara fleksibel, maka tabungan adalah pilihan yang tepat. Namun, jika memiliki tujuan tertentu, maka sahabat bisa memilih investasi.
Jika tertarik untuk berinvestasi, investor pemula bisa memilih aset yang memiliki risiko rendah dan aman terhadap inflasi.
Salah satu aset yang bisa dijadikan sebagai investasi adalah emas. Kepemilikan emas sekarang tidak harus dikelola sendiri.
Sahabat yang ingin berinvestasi emas tanpa repot kini bisa menggunakan layanan Tabungan Emas dari Pegadaian.
Dengan sistem tabungan, sahabat hanya perlu mengisi atau top up saldo sewaktu-waktu untuk menambah kepemilikan emas yang dititipkan di kantor Pegadaian terdekat.
Pembelian bisa dimulai dari Rp10 ribu saja dengan biaya pengelolaan rekening sebesar Rp30 ribu per tahun. Sangat terjangkau, bukan?
Apabila membutuhkan dana sewaktu-waktu, sahabat bisa menggadaikan Tabungan Emas dengan mudah melalui aplikasi Pegadaian Digital atau langsung di kantor Pegadaian terdekat.
Jadi, jangan ragu lagi. Yuk, mulai menabung emas di Pegadaian untuk mencukupi kebutuhan keuangan jangka pendek atau panjang segera!
Baca juga: Value at Risk: Pengertian, Manfaat, dan Metode Hitungannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email kamu tidak akan terlihat oleh pengunjung lain.
Komentar *
Nama*
Email*
logo

PT Pegadaian

Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ikuti Media Sosial Kami

Pegadaian Call Center

1500 569

atau 021-80635162 & 021-8581162


Copyright © 2024 Sahabat Pegadaian. All Rights Reserved