Memahami Rekening Koran, Isi, Fungsi, Hingga Cara Cetaknya

Rekening koran adalah laporan komprehensif yang menampilkan detail dari seluruh aktivitas finansial terkait dengan suatu rekening bank selama jangka waktu tertentu.
Oleh karena itu, dokumen ini dinilai vital dalam dunia perbankan. Tidak jarang, sebagian orang menyamakannya dengan buku tabungan.
Namun, apakah keduanya sama atau berbeda? Mari pelajari lebih dalam mengenai hal ini melalui pembahasan di artikel berikut.
Apa Itu Rekening Koran?
Rekening koran adalah ringkasan atau laporan perbankan yang merinci semua aktivitas keuangan pada suatu rekening selama periode tertentu.
Hal ini menjadikannya sebagai arsip penting bagi nasabah. Rekening koran berlaku untuk berbagai jenis rekening, baik individu maupun badan usaha.
Rekening koran juga dapat berbentuk dokumen fisik atau digital bergantung dari bank yang mengeluarkan. Penerbitan bisa dilakukan dalam periode bulanan atau sesuai permintaan.
Lantas, apa saja isi rekening koran? Umumnya, terdapat enam bagian penting yang perlu dipahami. Adapun isi rekening koran adalah sebagai berikut.
- Informasi Bank: Bagian ini, berupa nama, alamat bank, dan nomor telepon customer service yang berguna untuk memudahkan rekonsiliasi apabila ada kesalahan transaksi atau salah cetak.
- Informasi Terkait Bisnis atau Perusahaan: Keterangan yang berkaitan dengan bisnis atau perusahaan, mulai dari nama bisnis/perusahaan, nama pemilik, alamat, serta nomor telepon.
- Informasi Akun: Menampilkan data mengenai nama pemilik rekening beserta nomor rekeningnya.
- Tanggal Periode: Tanggal yang tertera di setiap periode penerbitan rekening koran. Misalnya, kamu mencetak rekening koran di bulan Juli, maka akan ditampilkan periode selama satu bulan terakhir, yaitu bulan Juni.
- Ringkasan Akun: Berisi informasi tentang saldo awal hingga akhir periode, total deposito, dan total penarikan.
- Ringkasan Transaksi: Memuat daftar transaksi selama satu periode, yaitu sesuai dengan yang telah ditentukan. Setiap transaksi disusun menurut tanggal, deskripsi, jumlah nominal, dan saldo setelah aktivitas transaksi.
Perbedaan Rekening Koran dan Buku Tabungan
Secara umum, rekening koran kerap kali dianggap sama dengan buku tabungan. Pada kenyataannya, kedua dokumen tersebut cukup berbeda.
Perbedaan rekening koran dan buku tabungan bisa dilihat dari informasi yang disajikan. Jika dibandingkan, data rekening koran lebih terperinci dengan periode waktu relatif panjang.
Sementara itu, buku tabungan hanya menampilkan transaksi finansial dalam jangka waktu 1-2 minggu terakhir yang dapat diakses melalui online banking, mobile banking, atau ATM.
Di sisi lain, kamu bisa mendapatkan akses ke rekening koran dengan mengajukan permintaan ke bank lewat website resmi atau secara langsung di kantor cabang terdekat.
Dari segi target pengguna, rekening koran dapat digunakan oleh pribadi maupun badan usaha. Sedangkan, buku tabungan umumnya dimiliki oleh individu atau perseorangan saja.
Baca juga: Rekening Dormant: Alasan Pemblokiran Hingga Cara Aktivasi
Fungsi Rekening Koran
Rekening koran bukanlah dokumen biasa. Terdapat beragam fungsi rekening koran yang penting, baik untuk pribadi maupun bisnis. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Bukti Transaksi Resmi
Rekening koran dapat difungsikan sebagai bukti aktivitas finansial resmi yang legal, terutama jika terjadi permasalahan tertentu, seperti:
- Kesalahan transaksi e-wallet atau marketplace.
- Kesalahan transfer.
- Audit internal serta eksternal.
- Penipuan online.
Bukan tanpa alasan, data rekening koran dikelola secara langsung oleh bank sehingga validitasnya lebih kuat daripada bukti tangkapan layar mutasi atau halaman m-banking.
2. Pengajuan Kredit dan Visa
Rekening koran juga berfungsi sebagai syarat pengajuan kredit. Jenis kredit yang mensyaratkan rekening koran, yaitu:
- Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
- Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).
- Kredit Tanpa Agunan (KTA).
- Pinjaman modal usaha.
- Kartu kredit.
Biasanya, lembaga penyedia pembiayaan akan meminta lampiran rekening koran selama 3-6 bulan terakhir untuk menjadi bukti kemampuan nasabah membayar pinjaman.
Melalui data rekening koran, lembaga penyedia pembiayaan selaku kreditur dapat menilai aliran dana masuk, pola belanja atau cicilan, stabilitas pemasukan, dan risiko kredit.
