Kredit Tanpa Agunan: Jenis, Kelebihan, Hingga Kekurangan

Layanan kredit menjadi pilihan alternatif yang sering kali diandalkan oleh kebanyakan orang ketika membutuhkan sumber dana tambahan.
Hanya saja, syarat yang diajukan terkadang menjadi hambatan tersendiri, salah satunya terkait jaminan. Pasalnya, tidak semua orang memiliki barang berharga sebagai jaminan.
Di sinilah KTA (Kredit Tanpa Agunan) hadir sebagai solusi. Kredit tanpa agunan adalah produk pinjaman yang ditawarkan oleh lembaga keuangan tanpa jaminan aset.
Ingin tahu lebih jauh mengenai kredit tanpa agunan? Untuk itu, jangan lewatkan pembahasannya di bawah ini.
Pengertian Kredit Tanpa Agunan
Kredit tanpa agunan adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh lembaga keuangan kepada nasabah tanpa membutuhkan jaminan kebendaan.
Dengan kata lain, persetujuan pinjaman akan didasarkan pada riwayat kredit dan pendapatan bukan keberadaan aset yang bisa dijaminkan.
Hal ini membuat kredit tanpa agunan menjadi opsi yang menarik dan semacam “jalan keluar” bagi nasabah untuk mewujudkan berbagai rencana, seperti:
- Biaya renovasi rumah.
- Modal memulai usaha.
- Modifikasi mobil.
- Biaya persiapan pernikahan.
- Dana pendidikan dan kesehatan.
- Liburan dan lain sebagainya.
Pasalnya, nasabah tidak perlu lagi memikirkan aset berharga tertentu untuk dijadikan sebagai agunan saat ingin memperoleh dana pinjaman.
Umumnya, contoh kredit tanpa agunan cukup beragam dan bisa berbeda di masing-masing lembaga penyedia. Misalnya, KUR Syariah di Pegadaian yang diperuntukkan bagi usaha.
Karakteristik KTA (Kredit Tanpa Agunan)
Kredit tanpa agunan memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan layanan pendanaan lainnya. Adapun beberapa karakteristik KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah sebagai berikut.
- Tidak membutuhkan aset tertentu sebagai agunan, seperti rumah, kendaraan, sertifikat tanah, atau lainnya.
- Proses kredit tergolong lebih mudah dan cepat.
- Bisa digunakan untuk kebutuhan produktif maupun konsumtif.
- Biaya administrasi serta provisi akan didebit langsung dari rekening nasabah.
- Total pinjaman dapat diambil secara tunai.
- Perhitungan suku bunga dilakukan menurut ketentuan yang berlaku di lembaga keuangan bersangkutan.
- Bisa diajukan oleh siapa saja, seperti wiraswasta, karyawan, atau profesional.
Dasar Hukum Kredit Tanpa Agunan
KTA termasuk layanan legal asalkan berasal dari lembaga penyedia yang telah terdaftar, berizin, dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
UU Perbankan (UU No. Tahun 1998) pun tidak secara ketat menentukan agunan. Meskipun tidak ada jaminan fisik, KTA tetap sah selama syarat perjanjian terpenuhi serta patuh pada Prinsip Kehati-hatian dan Prinsip Syariah (apabila berlaku).
Selain itu, kepercayaan atas kemampuan dan kesanggupan nasabah merupakan hal yang penting dalam pemberian kredit. Aset sebagai jaminan hanyalah unsur pendukung.
Lantas, bagaimana jika debitur mengalami wanprestasi selama masa kredit berlangsung? Dikarenakan KTA hanya dijamin dengan agunan umum seperti yang ada di Pasal 1131 KUH Perdata, maka kedudukan lembaga keuangan dalam KTA adalah sebagai kreditur konkuren.
Artinya, lembaga keuangan tidak bisa atau tidak berhak untuk melakukan eksekusi atas aset milik nasabah (debitur) ketika terjadi wanprestasi.
