Gadai Elektronik di Pegadaian: Syarat, Cara, & Simulasinya

Di Pegadaian, barang jaminan tidak hanya berupa emas. Berbagai barang non emas, termasuk perangkat elektronik yang masih memiliki nilai, juga dapat digunakan sebagai jaminan melalui layanan Gadai Elektronik.
Layanan ini memberikan kemudahan bagi kamu yang membutuhkan dana cepat tanpa harus melepas barang elektronik yang kamu miliki.
Prosedurnya pun jelas dan sesuai regulasi karena seluruh layanan di Pegadaian telah mengantongi izin resmi dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai layanan Gadai Elektronik di Pegadaian, mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Apakah Gadai Elektronik Pegadaian Tersedia dalam Sistem Syariah?
Ya, Pegadaian menghadirkan layanan gadai elektronik dalam dua sistem, yaitu konvensional dan syariah untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam.
Pada layanan konvensional, terdapat biaya berupa bunga atau sewa modal yang dihitung berdasarkan jumlah pinjaman yang diajukan serta lama masa gadai yang dipilih.
Artinya, semakin besar nominal dana yang diterima, maka semakin panjang jangka waktunya. Selain itu, biayanya juga akan menyesuaikan
Di sisi lain, Pegadaian juga menyediakan layanan berbasis syariah yang dijalankan sesuai prinsip Islam dan merujuk pada fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Berbeda dengan layanan konvensional, skema syariah tidak mengenakan bunga. Sebagai gantinya, biaya yang dibayarkan berupa mu’nah atau biaya pemeliharaan atas penyimpanan dan penjagaan barang jaminan selama berada di Pegadaian.
Dengan adanya dua pilihan ini, kamu dapat menyesuaikan layanan sesuai kebutuhan dan preferensi finansial.
Syarat Gadai Elektronik di Pegadaian
Sebelum mengajukan gadai elektronik, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu siapkan agar proses pengajuan berjalan lancar, yaitu:
- Kartu identitas resmi yang masih berlaku, seperti KTP, SIM, atau paspor.
- Barang elektronik yang akan dijadikan jaminan.
- Perlengkapan barang, seperti charger, dus, atau nota pembelian. (Jika tersedia)
Adapun jenis barang elektronik yang umumnya dapat digadaikan di Pegadaian meliputi:
- Televisi.
- Laptop atau komputer.
- Handphone.
- Kamera digital.
- Konsol game.
- Peralatan elektronik rumah tangga lainnya sesuai kebijakan cabang.
Pada dasarnya, Pegadaian juga menerima barang dalam kondisi unit saja tanpa perlengkapan tambahan, seperti charger, dus, maupun nota pembelian.
Namun, penting untuk diketahui bahwa kelengkapan barang akan memengaruhi nilai taksiran pinjaman. Untuk barang yang digadaikan, nilai taksiran pinjaman dapat mencapai sekitar 94% dari nilai pasar, tergantung kondisi fisik, fungsi, dan kelengkapannya.
Karena itu, agar memperoleh nilai pinjaman yang lebih optimal, sebaiknya kamu membawa barang dalam kondisi selengkap mungkin.
Baca juga: Inilah Syarat dan Cara Gadai Smartwatch di Pegadaian!
Cara Gadai Elektronik di Pegadaian
Pada dasarnya, cara pengajuan gadai elektronik di Pegadaian, baik untuk layanan konvensional maupun syariah, memiliki prosedur yang sama. Perbedaannya hanya terletak pada sistem biaya yang digunakan.
Berikut langkah-langkah pengajuannya:
- Datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
- Sampaikan kepada petugas bahwa kamu ingin mengajukan gadai elektronik.
- Isi formulir pengajuan sesuai data yang diminta.
- Serahkan kartu identitas resmi yang masih berlaku.
- Serahkan barang elektronik yang akan dijadikan jaminan.
