6 Keunggulan Investasi Emas, Jenis, & Tipsnya Bagi Pemula

Eksistensi emas sebagai aset investasi yang menjanjikan dengan keuntungan menarik di masa mendatang memang tidak perlu diragukan lagi.
Seiring waktu, investasi emas semakin populer dan diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan, sebab banyaknya keunggulan yang dapat diperoleh.
Untuk mengetahui informasi lebih detail terkait keunggulan, jenis, hingga cara investasi emas dengan bijak, simak dan catat penjelasan di bawah ini.
Keunggulan Investasi Emas
Sebagai alat investasi yang banyak dipilih, emas menawarkan banyak keunggulan yang berbeda dibandingkan instrumen investasi pada umumnya.
Adapun beberapa keunggulan dalam berinvestasi emas adalah sebagai berikut:
1. Bernilai Stabil dan Cenderung Meningkat
Secara historis, nilai emas sangat stabil. Walaupun terkadang fluktuatif, namun dalam 10 tahun terakhir, tren nilai emas justru cenderung mengalami peningkatan.
Hal itu membuktikan bahwa emas dapat menjaga dan mempertahankan nilainya dari waktu ke waktu.
Umumnya, kenaikan nilai emas dapat terjadi karena terdapat penawaran dan permintaan pada pasar yang jelas.
Di samping itu, peran emas tidak hanya sebatas instrumen dalam investasi, tetapi juga menjadi salah satu pelengkap gaya hidup sehingga risiko penurunan harganya tergolong cukup rendah.
2. Tingkat Likuiditas Tinggi
Emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Secara umum, sifatnya menyerupai tabungan konvensional. Sebab, investor bisa mengonversinya menjadi uang tunai dengan mudah dan cepat.
Proses pencairan emas dalam bentuk apa pun dapat dilakukan di mana saja. Kini, juga telah tersedia banyak lembaga keuangan yang memfasilitasi hal tersebut. Jadi, nasabah bisa langsung memilih sesuai kebutuhan dan preferensi.
3. Melindungi Nilai Kekayaan
Seperti yang diketahui, emas bernilai stabil dan cenderung naik seiring waktu. Dikarenakan hal tersebut, emas dinilai sebagai komoditas yang paling mampu melindungi nilai kekayaan.
Terlebih, emas merupakan safe haven yang tahan terhadap laju inflasi maupun resesi. Jadi, meskipun disimpan dalam waktu lama, nilainya tidak akan menyusut.
Alhasil, pemegang investasi emas memiliki peluang besar untuk memperoleh keuntungan atau imbal hasil yang menjanjikan di masa depan.
4. Dapat Dimulai dari Nominal Kecil
Emas termasuk aset yang cocok bagi investor pemula. Pasalnya, investasi emas tidak mengharuskan seseorang memiliki dana besar di awal.
Bahkan dengan modal terbatas, siapa pun tetap bisa mulai belajar berinvestasi dan belajar mengelola aset tanpa perlu mengambil risiko besar.
Baca juga: Investasi Emas: Kenapa dan Bagaimana?
5. Cocok untuk Diversifikasi Investasi
Investasi emas tidak hanya berfokus pada potensi keuntungan, tetapi juga penting untuk mempertimbangkan risikonya. Oleh karena itu, emas sangat tepat dijadikan bagian dari strategi diversifikasi investasi.
Dengan memiliki emas dalam portofolio investasi, investor bisa meminimalkan risiko kerugian yang mungkin terjadi. Alhasil, stabilitas finansial lebih terjaga.
6. Bebas Bunga
Tidak seperti beberapa instrumen investasi lainnya, emas tidak dikenakan bunga. Artinya, saat investor menjual emas yang dimilikinya, nilai yang diterima akan tetap setara dengan jumlah yang tercatat dalam tabungan emas.
Jenis Emas yang Bisa Diinvestasikan
Sebelum memutuskan berinvestasi emas, sebaiknya ketahui terlebih dahulu jenis-jenis emas yang cocok untuk diinvestasikan. Berikut beberapa di antaranya:
- Emas Batangan: Jenis emas ini tergolong paling murni karena memiliki kadar hingga 99,99%. Emas batangan cocok untuk berinvestasi emas dalam jangka panjang karena sangat likuid.
- Koin Emas: Di Indonesia, koin emas yang umum dijadikan sebagai instrumen investasi adalah koin dinar dan ONH (Ongkos Naik Haji) karena memiliki standar karat dan berat yang jelas.
- Perhiasan Emas: Jenis emas ini termasuk fungsional. Selain diinvestasikan, perhiasan emas bisa dimanfaatkan untuk menunjang penampilan. Hanya saja, keuntungan investasi perhiasan emas dinilai kurang menarik sebab harga jualnya akan dipotong dengan biaya pembuatan.