Lalu, rekening koran pun dilampirkan saat hendak membuat visa sebagai bukti bahwa pemohon memiliki dana memadai untuk menjamin kondisi finansial selama di negara tujuan.
3. Manajemen dan Evaluasi Keuangan
Keberadaan rekening koran penting bagi personal dan bisnis. Informasi di dalamnya bisa membantu untuk memahami pola finansial dan memudahkan pencatatan cash flow pribadi.
Dokumen ini digunakan untuk rekonsiliasi laporan keuangan bisnis, yaitu mencocokkan laporan internal perusahaan dengan catatan dari bank demi mencegah selisih data.
4. Keperluan Pajak dan Laporan Legal
Rekening koran bisa menjadi dokumen pendukung dalam pengajuan SPT tahunan, legalitas perusahaan, keperluan audit pajak, dan pembuatan laporan keuangan resmi.
Pasalnya, pelaporan pajak sering kali memerlukan lampiran data transaksi keuangan. Inilah mengapa tidak heran jika dokumen ini banyak diandalkan oleh freelancer, pelaku UMKM, dan pemilik bisnis.
5. Mengikuti Lelang
Selanjutnya, fungsi rekening koran adalah sebagai syarat mengikuti proses lelang, khususnya di proyek swasta maupun milik pemerintah.
Ini memang penting mengingat kegiatan lelang membutuhkan bukti kondisi finansial dari masing-masing pesertanya. Dengan demikian, acara berjalan tanpa hambatan apapun.
Baca juga: Apa Itu Reversal Rekening? Ini Arti dan Proses Terjadinya
Cara Mengajukan Cetak Rekening Koran
Pencetakan rekening koran tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu perlu mengajukannya ke bank dan menyiapkan persyaratan yang diminta, seperti:
- Buku tabungan asli.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Kartu debit.
- Biaya administrasi (bisa berbeda-beda pada setiap bank).
Setelah seluruh syarat lengkap, datanglah ke kantor cabang bank terdekat. Temui petugas yang berwenang untuk melakukan pencetakan atau bertanya ke satpam terlebih dahulu.
Apabila tidak memperoleh arahan secara jelas, sebaiknya segera menuju ke customer service. Lalu, sampaikan keinginanmu dan periode rekening koran yang dibutuhkan.
Nantinya, customer service akan langsung memproses pencetakan. Pada kondisi tertentu, proses ini memerlukan waktu selama beberapa hari.
Saat ini, banyak lembaga keuangan yang telah menyediakan fitur unduh rekening koran berformat Excel, PDF, atau CSV di internet banking.
Hanya saja, beberapa bank terkadang memerlukan otorisasi tambahan apabila digunakan untuk kebutuhan resmi. Jadi, bisa disesuaikan dengan keperluan dan preferensi.
Singkatnya, rekening koran adalah instrumen penting dalam akuntabilitas keuangan untuk memastikan setiap aliran dana tercatat secara akurat.
Ini dapat memberikan kejelasan untuk menyusun perencanaan finansial masa depan yang lebih modern dan matang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.
Seiring dengan upaya menjaga transparansi finansial, pertimbangkan pula untuk mengamankan nilai aset melalui investasi emas di Tabungan Emas Pegadaian.
Melalui layanan ini, kamu bisa mendapatkan jaminan emas 24 karat dengan pembelian minimal Rp10 ribuan di Tring! by Pegadaian atau kantor cabang Pegadaian terdekat.
Saat saldo emas telah terkumpul, kamu memiliki peluang untuk menggadaikan, menjual kembali, mengubah menjadi emas fisik, atau mengirimnya ke sesama pengguna.
Terlebih, Pegadaian juga menyediakan Simulasi Tabungan Emas. Fitur ini memungkinkan kamu menghitung perkiraan besaran gramasi emas yang dapat dibeli nantinya.
Menarik sekali, bukan? Jadi, yuk menabung emas di Pegadaian sekarang dan rasakan pengalaman investasi yang lebih praktis, mudah, sekaligus cepat!
Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Rekening Dibobol & Cara Mengatasinya
Artikel Lainnya

Keuangan
Apakah Gaji UMR Bisa Beli Rumah? Ini Penjelasan & Tipsnya!
Kira-kira, gaji UMR bisa untuk beli rumah atau tidak? Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi lengkapnya di artikel ini, yuk!

Keuangan
Rekening Dormant: Alasan Pemblokiran Hingga Cara Aktivasi
Rekening dormant adalah rekening yang tidak aktif karena tidak ada transaksi finansial dalam jangka waktu tertentu. Yuk, ketahui informasi lengkapnya di sini!

Keuangan
Gadai Laptop, Bagaimana Untung dan Ruginya?
Tak hanya uang, kamu juga bisa menabung emas di Pegadaian. Sebenarnya, apa saja keuntungan menabung emas? Simak ulasannya di sini.