- Petugas akan melakukan pengecekan kondisi barang dan menaksir nilainya.
- Setelah nominal pinjaman diinformasikan, kamu dapat menyetujui jumlah pinjaman tersebut.
- Selanjutnya, kamu akan menandatangani Surat Bukti Gadai (SBG).
- Dana pinjaman akan dicairkan secara tunai atau transfer sesuai pilihan yang tersedia.
Baca juga: Gadai Kamera di Pegadaian: Syarat, Cara, & Tipsnya
Simulasi Gadai Elektronik di Pegadaian
Bagi kamu yang ingin mengetahui perkiraan nilai uang pinjaman dari gadai elektronik, tidak perlu menghitungnya secara manual.
Pegadaian telah menyediakan fitur Simulasi Gadai Non Emas pada situs web resminya untuk membantu kamu mengetahui estimasi maksimal pinjaman, sewa modal, serta biaya administrasi sebelum mengajukan gadai.
Berikut cara menggunakannya:
- Kunjungi halaman Simulasi Gadai Non Emas di situs resmi Pegadaian.
- Pada bagian “Jenis Barang Jaminan”, pilih jenis barang elektronik, misalnya handphone.
- Masukkan perkiraan harga barang sesuai nilai pasar, misalnya Rp4.000.000.
- Pilih jenis produk yang tersedia, yaitu Harian.
- Tentukan jangka waktu pinjaman, misalnya kamu memilih fitur produk Harian, maka jangka waktu yang tersedia 15 hari, 30 hari, dan 60 hari.
- Setelah itu, sistem akan otomatis menampilkan hasil simulasi.
Sebagai contoh, untuk handphone dengan estimasi harga Rp4.000.000 dan pilihan produk Harian selama 60 hari, kamu berpotensi memperoleh pinjaman maksimal sekitar Rp3.730.000.
Adapun rincian biayanya dapat berupa:
- Sewa modal sekitar Rp1.472 per hari.
- Biaya administrasi mulai dari Rp2.000.
Dengan fitur ini, kamu dapat merencanakan kebutuhan dana dan estimasi biaya sejak awal sebelum datang ke kantor cabang.
Demikian pembahasan mengenai Gadai Elektronik di Pegadaian, mulai dari pilihan layanan konvensional dan syariah, persyaratan, prosedur pengajuan, hingga simulasi estimasi pinjaman.
Selain proses pengajuannya yang praktis, layanan ini juga memberikan fleksibilitas dalam pelunasan. Kamu dapat melunasi pinjaman kapan saja sesuai kemampuan, baik sekaligus maupun secara bertahap sebelum jatuh tempo.
Apabila saat jatuh tempo kamu belum siap melakukan pelunasan, Pegadaian juga menyediakan opsi perpanjangan masa gadai atau gadai ulang.
Proses perpanjangan ini dapat dilakukan di seluruh cabang yang melayani gadai elektronik. Untuk memperpanjang tenor, kamu cukup membayar sewa modal atau biaya yang telah berjalan, kemudian jangka waktu pinjaman akan diperbarui sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemudahan ini memberikan ruang yang lebih fleksibel agar barang jaminan tidak langsung masuk ke proses lelang.
Segera ajukan Gadai Elektronik di kantor cabang Pegadaian terdekat untuk mendapatkan kemudahan pembiayaan dari lembaga resmi yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)!
Baca juga: Gadai Laptop, Bagaimana Untung dan Ruginya?
Artikel Lainnya

Keuangan
Kredit Tanpa Agunan: Jenis, Kelebihan, Hingga Kekurangan
Kredit tanpa agunan adalah produk pinjaman dari lembaga keuangan tanpa mengharuskan penyerahan jaminan. Cari tahu informasi selengkapnya di artikel ini, yuk!

Keuangan
Begini Contoh Surat Perjanjian Pinjaman Uang Sederhana
Surat perjanjian pinjaman uang tidak terlalu sulit dibuat. Ketahui contoh surat perjanjian pinjaman uang sederhana dengan atau tanpa pinjaman di artikel ini!

Keuangan
3 Alasan Penyebab Gaji Kamu Cuma Numpang Lewat
3 Perspektif yang sering luput dari keseharian di dalam mengelola uang gaji dengan bijak. Simak baik-baik agar tetap bisa menabung.