Upaya yang dapat ditempuh kreditur, yaitu mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (bagi lembaga keuangan konvensional) atau Pengadilan Agama (bagi lembaga keuangan syariah) atas dasar wanprestasi dan meminta sita jaminan atas harta kekayaan milik debitur.
Sita jaminan ini untuk menjamin aktualisasi suatu putusan di kemudian hari. Aset milik tergugat yang bergerak dan tidak bergerak selama proses berlangsung akan disita terlebih dahulu sehingga tidak bisa dialihkan, diperdagangkan, atau dipindah tangan ke pihak lain.
Baca juga: Aset-Aset yang Bisa Dijadikan Jaminan Kredit
Jenis Kredit Tanpa Agunan
Kredit tanpa agunan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Adapun jenis-jenis kredit tanpa agunan adalah sebagai berikut.
1. KTA Dana Cepat
Jenis KTA ini dapat dicairkan dalam waktu cepat, yaitu kurang dari seminggu sehingga cocok untuk nasabah yang membutuhkan dana mendesak. Dana yang didapatkan bisa digunakan untuk beragam kebutuhan.
2. KTA Tenor Panjang
Produk kredit ini menyediakan masa tenor cukup lama, yaitu hingga 3 tahun. Alhasil, dana angsuran yang dikeluarkan tergolong ringan. KTA tenor panjang cocok untuk nasabah yang menghendaki pengembalian pinjaman lebih lama.
3. KTA Early Payment Fee
Layanan ini menawarkan waktu pelunasan yang dipercepat. Artinya, nasabah dapat membayar pinjaman lebih cepat tanpa perlu khawatir dikenakan denda atau penalti. Pihak kreditur pun akan langsung memprosesnya.
4. KTA Payroll
KTA payroll bisa disebut juga sebagai KTA gaji. Jenis KTA ini memungkinkan nasabah menyalurkan pendapatannya ke lembaga keuangan tertentu.
Dengan adanya payroll, pihak lembaga keuangan dapat mengetahui secara pasti gaji nasabah per bulan. Ini memudahkan tahap penilaian kemampuan pelunasan kredit.
5. KTA Tanpa Kartu Kredit
KTA tanpa kartu kredit menawarkan pinjaman yang tidak mewajibkan nasabahnya mengajukan atau memiliki kartu kredit karena bukan persyaratan utama.
Melalui jenis KTA ini, pihak lembaga keuangan bisa melihat riwayat kredit nasabah sehingga penilaian terhadap kemampuan pembayaran kredit pun menjadi lebih mudah dilakukan.
Syarat Pengajuan Kredit Tanpa Agunan
Ketika hendak mengajukan KTA, maka nasabah perlu memahami apa saja persyaratan yang diminta. Umumnya, syarat pengajuan kredit tanpa agunan adalah sebagai berikut.
- Usia peminjam minimal 21 tahun dan maksimal 55-60 tahun ketika tenor berakhir.
- WNI (Warga Negara Indonesia) yang bisa dibuktikan melalui salinan KTP aktif.
- Status pekerjaan jelas dengan penghasilan tetap yang dibuktikan lewat slip gaji dan surat keterangan kerja.
- Mempunyai rekening di bank yang sama dengan tempat pengajuan kredit tanpa agunan.
- Rekening tabungan selama 3 bulan terakhir.
- Salinan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
- Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) bagi wiraswasta.
- Tidak ada riwayat kredit macet.
Baca juga: Inilah Pilihan Pinjaman Pegadaian Tanpa Jaminan, Yuk Coba!
Kelebihan Kredit Tanpa Agunan
Terdapat beberapa kelebihan kredit tanpa agunan yang dapat dirasakan oleh nasabah selaku debitur, di antaranya:
- Proses pengajuan cenderung lebih mudah dan cepat karena tanpa perlu mengevaluasi agunan.
