Pengertian & Jenis Warisan Terbaik yang Perlu Dipersiapkan

Meninggalkan warisan menjadi salah satu wujud kasih sayang terakhir dari orang tua. Warisan mencakup berbagai aset, baik benda berwujud maupun hak-hak tidak berwujud.
Bagi setiap orang, memahami hal ini termasuk penting untuk merencanakan masa depan keluarga yang lebih baik agar terhindar dari konflik.
Lantas, apa saja jenis warisan terbaik yang perlu dipersiapkan sejak usia muda? Mari temukan jawabannya melalui pembahasan di artikel berikut.
Pengertian Warisan
Warisan adalah semua peninggalan harta atau kekayaan yang diberikan kepada keluarga atau ahli waris oleh seseorang setelah kematiannya.
Penentuan ahli waris didasarkan pada hubungan pernikahan, kerabat, saudara, serta darah. Warisan dapat berbentuk apa saja, baik aset bergerak maupun tidak bergerak.
Bahkan, utang yang belum terbayar lunas pun termasuk warisan. Ahli waris yang menerimanya memiliki tanggung jawab untuk memenuhi pembayarannya.
Dalam warisan, dikenal istilah harta peninggalan dan harta warisan. Secara umum, keduanya cukup berbeda namun sering kali disamakan.
Harta peninggalan merujuk pada seluruh aset, piutang, dan hak yang ditinggalkan seseorang ketika meninggal dunia.
Sedangkan, harta warisan adalah sisa harta atau peninggalan yang telah bersih dari tanggungan, mulai dari wasiat, biaya jenazah, serta pelunasan utang.
Dengan kata lain, harta peninggalan meliputi seluruh aset. Lalu, harta warisan lebih mengarah pada bagian yang siap dibagikan ke ahli waris sah.
Pembagian atau pemisahan harta warisan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum maupun syariat agar lebih adil dan bijaksana.
Di Indonesia, hukum waris yang berlaku dilandaskan pada hukum waris agama, adat, dan kitab undang-undang hukum perdata.
Pentingnya Mengetahui Warisan
Pada dasarnya, mempunyai pengetahuan yang baik seputar warisan sangat penting, terlebih setelah kematian seseorang.
Hal itu karena dapat membantu dalam mencegah terjadinya konflik atau sengketa yang mungkin timbul di antara anggota keluarga.
Memahami terkait hak waris juga berguna untuk memastikan bahwa pembagian harta adil sesuai hukum agama, adat, maupun negara sehingga kesejahteraan ahli waris terjamin.
Tidak hanya itu, kamu bisa menjamin bahwa peninggalan yang diwariskan memang dikelola dengan benar, terutama di tengah kompleksitas aset modern.
Baca juga: Pembagian Warisan Menurut Islam: Syarat, Rukun, dan Caranya
Jenis Warisan yang Dapat Dipersiapkan Sejak Awal
Mempersiapkan warisan untuk anak cucu kelak tidak harus menunggu memiliki uang yang banyak atau kaya terlebih dahulu. Kamu dapat merencanakannya sedini mungkin.
Ada berbagai jenis warisan terbaik yang bisa kamu tinggalkan nantinya. Agar tidak bingung, berikut ini adalah penjelasannya.
1. Emas
Jenis warisan ini termasuk yang klasik dan umum ditinggalkan oleh orang tua pada zaman dahulu. Hingga sekarang pun, emas menjadi pilihan harta warisan yang ideal.
Bagaimana tidak, nilai emas tergolong stabil. Bahkan, cenderung meningkat dari waktu ke waktu meskipun di tengah perekonomian yang tidak stabil.
Emas dapat dipersiapkan mulai dari sekarang dengan metode tabungan. Kamu bisa menabung emas lewat Tabungan Emas dengan pembelian awal minimal Rp10 ribuan saja.
2. Tabungan dan Deposito
Berikutnya, yaitu tabungan dan deposito. Instrumen keuangan ini dapat memberikan keuntungan relatif menjanjikan dengan jaminan risiko kerugian yang minim.
Tabungan memiliki likuiditas yang tinggi karena bisa di ambil kapan pun. Lain halnya dengan itu, deposito hanya dapat dicairkan sesuai jatuh tempo sesuai kesepakatan.
Walaupun demikian, deposito menawarkan suku bunga yang lebih tinggi dengan masa tenor cukup variatif, mulai dari bulanan hingga tahunan.
Tingkat bunga yang dikenakan pun terbilang beragam bergantung pada kebijakan di masing-masing lembaga keuangan.
Baik tabungan maupun deposito mempunyai nilai yang mudah dibagi secara adil sehingga cocok dijadikan sebagai warisan di masa mendatang.