- Emas Digital: Jenis emas ini cocok bagi investor yang ingin berinvestasi tanpa repot menyimpan emas fisik. Transaksi investasinya bisa dilaksanakan secara online. Emas digital dinilai sebagai aset yang bebas risiko.
Baca juga: Panduan Investasi Emas: Cara Cerdas Lindungi Nilai Kekayaan
Tips Investasi Emas untuk Pemula
Berinvestasi emas tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Meskipun prinsip investasinya cenderung sederhana, beberapa hal tetap perlu diperhatikan.
Adapun cara investasi emas untuk pemula yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut.
1. Memastikan Tujuan dan Jangka Waktu Investasi Emas
Saat memulai untuk melakukan investasi emas, jangan lupa memastikan tujuan yang ingin dicapai beserta jangka waktunya.
Apabila kamu ingin berinvestasi emas untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, pensiun, atau tabungan pernikahan, maka lebih baik memilih jangka waktu panjang.
Dengan demikian, arah investasi akan menjadi lebih jelas karena kamu bisa mengetahui berapa besaran emas yang akan diinvestasikan.
2. Memantau Perkembangan Harga Emas
Harga emas sering kali mengalami fluktuasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan secara berkala untuk memonitor perkembangannya.
Cara investasi emas ini bisa dilakukan di berbagai platform resmi yang biasanya disediakan oleh lembaga keuangan.
Dengan mengetahui perkembangan harga emas, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan bijaksana sehingga risiko kerugian bisa diminimalkan.
3. Menyimpan Emas di Tempat yang Aman
Bagi investor pemula, memperhatikan tempat penyimpanan emas termasuk hal yang sangat penting.
Alih-alih menyimpannya sendiri di rumah, sebaiknya letakkan emas di brankas atau Safety Deposit Box yang biasanya ditawarkan oleh pihak bank guna mengurangi risiko kehilangan.
4. Berfokus pada Masa Depan
Investasi dapat dikatakan sebagai tabungan masa depan. Terlepas dari jangka waktunya, kamu harus bersabar jika ingin melihat imbal hasil yang bisa didapatkan di masa depan. Jadi, sebaiknya fokuskan diri pada tujuan atau target investasi yang memang ingin diraih.
5. Berinvestasi Emas di Tempat Tepercaya
Proses berinvestasi emas dapat dilakukan di mana saja, baik secara offline maupun online. Namun, pastikan untuk selalu prioritaskan aspek legalitas saat melakukan transaksi.
Pilihlah lembaga yang tepercaya dan terjamin keamanannya, seperti Pegadaian yang telah mengantongi izin resmi dan diawasi langsung oleh OJK.
Investasi emas di Pegadaian dapat dilakukan melalui layanan Tabungan Emas di Pegadaian. Layanan ini memungkinkan pembelian awal yang terjangkau, yakni mulai dari Rp10 ribuan saja.
Melalui Tabungan Emas, kamu bisa mendapatkan jaminan emas bernilai 24 karat dengan proses pengajuan yang mudah. Syarat yang harus dilengkapi pun tidak rumit.
Selain memenuhi ketentuan pembelian emas awal, kamu hanya perlu menyiapkan kartu identitas resmi yang masih berlaku dan mengisi formulir pembukaan rekening aktif dari Pegadaian.
Transaksinya bisa diproses langsung melalui aplikasi Pegadaian Digital atau dengan mengunjungi kantor cabang Pegadaian terdekat.
Jika ingin mengetahui estimasi gramasi emas yang akan dibeli, kamu bisa memanfaatkan fitur Simulasi Tabungan Emas Pegadaian.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai menabung emas di Pegadaian sekarang juga dan nikmati berbagai manfaat finansialnya!
Baca juga: Investasi Emas Batangan VS Emas Perhiasan, Pilih yang Mana?
Artikel Lainnya

Investasi
6 Cara Investasi Emas Antam yang Aman & Menguntungkan
Ada berbagai cara investasi emas Antam yang bisa dilaksanakan, mulai dari menentukan tujuan hingga memantau harganya. Yuk, ketahui cara lainnya di sini!

Investasi
4 Contoh Investasi Jangka Pendek Beserta Keuntungannya
Investasi jangka pendek memiliki risiko yang relatif lebih rendah dan tingkat likuiditas tinggi. Simak apa saja jenis-jenis instrumen dan keuntungannya di sini!

Investasi
Real Estate: Pengertian, Jenis, dan Bedanya dengan Properti
Real estate adalah istilah untuk menyebut aset berupa tanah dan berbagai properti tak bergerak, seperti bangunan. Mari simak pembahasan lengkapnya di sini.