- Memberikan kesempatan bagi nasabah yang tidak mempunyai barang cukup berharga sebagai jaminan untuk mengakses dana pinjaman.
- Menawarkan fleksibilitas dan keleluasaan dalam menggunakan dana kredit.
- KTA tidak mengikat aset tertentu sebagai agunan sehingga mengurangi adanya risiko kehilangan aset.
- Cocok untuk kebutuhan darurat atau mendesak.
- Pilihan plafon variatif sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Kekurangan Kredit Tanpa Agunan
Meskipun menguntungkan, KTA juga memiliki beberapa kekurangan yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan, antara lain:
- Tingkat suku bunga cenderung lebih besar.
- Jumlah dana pinjaman yang diberikan terbatas sebab kreditur perlu mempertimbangkan risiko terkait kemampuan pengembalian dan keabsahan debitur.
- Berpengaruh pada kesehatan finansial mengingat suku bunganya tinggi. Jika penghasilan tidak stabil, maka akan menjadi beban yang memberatkan.
- Kurang cocok untuk kebutuhan kredit besar, seperti pembelian kendaraan mahal atau properti karena tidak akan jaminan pengikat. Alhasil, kecil kemungkinannya kreditur bersedia memberi jumlah pinjaman yang besar.
- Risikonya lebih tinggi daripada kredit beragunan.
Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dipahami bahwa kredit tanpa agunan adalah layanan pinjaman yang memberikan solusi cepat bagi kebutuhan finansial tanpa kerumitan jaminan.
Namun, kamu tetap perlu memilih fasilitas pembiayaan sesuai kebutuhan. Pastikan pula produk yang ditawarkan telah mendapatkan izin resmi dari OJK.
Dalam hal ini, kamu bisa mengandalkan layanan dari Pegadaian. Selain KTA, Pegadaian menyediakan berbagai produk keuangan beragunan, salah satunya Gadai Non Emas.
Gadai Non Emas memungkinkan kamu mendapatkan kebutuhan dana dengan jaminan barang nonemas, seperti sepeda, handphone, televisi, kamera, laptop, dan lain-lain.
Layanan ini menawarkan patok taksir hingga 90%. Uang pinjaman akan diterima nasabah secara tunai atau transfer. Pelunasannya bisa dicicil sewaktu-waktu.
Ajukan permohonan transaksi di kantor cabang Pegadaian terdekat. Untuk mengetahui perkiraan maksimal dana kredit, hitung menggunakan fitur Simulasi Gadai Non Emas.
Tunggu apa lagi? Yuk, segera akses pinjaman untuk memenuhi beragam kebutuhan dengan Gadai Non Emas di Pegadaian!
Baca juga: Kredit Angsuran Bulanan Dengan Jaminan Emas
Artikel Lainnya

Keuangan
UMK 2024 Sudah Berlaku, Ini Urutan Tertinggi dan Terendahnya
UMK merupakan upah minimum kabupaten atau kota yang ditetapkan setiap tahun. Cari tahu daerah dengan UMK 2024 tertinggi dan terendah di sini!

Keuangan
6 Cara Mengembalikan Uang yang Salah Transfer, Wajib Tahu!
Cara mengembalikan uang yang salah transfer bisa dilakukan dengan menghubungi bank dan mengirim bukti transfer. Simak penjelasan selengkapnya di sini!

Keuangan
Crypto: Jenis, Cara Kerja, Risiko, & Aturannya di Indonesia
Crypto adalah mata uang digital yang dilindungi oleh sandi rahasia atau kriptografi untuk menjamin keamanannya. Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

apakah pegadaian ada pinjaman KTA nya

Hai Desi Nuria, Sahabat Pegadaian. Kami informasikan Pegadaian menyediakan pinjaman KTA dengan produk KUR Syariah ya. Perihal pengajuan KUR Syariah ditujukan bagi pemilik usaha saja ya. -Silma
