Manfaat Tabungan Umrah, Mekanisme, & Tips Menyiapkannya

Berbeda dengan haji yang memiliki masa tunggu belasan hingga puluhan tahun, ibadah umrah menawarkan fleksibilitas waktu bagi umat Muslim untuk pergi ke Tanah Suci.
Selain itu, umrah bisa ditunaikan kapan saja. Namun, kemudahan tersebut sering kali terhambat oleh kesiapan dana yang belum mencukupi.
Dalam hal ini, memulai tabungan umrah sedini mungkin termasuk solusi finansial paling bijak untuk mengonversi niat ibadah menjadi keberangkatan yang nyata.
Dengan perencanaan matang, impian beribadah umrah dapat diwujudkan secara terukur tanpa harus membebani keuangan. Untuk selengkapnya, simak pembahasan di artikel ini.
Apa Itu Tabungan Umrah?
Tabungan Umrah adalah jenis produk dari lembaga keuangan yang dikhususkan untuk membantu persiapan dana perjalanan ibadah umrah hingga mencapai jumlah tertentu.
Melalui Tabungan Umrah, nasabah atau calon jemaah dapat mengumpulkan biaya beribadah ke Tanah Suci dengan lebih terencana.
Biasanya, layanan keuangan tersebut menerapkan prinsip dan akad syariah sesuai hukum Islam sehingga terhindar dari unsur riba, seperti:
- Akad Mudharabah (Bagi Hasil): Nasabah akan bertindak sebagai shahibul maal (pemilik dana). Di sisi lain, lembaga keuangan berperan sebagai mudharib (pengelola dana). Nantinya, keuntungan dibagi sesuai persentase kesepakatan di awal (nisbah).
- Akad Wadiah (Titipan): Artinya, nasabah menitipkan dananya ke lembaga keuangan untuk disimpan secara aman. Nantinya, dana tersebut dapat ditarik kapan pun. Nah, lembaga keuangan boleh memberikan apresiasi, seperti bonus (opsional).
Tujuan dan Manfaat Tabungan Umrah
Secara umum, biaya ibadah umrah cukup besar dan cenderung naik setiap tahunnya sehingga perlu dipersiapkan sedari awal demi menghindari beban finansial berat sekaligus.
Tabungan Umrah menjadi salah satu instrumen yang bisa dipertimbangkan oleh masyarakat sebagai pilihan. Adapun tujuan dan manfaat Tabungan Umrah adalah sebagai berikut.
- Memungkinkan nasabah mengalokasikan dana secara khusus dengan lebih terencana dan tidak bercampur kebutuhan sehari-hari.
- Membentuk disiplin keuangan karena harus menyisihkan sebagian dana untuk setoran rutin. Kebiasaan ini bermanfaat dalam jangka panjang.
- Memberikan rasa tenang secara finansial karena mengetahui dengan pasti bahwa sana akan tersimpan aman di lembaga keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
- Mendapatkan bunga atau bagi hasil sesuai ketentuan yang disepakati sehingga nilai tabungan bertambah.
- Beberapa produk Tabungan Umrah menawarkan sistem autodebet, kesempatan undian paket perjalanan, dan hadiah langsung.
- Menjadi jalan nyata untuk mewujudkan niat ibadah umrah ke Makkah.
- Proses transaksi yang tidak ribet dan telah terkoneksi dengan agen umrah tepercaya sehingga pendaftaran hingga keberangkatan umrah menjadi lebih mudah.
Baca juga: 9 Persiapan Umrah untuk Ibadah yang Nyaman di Tanah Suci
Mekanisme Tabungan Umrah
Pada dasarnya, cara kerja yang diterapkan pada Tabungan Umrah tergolong praktis bagi para nasabah atau calon jemaah.
Memahami hal ini penting untuk menyesuaikan dengan keperluan finansial maupun rencana ibadah. Berikut ini adalah mekanismenya secara umum.
- Membuka rekening Tabungan Umrah aktif ke lembaga keuangan penyedia yang dituju dengan melengkapi persyaratan.
- Menyetorkan dana awal dan melanjutkan tabungan dengan konsisten sesuai jumlah yang telah ditentukan.
- Uang yang dialokasikan akan disimpan dan dikelola oleh lembaga keuangan. Terdapat produk yang berbasis syariah dengan menerapkan bagi hasil. Ada pula yang menawarkan sistem bunga.
- Ketika jumlah dana mencukupi atau jangka waktu telah tercapai, nasabah bisa berangkat ke Tanah Suci sesuai jadwal dari penyelenggara untuk beribadah umrah.
Cara Memilih Tabungan Umrah yang Tepat
Ada banyak lembaga keuangan yang menyediakan produk Tabungan Umrah. Nasabah bisa memilihnya sesuai kebutuhan atau preferensi.
Namun, hal ini tidak boleh dilakukan sembarangan atau terburu-buru. Adapun beberapa cara yang dapat diikuti untuk menentukan produk Tabungan Umrah, di antaranya:
1. Legalitas Lembaga
Lakukan riset untuk memastikan bahwa lembaga keuangan penyedia telah berizin resmi dari OJK dan mendapatkan jaminan dari LPS demi menghindari risiko penipuan.
2. Jenis Akad yang Digunakan
Perhatikan skema tabungan. Jika berbasis syariah, pastikan telah sesuai prinsip Islam. Pelajari lebih lanjut agar lebih paham terkait jenis akad dan ketentuan bagi hasilnya.