3. Asuransi Jiwa
Jenis warisan juga dapat berupa uang pertanggungan dari asuransi jiwa. Ahli waris akan menerima manfaat tunai ini saat pemegang polis telah tutup usia.
Jadi, uang pertanggungan tersebut bisa menggunakannya untuk melanjutkan hidup. Asuransi jiwa membantu persiapan warisan menjadi jauh lebih singkat. Biaya yang dikeluarkan untuk membayar premi pun tidak banyak.
Baca juga: Aset Likuid: Pengertian, Contoh, & Bedanya dengan Nonlikuid
4. Properti
Jenis warisan lainnya, yakni properti. Tidak sedikit yang memilih aset riil ini sebagai peninggalan karena nilainya terus bertumbuh setiap tahun.
Alhasil, berpotensi memberikan lebih banyak manfaat di masa depan. Namun, kamu perlu merencanakan pembagiannya secara adil demi mencegah konflik.
Di samping itu, perhatikan pula alokasi biaya yang dibutuhkan untuk biaya pemeliharaan nantinya, mulai dari air, listrik, keamanan, dan lain sebagainya.
5. Berbagai Produk Investasi
Selain emas, deposito, dan properti, pertimbangkan untuk menyiapkan berbagai produk investasi lainnya sebagai peninggalan di masa mendatang.
Beberapa yang patut menjadi opsi, yaitu saham, reksa dana, serta obligasi pemerintah karena berpotensi memberikan imbal hasil menguntungkan.
Tetapi, tentukan pilihan secara cepat. Sebaiknya, pilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko.
6. Bisnis Jangka Panjang
Salah satu jenis warisan yang tidak kalah potensial adalah bisnis jangka panjang. Aset produktif ini memiliki value yang kuat, stabil, dan sifatnya berkelanjutan.
Bukan hanya tentang uang atau harta, warisan ini menyimpan filosofi mendalam terkait etika kerja dan reputasi (nama baik) pendirinya.
Kepemilikan bisnis nantinya secara otomatis akan berpindah kepada ahli waris. Namun, penting untuk memikirkan bagaimana hasil usaha dibagi merata agar tidak ada masalah.
Demikian pemaparan informasi mengenai pengertian hingga jenis warisan terbaik yang dapat dipersiapkan sejak usia muda.
Seperti yang dijelaskan, rencanakan warisan bernilai tinggi, stabil, dan likuid, seperti emas untuk menjaga nilainya tetap aman dari risiko inflasi maupun resesi.
Dalam hal ini, mulailah berinvestasi emas dengan mudah melalui Tabungan Emas dari Pegadaian yang menawarkan jaminan emas 24 karat.
Kamu bisa melakukan pembelian awal produk minimal 0,01 gram dan membayar biaya pengelolaan rekening sebesar Rp30.000 saja per bulan.
Saldo emas yang tersimpan dapat dijadikan agunan gadai atau dijual kembali saat membutuhkan dana mendesak. Kamu pun boleh mengonversinya menjadi emas fisik.
Di Pegadaian, tersedia fitur Simulasi Tabungan Emas yang memungkinkan kamu mengetahui estimasi pembelian emas berdasarkan nominal atau gramasinya.
Tunggu apa lagi? Yuk, rencanakan investasi dan buka rekening Tabungan Emas sekarang di aplikasi Tring! by Pegadaian Atau langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat!
Baca juga: Pentingnya Manajemen Investasi untuk Aset Kamu
Artikel Lainnya

Investasi
Emas vs Saham, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Profitable?
Pembahasan emas vs saham kerap kali menjadi topik hangat di dunia investasi karena perbedaan masing-masing karakteristiknya. SImak selengkapnya di sini!

Investasi
Investasi Emas atau Properti, Mana yang Lebih Baik?
Investasi Emas dan investasi properti memang populer di kalangan masyarakat bila dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Namun manakah yang lebih cocok untuk Anda? Saat ini, kesadaran akan pentingnya hari depan sudah mulai tertanam di benak banyak orang. Demi masa depan yang nyaman, mereka pun sudah mempersiapkannya dengan cukup matang, salah satunya adalah dengan berinvestasi. Ya, […]

Investasi
Memahami 6 Perbedaan SBN dan Obligasi, Investor Wajib Tahu!
SBN dan obligasi adalah instrumen investasi yang profitabel dalam jangka panjang. Namun, ada beberapa perbedaan SBN dan obligasi. Ini penjelasannya!