3. Fitur dan Fasilitas Tambahan
Sebaiknya, pilih produk dengan fitur dan fasilitas tambahan yang bermanfaat, seperti kesempatan undian atau autodebet sehingga tabunganmu terasa lebih profitabel.
4. Biaya Administrasi
Lihat perbedaan dan lakukan perbandingan biaya administrasi, bunga, atau bagi hasil yang ditawarkan antarbank sebagai pertimbangan.
5. Target dan Jangka Waktu
Hitunglah besaran target beserta jangka waktu yang kira-kira dibutuhkan. Lalu, pilih produk yang menawarkan fleksibilitas dan perencanaan sesuai kemampuan finansialmu.
Baca juga: 5 Rukun Umrah: Syarat dan Keutamaan Pelaksanaannya
Tips Menabung untuk Umrah yang Efektif
Terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menabung biaya umrah. Beberapa tipsnya yang efektif, antara lain:
1. Tentukan Target yang Jelas
Ketika menyiapkan tabungan umrah, sebaiknya tentukan target yang jelas dan realistis. Ini mencakup hal-hal berikut:
- Tahun sekaligus perkiraan bulan keberangkatan umrah.
- Berangkat sendiri atau dengan keluarga.
- Paket reguler atau plus, dan lain-lain.
2. Riset Biaya Umrah
Untuk mendapatkan gambaran biayanya sedari awal, lakukan riset mendalam dan susun rencananya dengan matang. Biaya umrah umumnya meliputi beberapa komponen, yaitu:
- Paket perjalanan dari agen travel umrah.
- Perlengkapan ibadah.
- Visa dan dokumen perjalanan ke luar negeri.
- Uang saku selama di Makkah.
- Tiket pesawat sekaligus hotel.
- Pemeriksaan kesehatan, termasuk vaksin.
- Oleh-oleh umrah.
3. Pisahkan Tabungan Umrah dari Uang Belanja
Sebaiknya, hindari mencampurkan dana persiapan umrah dengan uang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian. Dalam hal ini, buat rekening khusus tabungan umrah. Lalu, gunakan fitur autodebet untuk alokasi dana secara otomatis setiap bulan.
4. Kurangi Pengeluaran Tidak Perlu
Hindari kebiasaan boros, seperti belanja impulsif atau terlalu konsumtif. Mulai hidup hemat dan cari alternatif lain. Misalnya, alih-alih membeli makan di luar maka sebaiknya memasak sendiri di rumah. Dananya bisa dialokasikan untuk menambah jumlah tabungan.
5. Mencari Pemasukan Tambahan
Jika memungkinkan, cobalah membuka peluang baru untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Beberapa pilihan ide yang bisa dipertimbangkan.
- Memulai bisnis jastip (jasa titip).
- Berjualan minuman dan makanan ringan.
- Merintis bisnis online dengan sistem dropship atau reseller.
- Menjual barang-barang preloved.
- Menjadi freelancer sesuai keahlian, seperti desain grafis, penulis, dan lainnya.
6. Gunakan Aplikasi Keuangan
Untuk membantu kamu memantau pemasukan dan pengeluaran secara rutin, manfaatkan aplikasi keuangan. Dengan demikian, tabungan bisa lebih terkontrol. Jangan lupa untuk selalu menjaga niat dan kedisiplinan selama mengumpulkan dana.
Demikian pembahasan mengenai strategi persiapan tabungan umrah. Selagi konsisten menghimpun dana, pertimbangkan pula untuk mengamankan kursi haji sejak sekarang.
Apabila ingin langkah yang lebih konkret, terjamin, legal, sekaligus sesuai syariah, Pembiayaan Porsi Haji dari Pegadaian bisa menjadi jawabannya.
Melalui layanan ini, kamu tidak harus menunggu tabungan uang tunai menumpuk bertahun-tahun karena cukup dengan menjaminkan emas 24 karat sebesar 7,5 gram.
Agunan tersebut berguna untuk pelunasan pembiayaan porsi ibadah haji yang aman. Kemudian, akan dikembalikan ketika lunas.
Pembiayaan Porsi Haji menerapkan akad rahn dan ijarah multi jasa yang sesuai fatwa DSN-MUI. Proses transaksi yang mudah serta cepat dapat dilakukan di kantor cabang Pegadaian terdekat.
Jadi, jangan tunda lagi untuk mengajukan Pembiayaan Porsi Haji dan mari melangkah lebih pasti bersama Pegadaian demi ibadah yang lebih tenang sekarang!
Baca juga: 10+ Perlengkapan Umrah Wanita yang Penting untuk Dicatat
Artikel Lainnya

Investasi
Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya
Instrumen pasar modal adalah produk investasi yang diperjualbelikan di pasar modal. Simak apa saja fungsi dan jenis-jenisnya di sini!

Investasi
Buku Bacaan Wajib Calon Sultan
Temukan insight menarik dari para ahli tentang cara membangun karakter kedisiplinan, kesabaran, dan ketekunan sebagai jalan menuju kesuksesan. Baca di sini.

Investasi
Arisan Emas Asik, Produktif Sambil Investasi
Rahasia Sukses Tersembunyi Arisan Emas: Raup Keuntungan Besar dengan Cara Ini! Simak, model arisan emas kekinian yuk!
